7 Fakta Tentang Apolos Di Alkitab

Apolos di Alkitab adalah salah satu pemimpin Kristen pada zaman Perjanjian Baru yang dikenal sebagai orang yang cerdas.

Kisah Apolos di dalam Alkitab dicatat di dalam Kitab Kisah Para Rasul dan 1 Korintus.

Sejauh yang dicatat di dalam Alkitab Perjanjian Baru, Apolos di Alkitab hanya muncul di dalam beberapa peristiwa.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Simon Orang Kirene

Apolos adalah orang Kristendari Aleksandria Mesir, yang dikenal karena menjadi seorang penginjil yang fasih lidah.

Dan kisah tentang Apolos di Alkitab terutama adalah kisah tentang bagaimana ia dipakai Tuhan untuk memberitakan Injil.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Nikodemus

Karena itu, kisah tentang Apolos tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, meskipun latar belakangnya ditulis cukup lengkap.

Namun, meskipun kisah hidup Apolos tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, tentu saja ada banyak hal yang perlu kita pelajari dari kisah tentang Apolos ini.

Lalu, siapakah sebenarnya Apolos di Alkitab?

Bagaimana latar belakang hidup Apolos menurut Alkitab?

Seperti apakah sifat dan karakter Apolos?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Yusuf Arimatea

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari kisah hidup Apolos?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Apolos, sebagaimana yang dicatat di Alkitab, yakni dalam Kitab Kisah Para Rasul dan 1 Korintus.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya berdasarkan Kisah Para Rasul 18:24-28 dan 1 Korintus 1 dan 3.

 

1. Apolos adalah seorang Kristen yang berasal dari Aleksandria Mesir

Apolos adalah seorang Kristen Yahudi yang berasal dari Aleksandria, Mesir.

Pada masa itu Aleksandria adalah pusat ilmu pengetahuan, di mana terdapat banyak para intelektual.

Aleksandria juga menjadi pusat komunitas Yahudi terbesar di luar Tanah Perjanjian.

 

2. Apolos adalah seorang

Yahudi yang mahir Kitab Suci Yahudi

Apolos adalah seorang yang cerdas, fasih berbicara dan mahir dalam Kitab Suci orang Yahudi (Perjanjian Lama).

Hal ini bulanlah hal yang luar biasa mengingat Apolos berasal dari Aleksandria, pusat ilmu pengetahuan pada masa itu.

 

3. Setelah bertobat, Apolos sangat rajin menginjil

Setelah bertobat menjadi Kristen, Apolos sangat rajin dalam menginjil.

Ia datang ke kota Efesus untuk menginjil, terutama di kalangan Yahudi dan berdiskusi dengan mereka tentang Yesus yang adalah Mesias.

Ia dengan sangat bersemangat memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi, teman-teman sebangsanya, bahkan di sinagoge-sinagoge mereka.

 

4. Apolos masih minim pengetahuan tentang kekristenan, tetapi tidak mengurangi semangatnya dalam menginjil

Sekalipun rajin menginjil, namun saat itu pengetahuan Apolos tentang Tuhan Yesus dan kekristenan sangatlah dangkal.

Di satu sisi ini adalah kelemahan Apolos, sebab boleh jadi ia mengajarkan hal yang salah ketika memberitakan Injil kepada orang lain.

Tetapi hal ini juga ada positifnya, sebab Apolos tetap semangat menginjil meski pengetahuannya belum lengkap.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!