Loading...
Loading...

7 Fakta Tentang Diaken Filipus

Ketaatan Filipus membuahkan hasil. Ternyata Tuhan sudah mempersiapkan jalan bagi pertobatan sida-sida itu. Jadi Filipus sudah tahu apa yang akan dilakukanya selanjutnya, walau Tuhan tidak memberitahukannya. Dia sudah mengerti maksud Tuhan.

Ketika itu Filipus mendengar sida-sida itu sedang membaca nas Yesaya 53:7-8, tentang hamba Tuhan yang menderita, yang merupakan nubuatan tentang Tuhan Yesus. Filipus pun bertanya apakah orang tersebut mengerti apa yang dibacanya. Sida-sida itu mengatakan bahwa ia tidak mungkin dapat mengerti jika tidak ada yang memberitahukannya kepadanya.

Lalu ia meminta Filipus naik ke keretanya. Ia bertanya kepada Filipus tentang hamba Tuhan yang menderita itu, apakah itu nabi Yesaya sendiri ataukah orang lain? Bertolak dari nas tersebut, Filipus pun memberitakan Injil kepada sida-sida tersebut sehingga ia bertobat dan diselamatkan! (Kisah Para Rasul 8:26-38)

 

6. Rasul Paulus dan Nabi Agabus Menumpang Di Rumah Filipus Di Kaisarea

Setelah masa pelayanan yang sukses di Samaria, Filipus melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah lain dalam memberitakan Injil. Filipus menjelajah banyak kota, mulai dari Asdod sampai ia tiba di Kaisarea. Dan rupanya ia akhirnya memutuskan untuk menetap di Kaisarea (Kisah Para Rasul 8:40).

Tidak diketahui apa alasan Filipus memilih Kaisarea sebagai tempat tinggalnya sekeluarga. Mungkin Tuhan yang menyuruhnya pergi ke situ, atau mungkin juga berdasarkan pertimbangannya sendiri karena Kaisarea merupakan daerah yang strategis untuknya dalam memberitakan Injil.

Apa pun alasannya, yang jelas Filipus dan keluarganya telah memilih untuk bermukim di Kaisarea, yang pada masa itu adalah pusat perdagangan dan ibu kota Yudea di bawah pemerintahan Romawi.

Suatu ketika rasul Paulus dan rombongannya bertamu ke rumah Filipus. Paulus dan rombongannya baru saja tiba di Kaisarea dari perjalanan pemberitaan Injil di berbagai kota, dan mereka hendak menuju Yerusalem. Mereka menginap di rumah Filipus beberapa hari.

Kemudian, pada saat bersamaan, nabi Agabus juga muncul di rumah Filipus di Kaisarea. Di situ ia bernubuat tentang rasul Paulus yang saat itu sedang menumpang di rumah Filipus. (Baca: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Baru)

Agabus menubuatkan bahwa Paulus akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem  dan diserahkan kepada bangsa lain (Romawi). Hal ini dipandang oleh jemaat sebagai peringatan akan bahaya yang menghadang Paulus sehingga mereka mencegah Paulus agar tidak pergi ke Yerusalem.

Namun Paulus tidak takut. Ia mengatakan bahwa ia bukan saja bersedia untuk diikat, tetapi juga bersedia untuk mati demi nama Kristus (Kisah Para rasul 21:8-15).

Datangnya rasul Paulus dan rombongannya, serta nabi Agabus, ke rumah Filipus menunjukkan bahwa pada masa itu, setelah bertahun-tahun melayani, Filipus telah menjadi seorang tokoh gereja yang dihormati.

 

7. Filipus Mempunyai 4 Anak Gadis Yang Beroleh Karunia Bernubuat

Satu hal yang dicatat tentang keluarga Filipus adalah bahwa ia mempunyai empat anak dara yang berkarunia nubuat (Kisah Para Rasul 21:9). Hal ini sangat menarik. Sebab pada zaman itu kaum perempuan dipandang begitu rendah dan jarang berperan dalam masyarakat, apalagi jika perempuan itu masih gadis.

Namun ternyata gereja mula-mula telah mampu mengangkat martabat perempuan pada tahap yang belum dicapai oleh masyarakat pada umumnya. Di gereja Perjanjian Baru sendiri terdapat banyak perempuan yang melayani Tuhan, seperti Febe yang melayani Tuhan di Kengkrea (Roma 16:1).

Para gadis yang melayani Tuhan melalui karunia nubuat, seperti putri-putri Filipus, adalah penggenapan dari nubuat Nabi Yoel (Yoel 2:28), yang dimulai pada Hari Pentakosta atau Hari Pencurahan Roh Kudus di Yerusalem (Kisah Para Rasul 2:16-17).

Bernubuat itu biasanya adalah salah satu tugas dan fungsi nabi, seperti umumnya terjadi di Perjanjian Lama. Dan di gereja-gereja zaman Perjanjian Baru juga disebutkan beberapa nabi yang bernubuat. Misalnya nabi Agabus, yang menubuatkan penderitaan yang akan dialami oleh rasul Paulus (lihat poin 6 di atas).

Namun hal ini tidak berarti bahwa anak-anak Filipus adalah nabi atau nabiah (nabi perempuan). Tidak semua orang yang bernubuat adalah nabi, sebab bernubuat juga adalah salah satu dari karunia-karunia Roh Kudus (1 Korintus 12:10).

Hal inilah yang terjadi dengan putri-putri Filipus, mereka mempunyai karunia bernubuat, meski mereka tidak punya jabatan nabi seperti yang dicatat di dalam Efesus 4:11. (Baca: 10 Fakta Tentang Nubuat Yang Perlu Anda Tahu)

Sebagai kepala keluarga, Filipus rupanya seorang yang memperhatikan kerohanian dan pelayanan anak-anaknya, bukan hanya memperhatikan kerohaniannya sendiri dan karier pelayanannya sebagai seorang Pemberita Injil.

 

Itulah 7 fakta tentang diaken Filipus atau Filipus Pemberita Injil yang perlu kita tahu.

 

Perhatian: Sebagian besar bahan penulisan artikel ini diambil dari tulisan saya yang berjudul “Seminggu Bersama Filipus”, yang telah dimuat di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!