7 Fakta Tentang Ananias di Alkitab

 

5. Awalnya Ananias menolak untuk mendoakan Paulus karena kejahatannya yang banyak terhadap orang Kristen

Ketika mendapat panggilan Tuhan untuk mendoakan Paulus, Ananias tidak serta merta menanggapinya.

Ananias awalnya menolak, seperti yang dilakukan para nabi di Perjanjian Lama, Musa, Yeremia, dll, tatkala dipanggil Tuhan menjadi nabiNya.

Sebab dia telah mendengar segala kejahatan yang pernah dilakukan oleh Saulus, yakni menganiaya dan membunuh orang-orang percaya.

Bahkan Saulus datang ke Damsyik dengan tujuan untuk menganiaya atau membunuh orang-orang percaya di kota Ananias itu.

Karena itulah, ketika Tuhan memintanya untuk menemui Saulus dan menyembuhkan matanya, Ananias menolaknya.

Ananias “mengingatkan” Tuhan akan banyaknya kejahatan yang dilakukan oleh Saulus kepada umatNya.

 

6. Ananias akhirnya bersedia mendoakan Paulus setelah Tuhan menjelaskan rencana besarNya melalui Paulus

Tetapi Tuhan begitu saja menerima komplain Ananias, sekalipun apa yang dikatakan Ananias tentang Paulus adalah benar adanya.

Tuhan berkata kepada Ananias bahwa Saulus adalah alat di tanganNya untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain serta bangsa Israel, dan bahwa Saulus akan mengalami banyak penderitaan oleh karena namaNya.

Mendengar hal itu Ananias pun taat. Ia menemui Saulus dan menumpangkan tangannya atasnya. Seketika itu juga mata Saulus sembuh dan ia dapat melihat kembali seperti sediakala.

Bukan hanya itu, Ananias juga menubuatkan pelayanan Paulus ke depan, seperti yang Ananias dengar dari Tuhan.

 

7. Ananias adalah orang Kristen awam yang Tuhan pakai untuk bernubuat dan melakukan mujizat

Ananias adalah orang awam secara rohani. Ia bukanlah rasul, nabi, atau pemimpin gereja pada zaman Perjanjian Baru.

Tetapi faktanya ia dipakai oleh Tuhan untuk bernubuat dan melakukan mujizat, seperti halnya para nabi dan para rasul di Perjanjian Baru.

Hal ini menunjukkan bahwa dalam Perjanjian Baru kadang Tuhan juga memakai orang awam, anggota jemaat biasa untuk suatu pelayanan tertentu, seperti halnya bernubuat dan melakukan mujizat, seperti yang dilakukan oleh Ananias.

Dan bagi Ananias hal ini tentu adalah suatu kehormatan dan panggilan yang mulia.

 

Itulah 7 fakta tentang Ananias menurut Alkitab yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!