Bunuh diri menurut Kristen adalah pandangan agama Kristen terhadap tindakan atau kasus  bunuh diri berdasarkan data-data yang didapat dari ayat-ayat Alkitab.

Bunuh diri menurut Kristen yang dimaksud di sini adalah secara umum. Sebab mungkin saja di antara orang Kristen ada pandangan yang berbeda perihal aksi bunuh diri, mengingat banyaknya denominasi atau aliran di dalam gereja Kristen.

Tetapi bunuh diri menurut Kristen secara umum adalah suatu tindakan yang tidak diperbolehkan, karena merupakan pelanggaran terhadap firman dan kehendak Tuhan bagi manusia.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Bunuh Diri Menurut Alkitab

Bunuh diri menurut Kristen sangat perlu untuk diketahui oleh setiap orang Kristen, dan semakin penting untuk kita pelajari mengingat pada zaman ini semakin banyak orang yang melakukan bunuh diri, termasuk orang Kristen.

Sehingga dengan memahami tindakan bunuh diri dari sudut pandang Kristen, kita bisa memberi penilaian terhadap segala tindakan bunuh diri yang marak terjadi pada saat ini.

Baca juga: 7 Tokoh Alkitab yang mati bunuh diri

Seperti kita tahu, angka kasus bunuh diri setiap tahun mengalami peningkatan, baik secara nasional, maupun secara global.

Dan ada banyak alasan mengapa mereka bunuh diri, antara lain: alasan ekonomi, penyakit, rasa malu, merasa kecewa, depresi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Pelajaran dari sejoli Kristen yang bunuh diri bersama

Lalu, bagaimanakah aksi bunuh diri menurut pandangan Kristen?

Apa pandangan Alkitab tentang bunuh diri?

Apakah orang yang bunuh diri akan selamat, masuk surga?

Bolehkah orang Kristen yang bunuh diri “dilayani” secara Kristen?

Berikut pembahasannya.

 

1. Bunuh diri adalah dosa di hadapan Tuhan

Fakta pertama tentang bunuh diri menurut Kristen adalah: aksi bunuh diri merupakan dosa di hadapan Tuhan.

Sebenarnya tidak secara tegas Alkitab berkata bahwa aksi bunuh diri adalah suatu dosa. Tetapi secara tersirat demikian.

Alkitab secara tersirat menganggap bahwa bunuh diri adalah dosa dan pelanggaran terhadap firman Tuhan.

Sebab bunuh diri jelas melanggar hukum Allah yang ke-6, “Jangan membunuh” (Keluaran 20:13) (Baca: 10 Firman Allah Dan Maknanya)

Bunuh diri adalah perbuatan membunuh, sekalipun itu adalah membunuh diri sendiri. Karena itu bunuh diri adalah pelanggaran terhadap perintah ke-6 dari 10 Perintah Allah.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Dan yang jelas, apa pun alasannya, bunuh diri tentu adalah suatu perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.

 

2. Aksi bunuh diri adalah tindakan perlawanan terhadap kedaulatan Tuhan

Fakta berikutnya tentang bunuh diri menurut Kristen adalah: tindakan bunuh diri adalah bentuk  perlawanan terhadap kedaulatan Tuhan.

Tuhanlah yang menentukan hidup dan mati manusia, bukan manusia.

Dan hanya Tuhan yang berhak atas nyawa manusia, hanya Dia yang berhak untuk mengambilnya dari manusia.

Manusia tidak berhak untuk mengambil nyawanya sendiri dengan cara apa pun atau dengan cara bunuh diri.

Jika hal itu dilakukan, maka itu adalah tindakan yang tidak sah, suatu pemberontakan kepada Tuhan yang berdaulat.

 

3. Tindakan bunuh diri adalah bentuk ketidakpercayaan kepada Tuhan

Fakta lainnya tentang bunuh diri menurut Kristen adalah: tindakan bunuh diri merupakan bentuk kekecewaan, keputusasaan, dan ketidakpercayaan kepada Tuhan.

Seseorang bunuh diri tidak terjadi secara mendadak. Tidak ada orang yang ujug-ujug bunuh diri tanpa sebab.

Semuanya ada prosesnya, mulai dari kuatir, takut, kecewa, putus asa dan frustrasi.

Dan pasti ada penyebabnya. Bisa karena masalah ekonomi, keuangan, rumah tangga, merasa malu, terhina, atau bahkan merasa kesepian.

Tetapi semuanya ini adalah bentuk ketidakpercayaan kepada Tuhan.

Jika seseorang percaya bahwa Tuhan ada dan mengasihi dia, bahwa Tuhan selalu besertanya dan memberi solusi atas masalahnya, maka tentu ia tidak bunuh diri.

Seberapa berat pun masalah yang dihadapi, seharusnya bunuh diri bukanlah solusi.

Seharusnya yang dilakukan adalah berdoa dan berserah kepada Tuhan, serta meminta bantuan/bimbingan orang lain, misalnya gembala jemaat.

 

4. Orang Kristen tidak boleh menghakimi orang yang bunuh diri

Fakta berikutnya tentang bunuh diri menurut Kristen adalah: orang Kristen tidak boleh menghakimi orang yang bunuh diri.

Sekalipun tindakan bunuh diri adalah dosa, pemberontakan kepada Tuhan, atau bentuk ketidakpercayaan kepadaNya, namun orang Kristen tidak boleh menghakiminya.

Bahkan sekalipun orang yang bunuh diri itu merupakan seorang Kristen atau orang yang percaya kepada Tuhan Yesus.

Sebab bagaimanapun, kita tidak tahu percis masalah apa yang mereka alami, seberapa rumit masalah tersebut, dan seberapa kuat mereka telah berusaha mengatasinya.

Bahwa jika pada akhirnya mereka telah mengambil jalan yang salah dalam mengatasi masalahnya, dengan cara bunuh diri, biarlah itu menjadi urusan mereka dengan Tuhan.

Itu sudah menjadi pilihan mereka. Kita cukup mengambil pelajaran dari kasus tersebut, bahwa jika menghadapi masalah seberat apapun jangan pernah ikuti cara mereka, bunuh diri.

 

Tinggalkan Balasan