7 Fakta Penting Tentang Zakharia Di Alkitab

5. Zakharia Dibuat Bisu Karena Tidak Percaya Kepada Perkataan Malaikat Gabriel

Fakta kelima tentang Zakharia di Alkitab adalah: dia menjadi bisu karena tidak percaya kepada perkataan malaikat Gabriel bahwa istrinya akan mengandung dan melahirkan. (Lukas 1:18-22).

Boleh jadi Zakharia sangat terkejut ketika ia mendengar bahwa doanya telah dikabulkan, bahwa istrinya yang mandul puluhan tahun dan telah lanjut usia benar-benar akan hamil dan melahirkan.

Karena itulah Gabriel menghukumnya dengan kebisuan. (Baca: 7 Fakta Tentang Malaikat Gabriel Menurut Alkitab)

Ia shock sekaligus bahagia!

Jadi Zakharia merasa bahwa perkataan malaikat Gabriel itu seperti suatu kemustahilan baginya.

Karena itulah ia bertanya kepada malaikat Gabriel bagaimana mungkin istrinya akan mengandung dan melahirkan sedangkan istrinya mandul dan telah tua.

Jika kita perhatikan, sebenarnya pertanyaan Zakharia ini cukup wajar.

Banyak juga tokoh Alkitab yang bertanya seperti Zakharia, tapi tidak dihukum (misalnya Maria ibu Yesus, yang juga menerima berita tentang kehamilannya dari malaikat Gabriel).

Mungkin ada lagi perkataan Zakharia lainnya yang menunjukkan ketidakpercayaannya, tetapi Alkitab tidak mencatatnya.

Yang jelas hal itu membuat Zakharia bisu dan tidak bisa berkata-kata, ia hanya memberi tanda isyarat sejak ia keluar dari Bait Suci, yang membuat para imam lain menjadi heran.

 

6. Istri Zakharia, Elisabet, Mengandung Dan Melahirkan Di Masa Tuanya 9 Bulan Kemudian  

Fakta keenam tentang Zakharia di Alkitab adalah: istrinya benar-benar mengandung dan melahirkan setahun kemudian.

Meskipun istri Zakharia, Elisabet, perempuan mandul dan telah berusia lanjut, namun ternyata ia masih bisa mengandung.

Ini adalah berkat campur tangan Tuhan. Tuhan mengasihi Zakharia dan istrinya serta mengerti kerinduan/doa mereka untuk beroleh anak.

Maka ketika genap sembilan bulan, Elisabet pun melahirkan. (Baca: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib)

Tetangga-tetangga dan sanak saudara Zakharia datang menjenguk istrinya.

Dan mereka hendak menamai anak Zakharia tersebut dengan nama Zakharia.

Tetapi Elisabet, istrinya, dengan tegas menolaknya. Ia berkata bahwa nama anaknya adalah Yohanes, yang artinya pemberian Tuhan.

Sebab ia ingat bahwa Tuhan, melalui malaikatnya, telah memerintahkan kepada suaminya bahwa anaknya harus dinamai Yohanes (lihat poin 4).

Para tetangga dan saudaranya berkata bahwa tidak ada di antara saudara Elisabet yang bernama Yohanes (atau Yohanan di Perjanjian Lama).

Maka mereka bertanya kepada Zakharia dengan bahasa isyarat, karena dia masih bisu sejak 9 bulan sebelumnya.

Zakharia pun menulis: “Namanya adalah Yohanes”

“Yohanes” adalah bentuk Yunani dari kata Ibrani “Yohanan”, yang artinya pemberian Tuhan.

Nama tersebut menyiratkan bahwa Yohanes adalah semata-mata karena pemberian Tuhan sendiri kepada Elisabet dan Zakharia, bukan karena usaha Elisabet dan Zakharia.

Sebab secara manusia mereka tidak ada lagi kemungkinan beroleh anak, karena kemandulan Elisabet dan usianya yang sudah tua.

Dialah Yohanes pembaptis, perintis jalan bagi Mesias, Tuhan Yesus. (Baca: 7 Fakta Penting Tentang Yohanes Pembaptis Di Alkitab)

 

7. Setelah Ia Menamai Anaknya Yang Baru lahir, Zakharia Sembuh Dari Kebisuannya Lalu Memuji-Muji Allah

Fakta ketujuh/terakhir tentang Zakharia di Alkitab adalah: setelah ia menamai anaknya yang baru lahir, kebisuannya sembuh lalu ia memuji-muji Allah.

Zakharia memuji-muji Allah atas kelahiran Juruselamat kelak (yang masih berada di dalam kandungan Maria) serta bernubuat tentang anaknya, Yohanes Pembaptis, yang akan menjadi pembuka jalan bagi Mesias.

Dalam nyanyiannya, yang dikenal sebagai Benedictus, Zakharia bersukacita karena Ia telah menggenapi janji keselamatanNya kepada Abraham, nenek moyang mereka.(Baca: 7 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kelahiran Yesus)

 

Itulah 7 fakta penting tentang Zakharia di Alkitab Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!