7 Fakta tentang Lewi di Alkitab

 

5. Lewi sudah menikah dan punya anak ketika pergi ke Mesir dan menetap di situ bersama seluruh keluarganya

Lewi menikah dan mempunyai sejumlah anak.

Ketika mengungsi ke Mesir beserta ayah dan saudara-saudaranya, Lewi telah mempunyai tiga orang anak laki-laki (Kejadian 46:10).

Orang Israel, yakni Yakub dan seluruh keturunannya, pergi ke Mesir dan menetap di situ setelah Yusuf, saudara Lewi, menjadi Perdana Menteri Mesir.

Tentu Lewi meninggal di Mesir, seperti seluruh saudara-saudaranya yang lain.

Sebab orang Israel tinggal di Mesir selama 430 tahun sebelum akhirnya Tuhan bawa ke Tanah Perjanjian di bawah kepemimpinan Musa, yang merupakan keturunan Lewi.

 

6. Lewi dikutuk oleh Yakub saat menyampaikan nubuatnya menjelang kematiannya

Ketika Yakub akan meninggal, ia mendoakan dan memberkati anak-anaknya serta bernubuat kepada mereka.

Tetapi Lewi dan Simeon dikutuk Yakub.

Pada saat Yakub menyampaikan nubuatnya kepada 12 anak laki-lakinya, maka ia mengutuki perbuatan Simeon dan saudaranya, Lewi (Kejadian 49:5-7).

Tidak ada kutuk yang diberikan kepada anak-anak Yakub yang lain, sekalipun mereka semua turut serta dalam membunuh keluarga Sikhem (lihat poin 4 di atas).

Hal ini berarti bahwa Simeon dan Lewilah yang paling berperan dalam pembunuhan itu, atau mungkin karena mereka berdualah yang berinisiatif atas pembunuhan Sikhem sekeluarga secara licik. (Baca: 12 Suku Israel di Alkitab).

 

7. Keturunan Lewi Tuhan pilih menjadi para pelayanNya di Bait Suci

Keturunan Lewi adalah suku Lewi, satu dari 12 suku Israel.

Suku Lewi Tuhan pilih sebagai para pelayanNya, yakni para imam dan orang-orang Lewi.

Para imam umumnya melayani di Bait Suci dalam ritual agama.

Sedangkan orang-orang Lewi membantu para imam dalam menjalankan tugas-tugas mereka” (mengurus sarana dan prasarana di Bait Suci).

Imam pertama Israel adalah Harun. (Baca: 10 Tokoh Alkitab terkenal dari suku Lewi).

 

Itulah 7 fakta penting tentang Lewi di Alkitab Perjanjian Lama.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!