5. Lazarus dibangkitkan dari kematian oleh Tuhan Yesus

Empat hari setelah kematian Lazarus, barulah Tuhan Yesus datang menjenguk Marta dan Maria, sedang orang banyak berkumpul untuk memberi penghiburan kepada mereka sehubungan dengan kematian Lazarus.

Lalu Tuhan Yesus pergi ke kubur Lazarus. Ia menyuruh orang untuk mengangkat batu penutup kubur Lazarus.

Lalu Tuhan  Yesus berdoa kepada BapaNya.

Sesudah itu Ia berteriak dengan suara yang keras, “Lazarus, marilah keluar!”

Lazarus pun bangkit dan keluar dari kubur (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

Banyak orang yang melihat hal tersebut menjadi percaya kepada Tuhan Yesus.

Tetapi imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang Farisi justru semakin benci kepada Tuhan Yesus dan bersepakat untuk membunuhNya (Yohanes 11:7-57).

 

6. Orang Yahudi berusaha membunuh Lazarus, karena kebangkitannya membuat semakin banyak orang yang percaya kepada Tuhan Yesus

Bukan hanya Tuhan Yesus, bahkan imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang Farisi juga berusaha untuk membunuh Lazarus.

Sebab oleh kebangkitannya banyak orang yang percaya kepada Yesus dan meninggalkan mereka (Yohanes 12:10-11).

Banyak orang yang melihat dan mendengar kebangkitan Lazarus menjadi percaya kepada Tuhan Yesus.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Tetapi imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang Farisi ini justru berusaha untuk membunuh Tuhan Yedus dan Lazarus.

 

7. Lazarus saudara Maria dan Marta bukan Lazarus dalam perumpamaan Tuhan Yesus

Dalam salah satu perumpamaan Tuhan Yesus, terdapat perumpamaan tentang orang kaya dan orang miskin (Lukas 16:19-31).

Orang kaya itu tidak berbelas kasihan kepada orang miskin tersebut, sehingga ia masuk neraka. Sedangkan orang miskin itu masuk surga.

Nama orang kaya tersebut tidak disebut, tetapi nama orang miskin itu disebut, yakni Lazarus.

Namun demikian, kesamaan nama itu hanya kebetulan saja, bukan disengaja.

Jadi orang dalam perumpamaan tersebut bukan Lazarus saudara Maria dan Marta.

 

Itulah 7 fakta penting tentang Lazarus di Alkitab Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Tinggalkan Balasan