7 Fakta Tentang Kornelius Menurut Alkitab

Kornelius menurut Alkitab adalah salah satu orang Kristen pada zaman Perjanjian Baru yang dikenal sebagai orang yang saleh.

Kisah Kornelius didalam Alkitab dicatat di dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Sejauh yang dicatat di dalam Alkitab Perjanjian Baru, Kornelius di Alkitab hanya muncul di dalam dua peristiwa yang berbeda, yang masih berkaitan.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Simon Orang Kirene

Kedua peristiwa tersebut dicatat di dalam Kisah Para Rasul pasal 10 dan pasal 11.

Kornelius adalah orang Kristen yang bertobat karena pelayanan Rasul Petrus di kota Kaisarea.

Dan kisah tentang Kornelius di Alkitab terutama adalah kisah tentang bagaimana ia bertobat dan percaya Tuhan Yesus.

Lalu tentang bagaimana rasul Petrus menjelaskan pertobatannya ketika orang-orang Yahudi memprotesnya karena Kornelius bukan seorang Yahudi.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Nikodemus

Karena itu, kisah tentang Kornelius tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, meskipun latar belakangnya dan kisah pertobatannya ditulis secara lengkap.

Namun, meskipun kisah hidup Kornelius tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, tentu saja ada banyak hal yang perlu kita pelajari dari kisah tentang Kornelius ini.

Lalu, siapakah sebenarnya Kornelius di Alkitab?

Bagaimana latar belakang hidup Kornelius berdasarkan Alkitab?

Seperti apakah sifat dan karakter Kornelius?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Yusuf Arimatea

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari kisah hidup Kornelius?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Kornelius, sebagaimana yang dicatat di Alkitab, yakni dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya berdasarkan Kisah Para Rasul pasal 10 dan pasal 11.

 

1. Kornelius adalah seorang Pejabat Romawi di Kaisarea

Kornelius adalah seorang perwira pasukan Romawi, yang disebut pasukan Italia.

Kornelius adalah seorang pejabat Romawi .  Sebab seorang perwira Romawi biasanya membawahi 100 orang prajurit. Artinya Kornelius punya jabatan yang cukup tinggi.

Kornelius tinggal di Kaisarea. Kota Kaisarea adalah ibu kota Romawi di wilayah Yudea dan salah satu kota yang maju pada masa itu.

Kaisarea adalah tempat walinegeri Romawi berdiam dan di sana ada markas tentara Romawi di mana banyak prajurit Romawi.

 

2. Kornelius adalah seorang

 Non Yahudi penganut agama Yahudi

Kornelius jelas bukan orang Yahudi. Namun ia bersama keluarganya adalah orang-orang yang “takut akan Allah”, yakni orang non-Yahudi penganut agama Yahudi.

Jadi Kornelius bukanlah keturunan Abraham atau orang Israel.

Alkitab menyebut orang-orang dari bangsa lain yang menerima agama Yahudi sebagai orang-orang yang takut akan Allah, atau orang-orang yang beribadah kepada Allah, maksudnya Allah Israel.

Dan itulah sebutan yang diberikan kepada Kornelius.

 

3. Kornelius adalah seorang yang suka memberi sedekah

Setelah Kornelius menganut agama Yahudi, Alkitab berkata bahwa ia adalah seorang yang saleh, yang banyak beramal bagi umat Yahudi.

Hal ini berarti bahwa Kornelius adalah seorang yang murah hati, yang ringan tangan membantu orang-orang Yahudi.

Umumnya para perwira dan prajurit Romawi dikenal jahat dan membenci orang Yahudi serta dibenci orang Yahudi.

Namun Kornelius berbeda. Ia seorang yang baik hati dan murah hati.

 

4. Kornelius adalah seorang yang suka berdoa

Kornelius juga adalah seorang yang tekun berdoa kepada Allah. Tentu hal ini terjadi setelah ia menjadi penganut agama Yahudi.

(Tetapi kita rasanya bisa meyakini, walaupun tidak dicatat di Alkitab, bahwa Kornelius tetap tekun berdoa setelah ia menjadi seorang Kristen (lihat poin 7 di bawah), seperti yang dilakukannya sewaktu ia masih menganut agama Yahudi).

Sekalipun Kornelius adalah seorang perwira yang punya jabatan serta banyak kesibukan, namun ternyata ia tidak pernah lupa dalam berdoa kepada Allah.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!