7 Fakta tentang Lewi di Alkitab

Lewi di Alkitab adalah anak Yakub, salah satu tokoh Perjanjian Lama yang tidak terlalu terkenal sehingga agak jarang dibahas.

Lewi di Alkitab bagi banyak orang Kristen adalah nama yang masih terasa asing, sekalipun nama  keturunannya sangat dikenal, yakni orang Lewi.

Tetapi, walaupun Lewi di Alkitab bukan tokoh yang terkenal, kisah hidupnya patut untuk dipelajari.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yusuf Di Alkitab

Lewi di Alkitab adalah salah satu tokoh Alkitab  yang kisah hidupnya menarik untuk dipelajari, sekalipun kisahnya yang dicatat di Alkitab hanya sedikit.

Meski demikian, kisah hidup Lewi yang singkat itu tetap menarik untuk disimak, sebab banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah tersebut.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Ruben Di Alkitab

Kisah Lewi di Alkitab dikenal terutama karena ia menjadi pelaku kekerasan terhadap orang asing, bersama salah satu saudaranya.

Kisah hidup Lewi dapat ditemukan di dalam Kitab Kejadian.

Lalu, bagaimanakah kisah hidup Lewi selengkapnya di Alkitab?

Bagaimana sifat/karakter Lewi?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Yehuda Di Alkitab

Dan apa saja yang bisa dipelajari dari kisah hidup Lewi?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Lewi di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

 

1. Lewi di Alkitab adalah anak Yakub dari istri pertamanya, Lea

Lewi dalam bahasa Ibrani adalah Levi, yang artinya “menggabungkan diri”.

Lewi merupakan anak ke-3 Yakub dari istri pertamanya, Lea.

Yakub adalah anak Ishak, dan cucu Abraham.

Abraham, Ishak, dan Yakub, adalah orang-orang pilihan Tuhan, dan nenek moyang bangsa Israel.

Yakub mempunyai 12 anak laki-laki, yang menjadi nenek moyang dari 12 suku Israel. (Baca: 7 Fakta Penting Tentang Yakub Di Alkitab)

Yakub mempunyai dua istri, yakni Lea dan Rahel, serta dua gundik, Zilpa dan Bilha.

Mereka berempat (dua istri dan dua gundik Yakub) melahirkan 12 anak laki-laki dan satu anak perempuan.

Lea melahirkan 6 anak laki-laki, yakni Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar, dan Zebulon.

Lea juga melahirkan seorang anak perempuan, yakni Dina.

 

2. Lewi dan saudaranya, Simeon, membunuh Sikhem dan kaumnya karena memperkosa Dina, adik Lewi dan Simeon

Suatu waktu Dina, adik perempuan Lewi, pergi menemui perempuan-perempuan Kanaan di sekitar tempat di mana keluarga Yakub tinggal.

Tetapi sayang, justru di situlah Dina mengalami hal yang buruk. Dina mengalami pelecehan seksual di tempat tersebut.

Dina dilarikan oleh Sikhem, anak Hemor, raja kota Sikhem (punya nama yang sama dengan kotanya).

Lalu ia diperkosa oleh Sikhem (Kejadian 34:1-2). (Baca: 7 Kasus Perkosaan Di Alkitab)

Meskipun Sikhem telah memperkosa Dina, ternyata ia juga cinta kepada Dina dan berniat menikahinya. Karena itu ia meminta ayahnya, Hemor, untuk berbicara dengan keluarga Dina perihal mengambil Dina menjadi istrinya.

Maka Sikhem bersama ayahnya, Hemor, menemui keluarga Dina. Mereka berkata bahwa Sikhem cinta pada Dina dan ingin memperistrinya (Kejadian 34:5-12).

Ketika keluarga Yakub mendengar permintaan keluarga Sikhem yang ingin memperistri Dina, maka anak-anak Yakub, khususnya Lewi dan Simeon, merancang siasat untuk membunuh keluarga Sikhem, bahkan seluruh penduduk kota mereka.

Mereka bersekongkol untuk membunuh para pria di Sikhem dengan cara licik.

Anak-anak Yakub ini menyuruh penduduk Sikhem untuk menyunatkan diri sehingga mereka bisa menjadi seperti keluarga bagi keluarga Yakub.

Dan hal ini disetujui oleh orang Sikhem. Mereka semua, laki-laki dewasa, disunat.

Tetapi ketika penduduk Sikhem sedang kesakitan karena disunat, maka anak-anak Yakub menyerang dan membunuh mereka semua.

Bukan hanya itu. Seluruh kota itu mereka jarah. Ibu-ibu dan anak-anak mereka tawan (Kejadian 34:13-29).

Jelas perbuatan Lewi dan Simeon ini sudah melampaui batas, sebab hanya Sikhem yang salah, tetapi seluruh kota dihancurkan.

 

3. Yakub marah dengan

Lewi dan Simeon atas perbuatan mereka dalam membunuh orang Sikhem 

Perbuatan Simeon dan Lewi yang membunuh penduduk kota Sikhem membuat Yakub sangat marah.

Sebab bisa saja bangsa Sikhem datang untuk menyerang dan membunuh keluarga Yakub yang pada masa itu sangat sedikit jumlahnya. (Kejadian 34:30-31).

Bukan hanya itu, amarah Yakub tetap berlanjut kepada Lewi dan Simeon menjelang kematiannya (lihat poin 6 di bawah).

 

4. Lewi termasuk di antara anak-anak Yakub yang menjual Yusuf, saudaranya, kepada orang Midian

Karena Yusuf dianak-emaskan oleh Yakub, dan karena Yusuf menceritakan mimpinya, maka saudara-saudara Yusuf menjadi benci kepadanya, termasuk Lewi.

Mimpi Yusuf itu ada dua.

Pertama, mimpi tentang berkas-berkas gandum Yusuf yang tegak berdiri dan berkas-berkas saudara-saudaranya mengelilingi berkas Yusuf dan sujud menyembahnya.

Hal ini punya makna bahwa Yusuf lebih berkuasa daripada saudara-saudaranya yang notabene, kecuali Benyamin, lebih tua daripadanya.

Kedua, mimpi tentang matahari, bulan, dan 11 bintang yang sujud kepada Yusuf.

Ini juga punya makna bahwa Yusuf akan berkuasa atas 11 saudaranya, bahkan kedua orang tuanya.

Ketika Yakub mendengar mimpi Yusuf ini, dia menegurnya karena dianggap tidak masuk akal bahwa orang tuanya sujud menyembahnya.

Dan mimpi Yusuf ini membuat saudara-saudaranya semakin benci kepada Yusuf, dan mereka berusaha membunuhnya dengan memasukkannya ke dalam sumur.

Tetapi mereka akhirnya sepakat untuk tidak membunuh Yusuf, tetapi menjualnya kepada seorang Ismael yang kemudian membawa Yusuf ke Mesir.

Dan mereka berbohong kepada ayah mereka bahwa Yusuf sudah mati diterkam binatang buas. Mereka mencelupkan jubah Yusuf dengan darah hewan yang mereka sembelih.

Mendengar hal ini Yakub pun berkabung berhari-hari dan tidak ada lagi semangatnya untuk hidup.(Kejadian 37).

Jelas, Lewi ikut terlibat dalam semua masalah ini. (Baca: 12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel).

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!