7 Fakta Tentang Andronikus Dan Yunias

Andronikus dan Yunias di Alkitab adalah dua orang Kristen yang dipuji oleh rasul Paulus, dan terpandang di gereja mula-mula zaman Alkitab.

Karena itu menjadi penting bagi kita untuk mengenal Andronikus dan Yunias lebih dekat, untuk mengetahui siapakah Andronikus dan Yunias di Alkitab.

Baca juga: 7 Fakta tentang Akwila dan Priskila di Alkitab

Andronikus dan Yunias di Alkitab terutama dikenal sebagai teman sepelayanan rasul Pulus dan teman sepenjaranya, serta orang terhormat di antara para rasul dan jemaat.

Dan melalui catatan Alkitab, kita bisa tahu cukup banyak tentang Andronikus dan Yunias, sebab Alkitab cukup banyak memberi informasi tentang mereka.

Bahkan berdasarkan tradisi gereja yang kebenarannya hampir dapat dipastikan, kita dapat mengetahui tentang pelayanan dan akhir hidup mereka.

Baca juga: 7 Fakta tentang Ananias dan Safira di Alkitab

Lalu, siapakah sebenarnya Andronikus dan Yunias?

Bagaimana latar belakang Andronikus dan Yunias, sebagaimana yang dicatat di Alkitab?

Bagaimana pelayanan Andronikus dan Yunias pada zaman Perjanjian Baru?

Dan bagaimana pelayanan dan akhir hidup mereka menurut tradisi gereja?

Hal apa saja yang dapat diteladani dari hidup Andronikus dan Yunias?

Baca juga: 7 Fakta tentang Sifra dan Pua di Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Andronikus dan Yunias, berdasarkan Roma 16:7.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya.

 

1. Andronikus dan Yunias adalah dua orang Kristen Yahudi, teman sebangsa rasul Paulus

Nama Andronikus dan Yunias serta kisah mereka hanya disebut satu kali di seluruh Alkitab, yakni di dalam Roma 16:7.

Konteks ayat ini adalah salam yang disampaikan oleh rasul Paulus kepada Andronikus dan Yunias dalam suratnya kepada jemaat Tuhan di kota Roma.

Paulus menyebut Andronikus dan Yunias sebagai saudara-saudara sebangsanya, artinya sesama orang Yahudi.

Karena nama mereka berdua adalah kata Yunani, bukan Ibrani, maka mereka adalah orang Kristen Hellenis (orang Yahudi diaspora yang berbahasa Yunani), seperti para diaken di Yerusalem (Kisah Para Rasul 6:5).

 

2. Andronikus dan Yunias telah menjadi Kristen sebelum rasul Paulus

Rasul Paulus mengatakan bahwa Andronikus dan Yunias telah menjadi Kristen sebelum dia.

Boleh jadi Andronikus dan Yunias sudah menjadi Kristen sebelum Tuhan Yesus disalibkan, atau ketika Petrus berkhotbah dan 3000 orang bertobat.

Hal ini berarti bahwa mereka sudah menjadi Kristen selama 25-30 tahun sebelum Paulus bertobat!

Dari perkataan Paulus ini terlihat bahwa ia menghormati Andronikus dan Yunias sebagai orang-orang yang lebih dulu bertobat darinya.

 

3. Andronikus dan Yunias pernah sama-sama dipenjara dengan rasul Paulus

Rasul Paulus juga mengatakan bahwa Andronikus dan Yunias adalah teman sepenjaranya, orang-orang yang pernah dipenjarakan bersamanya.

Namun tidak dijelaskan di mana mereka sama-sama dipenjara.

Rasul Paulus sendiri beberapa kali dipenjarakan karena memberitakan Injil, antara lain di Kaisarea dan di Roma.

Tetapi pastilah Andronikus dan Yunias dipenjara karena memberitakan Injil, seperti halnya rasul Paulus.

 

4. Andronikus dan Yunias termasuk golongan para rasul dan terpandang di antara mereka

Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di kota Roma menyebut Andronikus bersama Yunias sebagai orang-orang yang terpandang di antara para rasul.

Arti “yang terpandang di antara para rasul” bukan hanya sekedar bahwa mereka terkenal di antara rasul, atau diakui oleh para rasul, melainkan bagian dari para rasul itu sendiri.

Dengan kata lain, Andronikus dan Yunias adalah rasul.

Istilah rasul tidak terbatas pada ke-12 murid pertama Tuhan Yesus, tetapi lebih luas dari situ. (Baca: 7 Rasul di luar 12 Murid Tuhan Yesus)

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!