7 Fakta Tentang Epafras Di Alkitab

Epafras di Alkitab adalah salah seorang tokoh yang cukup penting pada masa Perjanjian Baru, khususnya di gereja mula-mula.

Karena itu menjadi penting bagi kita untuk mengenal Epafras lebih dekat, siapakah Epafras di Alkitab.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Timotius Di Alkitab

Epafras di Alkitab terutama dikenal sebagai teman sepelayanan rasul Pulus, serta pembawa surat rasul Paulus kepada jemaat di kota Kolose, yakni Surat Kolose, yang menjadi bagian dari Alkitab Kristen.

Tetapi Alkitab sendiri tidak terlalu banyak membahas tentang Epafras.

Namun berdasarkan catatan Alkitab yang ada, ditambah tradisi gereja yang kebenarannya dapat diterima, kita dapat mengetahui cukup banyak tentang Epafras.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Barnabas Di Alkitab

Lalu, siapakah sebenarnya Epafras?

Bagaimana latar belakang Epafras, apakah Alkitab menjelaskannya?

Bagaimana pelayanan Epafras pada zaman Perjanjian Baru?

Dan bagaimana akhir hidupnya menurut tradisi gereja?

Hal apa saja yang dapat diteladani dari hidup Epafras?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Apolos Di Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Epafras.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya.

 

1. Epafras adalah salah satu anggota jemaat di kota Kolose

Nama Epafras hanya terdapat tiga kali di seluruh Alkitab Perjanjian Baru, yang semuanya dalam surat-surat rasul Paulus.

Nama Epafras muncul dua kali dalam Kitab Kolose, dan satu kali dalam Kitab Filemon.

Dalam suratnya kepada jemaat Kolose, rasul Paulus menyebut Epafras sebagai salah seorang dari antara mereka (Kolose 4:12).

Hal ini berarti bahwa Epafras adalah anggota jemaat Kolose yang kemudian menjadi pelayan Tuhan dan melayani bersama rasul Paulus (lihat poin 3 di bawah).

Ketika rasul Paulus menulis suratnya kepada jemaat Kolose dan mengatakan bahwa Epafras adalah salah seorang dari antara mereka, Epafras saat itu sedang bersama rasul Paulus di dalam penjara (lihat poin 5 di bawah).

 

2. Epafras adalah seorang non Yahudi

Epafras adalah seorang laki-laki non-Yahudi dari Kolose, provinsi Asia dari kekaisaran Romawi saat itu.

Jadi Epafras bukanlah keturunan Abraham atau orang Israel.

Epafras adalah orang Yunani.

Hal ini nyata ketika rasul Paulus menyebut hanya tiga orang Yahudi yang saat itu bersamanya, yakni Aristarkus, Markus, dan Yustus (Kolose 4:12).

Padahal saat itu Epafras dan dua orang lagi temannya, yakni Lukas dan Demas, juga bersama-sama rasul Paulus (Kolose 4:13-14).

Selain itu, nama Epafras adalah nama Yunani. Epafras merupakan singkatan dari Epafroditus, yang diambil dari nama dewa Yunani, dewi Afroditus.

Tetapi perlu diingat, Epafras ini, tidak sama dengan Epafroditus yang disebut dalam Filipi 2:25.

Meski lahir sebagai seorang non-Yahudi, Epafras ternyata kemudian bertobat dan percaya Tuhan Yesus, bahkan menjadi seorang penginjil.

Tidak bisa dipastikan apakah sebelum menjadi Kristen Epafras sebelumnya seorang penganut agama Yahudi atau tidak.

 

3. Epafras adalah rekan sepelayanan

rasul Paulus 

Epafras tampaknya bertobat oleh pelayanan rasul Paulus, ketika dia melakukan penginjilan di Efesus, yang mengakibatkan banyak orang Yunani di Asia yang bertobat (Kisah Para Rasul 19:10).

Asia pada masa itu adalah salah satu provinsi di kekaisaran Romawi dengan ibu kotanya Efesus.

Kota penting lain yang ada di provinsi Asia adalah Kolose.

Setelah bertobat, Epafras rupanya diajak oleh rasul Paulus untuk melayani bersamanya, memberitakan Injil di berbagai tempat.

Itulah sebabnya kepada jemaat di Kolose rasul Paulus memperkenalkan Epafras sebagai rekannya sepelayanan, rekan kerja di ladang Tuhan, dan hamba Kristus Yesus (Kolose 1:7; 4:12).

 

4. Epafras adalah seorang pendoa syafaat bagi jemaat di kota Kolose, bahkan bagi jemaat di Laodikia dan Hierapolis

Seperti telah dijelaskan di atas, Epafras adalah salah satu anggota jemaat di kota Kolose yang kemudian menjadi pelayan Tuhan yang melayani bersama rasul Paulus dalam menginjil.

Karena itu maka wajar jika Epafras punya perhatian yang besar kepada jemaat Kolose. Salah satunya lewat doa syafaat.

Rasul Paulus memberi kesaksian bahwa Epafras selalu bergumul dalam doanya bagi jemaat Tuhan di kota Kolose, agar mereka tetap berdiri teguh di dalam iman kepada Tuhan Yesus serta bertumbuh dewasa di dalam Dia.

Bahkan Rasul Paulus berkata bahwa Epafras juga bergumul untuk orang Kristen di Laodikia dan Hierapolis (Kolose 4:12-13).

Laodikia dan Hierapolis adalah dua kota tetangga Kolose, yang sama-sama berada di lembah Likus.

Pergumulan Epafras bagi orang Kristen di Laodikia dan Hierapolis mengindikasikan bahwa Epafras tampaknya pernah melayani di dua kota tersebut, sama halnya dengan di kota Kolose.

Tampaknya dalam suatu waktu Rasul Paulus pernah mengutus Epafras untuk melayani di tiga kota di lembah Likus tersebut (Kolose, Laodikia, Hierapolis).

Atau, bahkan mungkin Epafras adalah pendiri dari tiga jemaat di tiga kota tersebut, sebagaimana dugaan sejumlah penafsir Alkitab.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!