Loading...
Loading...

7 Fakta Tentang Daud Menurut Alkitab

Artikel ini berisi fakta-fakta tentang Daud menurut Alkitab.

Daud adalah salah satu tokoh Alkitab terbesar, khususnya di Perjanjian Lama.

Dan bagi banyak orang Kristen nama Daud pasti sudah tidak asing lagi.

Bahkan juga bagi banyak orang non-Kristen, nama Daud cukup populer.

Daud adalah anak Isai, yang menggantikan Saul sebagai raja Israel.

Daud adalah salah satu raja Israel terbesar di Alkitab dan yang paling lama memerintah.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yusuf Menurut Alkitab

Kisah Daud sangat menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia adalah salah satu tokoh penting di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang sangat menarik, yang patut untuk dipelajari.

Kisah hidup Daud di Alkitab telah menjadi salah satu kisah hidup tokoh Alkitab yang paling banyak diingat oleh orang Kristen sepanjang masa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Musa Menurut Alkitab

Kisah hidup raja Daud terutama terdapat di dalam kitab 1 Samuel, 2 Samuel, dan 1 Tawarikh.

Lalu, bagaimanakah latar belakang Daud sebelum diangkat menjadi raja Israel?

Bagaimana keadaan Daud setelah diurapi menjadi rasa Israel?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Simson Menurut Alkitab

Bagaimana pemerintahan Daud selama ia menjadi raja Israel? Apa saja yang diperbuatnya?

Dan bagaimanakah akhir hidup Daud?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Daud menurut Alkitab.

Berikut pembahasannya.

 

1. Daud Adalah Raja Pilihan Tuhan Untuk Menggantikan Saul

Fakta tentang Daud menurut Alkitab, yang pertama: Daud adalah raja pilihan Tuhan untuk menggantikan Saul.

Daud adalah raja kedua Israel setelah Saul.

Awalnya Daud hanyalah seorang gembala kambing domba ayahnya.

Namun, ketika Saul telah ditolak oleh Tuhan sebagai raja Israel, maka Daud pun diurapi oleh nabi Samuel menjadi raja Israel menggantikan Saul (1 Samuel 16:1-13).

Saat itu Daud masih sangat muda, diperkirakan sekitar 20 tahun. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Telah Sukses Di Usia Muda)

Daud adalah anak ke-8/bungsu dari Isai, seorang penduduk Betlehem yang sederhana dari suku Yehuda.

Tuhan tidak memilih 7 kakak Daud yang gagah menjadi raja Israel, tetapi justru memilih Daud, si bungsu yang masih belia.

 

2. Daud Menjadi Hamba Saul Walau Ia Telah Diurapi Sebagai Raja

Fakta tentang Daud menurut Alkitab, yang kedua: Daud menjadi hamba Saul walau ia telah diurapi menjadi raja.

Sekalipun Daud telah diurapi menjadi raja menggantikan Saul, namun Daud belum bisa langsung duduk di tahta kerajaan, sebab Saul masih enggan lengser dari jabatannya.

Padahal ia telah ditolak Tuhan sebagai raja umatNya, Israel.

Daud justru menjadi hamba Saul di istana.

Daud bermain kecapi setiap kali roh jahat menghinggapi Saul, sebab sejak Roh Allah undur dari Saul, roh jahat menghinggapinya. Dan roh jahat itu keluar dari Saul setiap kali Daud bermain kecapi (1 Samuel 16:14-23).

Bayangkanlah, seorang raja yang telah diurapi Tuhan masih bekerja sebagai pelayan dari raja yang telah dilengserkanNya!

Tetapi Daud tidak pernah memprotes Tuhan mengapa ia tidak langsung duduk di tahta kerajaan Israel.

Dengan rendah hati ia menjalani hidupnya sebagai bawahan Saul, orang yang sebenarnya telah ia gantikan posisinya sebagai raja Israel. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Rendah Hati)

 

3. Di Masa Mudanya Daud Adalah Seorang Pahlawan Yang Berjuang Membela Bangsanya

Fakta tentang Daud menurut Alkitab, yang ketiga: Di masa mudanya Daud adalah seorang pahlawan yang berjuang membela bangsanya, Israel.

Alkisah, Goliat, seorang pendekar Filistin, menantang orang-orang Israel untuk berduel dengannya.

Ia juga mengucapkan kata-kata yang sombong dan menakut-nakuti bangsa Israel.

Saat itu tidak ada seorang pun dari antara prajurit Israel, termasuk raja Saul, yang berani menghadapi ancaman Goliat.

Namun Daud, seorang gembala kambing domba yang masih belia, dengan gagah berani maju menghadapi Goliat.

Daud tidak takut dengan kata-kata teror Goliat, dengan mengatakan bahwa daging Daud akan diberikannya kepada binatang-binatang.

Daud memilih untuk berjuang membela bangsanya. (Baca: 10 Karakter Tokoh Alkitab Yang Patut Diteladani)

Dengan sebuah pengumban di tangan, serta keyakinan akan pertolongan Tuhan, Daud berhasil mengalahkan Goliat (1 Samuel 17:1-58).

Sejak itu Daud menjadi terkenal dan mendapat simpati dari rakyat Israel.

Hal ini membuat Saul iri hati kepadanya. Bahkan Saul berusaha untuk membunuh Daud.

 

4. Daud Harus Hidup Mengembara Selama Saul Masih Hidup

Fakta tentang Daud menurut Alkitab, yang keempat: Daud harus hidup mengembara selama Saul masih hidup.

Sejak Saul iri hati kepada Daud, hingga kematian Saul, Daud selalu diburu oleh Saul dan berusaha membunuhnya.

Akibatnya Daud hidup mengembara, dari satu tempat ke tempat lain.

Bahkan Daud terpaksa harus mengungsi ke negeri orang, yakni ke Filistin, kepada Akhis, raja kota Gat.

Daud tinggal di negeri orang Filistin selama 1 tahun 4 bulan.

Di Filistin, Daud menjadi pengawal dan orang kepercayaan raja Akhis. (Baca: 10 Tokoh Minoritas Alkitab Yang Berkuasa Di Tengah Kaum Mayoritas)

Daud dan keluarganya serta seluruh pasukannya yang berjumlah 600 orang, tinggal tersendiri di Ziklag, terpisah dari orang-orang Filistin.

Namun Daud tidaklah berkhianat terhadap bangsanya.

Ia tidak pernah berperang melawan orang Israel. Ia hanya berperang melawan bangsa-bangsa lain, yang merupakan musuh orang Filistin, sekaligus musuh bangsa Israel (1 Samuel 27:1-12).

Sekalipun Saul selalu mengejar Daud, namun Daud selalu luput, sebab Tuhan menyertainya.

Dan setelah Saul mati, maka Daud menjadi raja Israel sepenuhnya.

Daud harus menunggu selama lebih dari 10 tahun, serta mengalami banyak penderitaan, baru bisa menjadi raja Israel secara de facto! (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Bertekun Dalam Penderitaan)

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!