Lazarus di Alkitab adalah saudara Maria dan Marta, yang pernah dibangkitkan oleh Tuhan Yesus dari kematian.

Bagi banyak orang Kristen, nama Lazarus di Alkitab Perjanjian Baru pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Lazarus di Alkitab adalah tokoh yang  terkenal di Alkitab, dan kisah hidupnya, khususnya kebangkitannya dari kematian,  sangat dikenal banyak orang percaya, baik anak-anak Sekolah Minggu maupun orang dewasa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria ibu Tuhan Yesus

Lazarus di Alkitab adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya diingat banyak orang.

Karena itu kisah Lazarus di Alkitab menjadi menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh yang cukup populer di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Kisah pribadi Lazarus di Alkitab telah menjadi kisah yang sangat berharga bagi orang Kristen, sebab menunjukkan kuasa Tuhan Yesus.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Lidia

Lazarus di Alkitab terutama dikenal karena menjadi orang yang dikasihi Tuhan Yesus, khususnya ketika ia dibangkitkan dari kematian.

Kisah hidup Lazarus di Alkitab dapat ditemukan hanya di dalam Injil Yohanes, sekalipun namanya dipakai dalam sebuah perumpamaan dalam Injil Lukas.

Lalu, siapakah itu Lazarus di Alkitab?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Magdalena

Bagaimana kedekatan Lazarus di Alkitab dengan Tuhan Yesus?

Dan bagaimana Lazarus dibangkitkan dari kematian oleh Tuhan Yesus?

Pelajaran apa saja yang bisa diambil dari kisah Lazarus di Alkitab?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Lazarus di Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

 

1. Lazarus di Alkitab adalah saudara Maria dan Marta

Nama Lazarus adalah bahasa Yunani yang  berasal dari nama Ibrani, Eleazer, yang artinya adalah Tuhan menguatkanku.

Maria orang Betania adalah saudara Marta dan Lazarus (Yohanes 11:1-3).

Alkitab tidak menjelaskan latar belakang keluarga Lazarus.

Tetapi karena Alkitab tidak pernah menyebut tentang orang tuanya, hanya saudara-saudaranya, maka kemungkinan besar Lazarus dan saudara-saudaranya adalah anak yatim piatu.

Dan kemungkinan besar juga Lazarus masih lajang, setidaknya hingga kisah terakhir Alkitab yang mencatat namanya.

 

2. Lazarus tinggal di Betania bersama dua saudara perempuannya, Marta dan Maria

Lazarus tinggal di Betania, sebuah desa di dekat kota Yerusalem.

Jarak Betania dengan Yerusalem adalah sekitar 2 mil atau 3,2 kilo meter (Yohanes 11:1,18).

Betania terletak di dekat kaki Bukit Zaitun, dari mana Tuhan Yesus naik ke surga (Lukas 24:50-51).

 

3. Lazarus adalah orang yang dikasihi Tuhan Yesus 

Lazarus dan saudara-saudaranya sangat dekat dengan Tuhan Yesus.

Mungkin karena mereka adalah anak yatim piatu, yang tidak punya orang tua lagi.

Buktinya, Lazarus, disebut sebagai orang yang dikasihi Tuhan Yesus (Yohanes 11:3,5).

Setidaknya Alkitab mencatat Tuhan Yesus mengunjungi keluarga Maria orang Betania sebanyak dua kali.

Selain itu, Lazarus ikut makan dengan Tuhan Yesus ketika saudaranya, Maria, mengurapi kaki Tuhan Yesus (Yohanes 12:1-2).

 

4. Meskipun Tuhan Yesus mengasihi Lazarus, namun ketika ia sakit, Tuhan Yesus baru datang empat hari kemudian, ketika Lazarus meninggal

Suatu saat, Lazarus meninggal.

Tentu ini adalah suatu hal yang sangat menyedihkan bagi dua saudaranya, Maria dan Marta, terlebih mereka sudah tidak punya orang tua.

Maka Maria dan Marta memberitahukannya kepada Tuhan Yesus.

Tetapi dengan sengaja Tuhan Yesus tidak segera datang ke rumah mereka.

Hal ini bukan karena Ia tidak peduli dengan mereka, tetapi karena Ia ingin agar mereka melihat kuasa Allah dinyatakan pada Lazarus.

Dan ketika Tuhan Yesus datang, Lazarus sudah meninggal (Yohanes 11:1-6).

 

Tinggalkan Balasan