7 Fakta Tentang Lukas Di Alkitab

 

5. Lukas adalah salah satu penulis Injil, yakni Injil Lukas

Tuhan hanya memakai empat hambaNya untuk menulis InjilNya, dan salah satunya adalah Lukas.

Yang menarik, dari empat Injil yang ada, dua Injil ditulis oleh rasul, atau murid-murid pertama Tuhan Yesus, yakni Injil Matius dan Injil Yohanes, sedangkan dua Injil lagi ditulis bukan oleh rasul, tetapi oleh rekan-rekan Rasul Paulus dan Rasul Petrus, yakni Injil Markus dan Injil Lukas.

Memang tidak ada di dalam Injil Lukas disebut bahwa Lukas adalah penulis Injil tersebut. Namun tradisi sejak abad ke-2 Masehi menyebutkan demikian, dan hal ini tidak dapat terbantahkan.

Dengan demikian, maka penulisan Injil Lukas oleh Lukas hampir bisa dipastikan.

Lukas, di usia yang sudah matang, mendapat kehormatan untuk menulis Kitab Suci karena dia sudah dibentuk dalam pelayanan.

Lukas setia melayani Tuhan dengan tekun mengikut rasul Paulus.

Karena itu, Tuhan mempercayakan Lukas untuk menulis salah satu Kitab InjilNya, yakni Injil Lukas, yang menjadi bagian dari Kitab Suci Kristen.

 

6. Lukas juga penulis Kitab Kisah Para Rasul

Selain menulis kitab Injil, kitab yang berisi kisah hidup dan ajaran Tuhan Yesus, Lukas juga menulis satu lagi kitab, yang menjadi bagian dari Kitab Suci Kristen, yakni Kitab Kisah Para Rasul.

Kitab Kisah Para Rasul adalah kitab yang mencatat kelahiran gereja dan perluasannya di wilayah Yunani-Romawi, khususnya melalui pelayanan Rasul Paulus, rekan pelayanan Lukas sendiri (lihat poin 1 dan 4 di atas).

Seperti halnya kepenulisan Lukas atas Kitab Injil Lukas, kepenulisan Lukas atas Kitab Kisah Para Rasul juga tidak ada disebut di dalam kitab tersebut. Tetapi tradisi gereja mempunyai banyak bukti untuk itu.

Meski demikian, Lukas sebagai penulis Kitab Kisah Para Rasul sering menyebut istilah “kami” dalam kitab tersebut, khususnya ketika bersama rasul Paulus, yang mengindikasikan bahwa ia menjadi saksi mata dari peristiwa-peristiwa atau hal-hal yang ditulisnya.

Dengan demikian, Lukas adalah saksi awal kelahiran gereja Tuhan di muka bumi, dan berkembangnya gereja itu ke seluruh dunia.

Penulisan Lukas atas Kitab Injil Lukas, dan atas Kitab Kisah Para Rasul, membuatnya dikenal sebagai seorang sejarawan dunia dan sejarawan gereja, selain sebagai seorang dokter, dan seorang penginjil.

Bahwa Lukas seorang sejarawan tampak dalam tulisannya yang lengkap dengan nama tokoh, jabatan, dan penanggalan.

Dan tulisannya tidak bertentangan/sesuai dengan tulisan para sejarawan sekuler.

 

7. Menurut tradisi gereja, Lukas mati martir pada usia 84 tahun

Ada banyak catatan dalam tradisi gereja tentang Lukas.

Salah satunya adalah bahwa Lukas hidup melajang hingga kematiannya.

Tetapi yang terpenting adalah catatan tentang kemartirannya, pada saat ia bersia 84 tahun, setelah melayani selama puluhan tahun.

Ia diyakini mati martir di Thebes, ibu kota Boeotia, Yunani.

 

Itulah 7 fakta tentang Lukas di Alkitab dan dalam tradisi gereja yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!