7 Fakta Tentang Lidia Di Alkitab

Lidia menurut Alkitab adalah salah satu orang Kristen yang kisahnya dicatat di Alkitab Perjanjian Baru, yakni di dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Sejauh yang dicatat di dalam Perjanjian Baru, Lidia di Alkitab hanya muncul di dalam dua peristiwa yang berbeda, yang masih berkaitan.

Kedua peristiwa tersebut dicatat di dalam Kisah Para Rasul 16, itupun hanya dalam empat ayat saja (Kisah Para Rasul 16:13-15, 40).

Lidia adalah salah satu perempuan Kristen yang bertobat karena pelayanan Rasul Paulus di kota Filipi.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Maria Ibu Yesus

Dan kisah tentang Lidia di Alkitab terutama adalah kisah tentang bagaimana ia bertobat dan percaya Tuhan Yesus.

Lalu tentang bagaimana rasul Pulus dan Silas, beberapa lama setelah pertobatan Lidia, kembali mengunjunginya.

Karena itu, kisah tentang Lidia tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, meskipun latar belakangnya ditulis cukup lengkap.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Maria Magdalena

Namun, meskipun kisah hidup Lidia tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, tentu saja ada banyak hal yang perlu kita pelajari dari kisah tentang Lidia ini.

Lalu, siapakah sebenarnya Lidia di Alkitab?

Bagaimana latar belakang hidup Lidia berdasarkan Alkitab?

Seperti apakah sifat dan karakter Lidia?

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari hidup Lidia?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Salome Menurut Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Lidia, sebagaimana yang dicatat di Alkitab, yakni dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Fakta-fakta apa sajakah itu? berikut pembahasannya berdasarkan Filipi 16:13-15, 40.

 

1. Lidia adalah seorang pengusaha kaya di kota Filipi, Makedonia

Lidia adalah seorang perempuan kaya yang tinggal di kota Filipi.

Filipi adalah salah satu kota paling maju pada masa itu. Filipi adalah ibu kota provinsi Makedonia, salah satu provinsi di kekaisaran Romawi pada masa itu.

Lidia adalah seorang pengusaha kain ungu, yakni kain yang mahal pada masa itu. Sebab kain ungu dicelup menggunakan kerang laut, yang tentu susah didapatkan.

Karena tidak ada disinggung tentang suaminya, maka kemungkinan Lidia adalah seorang janda, walaupun mungkin ia punya anak juga.

 

2. Lidia adalah seorang yang berasal dari Tiatira, Provinsi Lidia

Meskipun Lidia tinggal dan berbisnis di kota Filipi, namun ternyata Lidia bukanlah penduduk asli Filipi.

Lidia berasal dari kota Tiatira, di Provinsi Lidia, salah satu provinsi di kekaisaran Romawi pada masa itu.

Kemungkinan Lidia mendapat namanya dari nama Provinsinya tersebut.

 

3. Lidia adalah seorang

 Non Yahudi penganut agama Yahudi

Lidia adalah seorang perempuan non-Yahudi, dalam arti ia bukanlah keturunan Abraham atau orang Israel.

Namun Lidia adalah seorang penganut agama Yahudi yang tinggal di kota Filipi.

Alkitab menyebut orang-orang dari bangsa lain yang menerima agama Yahudi sebagai orang-orang yang takut akan Allah, atau yang beribadah kepada Allah, maksudnya Allah Israel.

Dan itulah sebutan yang diberikan kepada Lidia.

 

 

4. Lidia adalah seorang yang saleh dan rindu belajar Firman Tuhan

Meskipun Lidia hanya seorang penganut Yahudi, yang mungkin terjadi setelah ia dewasa, namun ia ternyata adalah seorang yang saleh.

Hal ini terbukti dari kehadiran dia di tempat ibadah Yahudi (Sinagoge), di luar kota Filipi. Bukan hanya itu, Lidia juga seorang yang rindu belajar firman Tuhan.

Ketika Paulus masuk ke Sinagoge Yahudi di Filipi dan memberitakan Injil di situ, Lidia, yang saat itu turut beribadah, dengan serius memperhatikan pengajaran Paulus.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!