7 Fakta Tentang Janda Sarfat Di Alkitab

 

5. Anak Janda Sarfat sakit dan meninggal ketika Nabi Elia menumpang di rumahnya

Kemudian, beberapa waktu setelah nabi Elia tinggal di rumah janda Sarfat, terjadilah musibah besar: anak perempuan itu sakit dan akhirnya meninggal!

Ini tentu adalah ujian iman yang berat bagi janda Sarfat.

Ia berhasil lolos dari bahaya kelaparan tetapi harus kehilangan anak tunggal yang dikasihinya.

 

6. Nabi Elia berdoa dan membangkitkan anak janda Sarfat dari kematian

Ketika nabi Elia diberitahu tentang kematian anak janda Sarfat, ia mendoakan anak tersebut,  dengan cara yang agak “aneh”.

Nabi Elia menelungkupkan badannya di atas badan anak itu dan mendoakannya.

Dan mujizat pun terjadi. Anak tersebut bangkit kembali! (1 Raja-raja 17:17-24).

Kebangkitan anak itu merupakan bukti kasih dan kuasa Allah bagi janda itu melalui nabiNya.

Di Alkitab dicatat beberapa orang yang pernah dibangkitkan dari kematian, sekalipun mereka ini akhirnya mati juga.

Hal ini merupakan peristiwa langka di Alkitab, yang menunjukkan kasih Tuhan kepada manusia dan kuasaNya atas maut/kematian.

Dan, sejauh yang dapat kita ketahui, kebangkitan yang pertama kali disebut di Alkitab adalah kebangkitan anak seorang janda Sarfat ini, yang dibangkitkan oleh nabi Elia (Baca: 7 Orang Yang Pernah Dibangkitkan Di Alkitab).

 

7. Kisah janda Sarfat disinggung satu kali di Alkitab, yakni ketika Tuhan Yesus mengajar di sinagoge Yahudi

Kisah janda Sarfat dengan nabi Elia disinggung satu kali di Perjanjian Baru.

Dan Tuhan Yesus sendiri yang menyinggungnya pada saat ia mengajar di sinagoge/rumah ibadah Yahudi di Nazaret, kota di mana Yesus dibesarkan secara manusia.

Tuhan Yesus berkata bahwa pada zaman Elia terdapat banyak janda di Israel ketika kelaparan terjadi selama 3, 5 tahun. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang janda di Sarfat, di tanah Sidon (Lukas 4:25-26).

Maksud Tuhan Yesus adalah bahwa orang Sidon lebih beriman dari orang Israel sendiri sebagai umat pilihan Tuhan.

Buktinya nabi Elia diutus kepada orang Sidon, bukan kepada orang Israel, karena dia tahu di Sidon ada seorang janda yang taat dan beriman, yang mau menampung nabi Elia dan memberinya roti sekalipun dia punya roti hanya cukup buat dia dan anaknya (lihat poin 3 di atas).

 

 

Itulah 7 fakta tentang janda Sarfat di Alkitab Perjanjian Lama yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

2 komentar untuk “7 Fakta Tentang Janda Sarfat Di Alkitab”

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: