7 Fakta tentang Gamaliel di Alkitab

 

5. Orang yang melarang membunuh para rasul 

Ketika para rasul, Petrus dan kawan-kawan, memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi,  para pemimpin Yahudi menangkap para rasul dan menghadapkannya kepada Mahkamah Agama.

Mereka menginterogasi para rasul dan meminta mereka untuk tidak lagi memberitakan Injil. 

Tetapi Petrus dengan tegas menolaknya.

Akibatnya mahkamah agama itu menjadi marah dan berniat membunuh mereka. 

Tetapi Gamaliel mencegah mereka.

Dengan bijak Gamaliel berkata bahwa jika ajaran para rasul tidak berasal dari Allah, maka mereka akan lenyap dengan sendirinya, tidak usah dibunuh.

Tetapi jika ajaran mereka berasal dari Allah dan mereka membunuhnya, maka mereka akan menjadi orang-orang yang melawan Allah.

Usul itu dituruti oleh anggota mahkamah agama, tetapi mereka tetap menyesah para rasul dan melarang mereka memberitakan Injil.

 

6. Guru rasul Paulus

Sebelum bertobat, Saulus atau rasul Paulus adalah seorang farisi yang ketat dalam menjalankan taurat Yahudi. 

Dan guru Saulus waktu itu adalah Gamaliel. 

Tidak heran, Paulus tumbuh menjadi seorang yang cerdas dalam hukum taurat Yahudi dan sangat fanatik, sehingga membenci orang Kristen.

Tetapi Saulus kemudian bertobat dan menjadi seorang rasul/penginjil yang terkemuka.

 

7. Menurut tradisi gereja, menjadi seorang Kristen

Gamaliel menurut sejumlah tradisi gereja kemudian bertobat dan menjadi seorang Kristen. 

Bahkan ada yang meyakini bahwa Gamaliel sudah menjadi Kristen secara diam-diam, ketika masih anggota mahkamah agama Yahudi, di mana ia melarang orang Israel membunuh para rasul (lihat poin 5 di atas).

Sejumlah denominasi Gereja Kristen, seperti Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Timur, punya perayaan khusus/kalender gerejawi untuk mengenang Gamaliel setiap tahunnya (seperti tokoh-tokoh gereja lainnya).

 

Itulah 7 fakta tentang Gamaliel di Alkitab yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!