7 Fakta Tentang Malaikat Gabriel

Malaikat adalah makhluk sorgawi, yang tinggal di Sorga bersama Allah (Markus 12:25) serta melayaniNya. Mereka datang ke bumi hanya ketika Tuhan menyuruh.

Malaikat-malaikat diciptakan jauh sebelum penciptaan manusia dan alam semesta. Mereka turut menyaksikan dan bersorak-sorai ketika Tuhan menciptakan alam semesta dan segala isinya, sekalipun mereka tidak terlibat dalam penciptaan tersebut (Ayub 38:4-7).

Baca juga: 10 Fakta Tentang Malaikat Yang Perlu Anda Ketahui

Di Alkitab setidaknya ada empat tugas utama malaikat. Pertama, menyampaikan firman Tuhan kepada manusia di bumi (Lukas 1:11-17). Kedua, memperingatkan manusia atas dosa-dosa mereka dan menghukum mereka atas dosa-dosa tersebut (1 Tawarikh 21:1-30).

Ketiga, menjaga dan melindungi orang percaya dari berbagai malapetaka (Mazmur 91:11-12). Keempat, menolong umat Tuhan dalam situasi yang sulit (Kisah Para Rasul 12:7-10).

Baca juga: 10 Fakta Tentang Iblis Yang Perlu Anda Tahu

Salah satu malaikat Tuhan yang disebut namanya di Alkitab adalah Gabriel.

Artikel kali ini akan membahas tentang malaikat Gabriel.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting seputar malaikat Gabriel. Fakta-fakta apa sajakah itu? Berikut pembahasannya.

 

1. Arti Nama Gabriel Adalah Utusan Tuhan

Gabriel adalah salah satu malaikat Tuhan. Dengan jelas disebut di Alkitab bahwa Gabriel adalah seorang malaikat Tuhan (Lukas 1:26). Jadi Gabriel di Alkitab bukanlah nama manusia, tetapi nama salah satu malaikat Tuhan.

Cukup menarik bahwa nama Gabriel punya makna yang sama dengan kata malaikat. Kata Gabriel berasal dari bahasa Ibrani, bahasa asli Perjanjian Lama, Gavri’ el, yang berarti utusan Tuhan atau pahlawan Tuhan.

Sedangkan kata malaikat dalam bahasa Ibrani, disebut mal’akh, yang juga punya arti utusan atau suruhan Tuhan.

Hal ini berarti bahwa makna utama kata “Gabriel” dan “malaikat” adalah suruhan atau utusan Tuhan.

Pemakaian nama Gabriel semakin mempertegas jati diri malaikat Gabriel sebagai utusan Tuhan.

 

2. Gabriel Adalah Salah Satu Malaikat Tuhan Yang Taat

Dari sekian banyak jumlah malaikat yang Tuhan ciptakan, ternyata ada sebagian yang jatuh, yang memberontak kepada Tuhan.

Ayub 4:18 menyinggung tentang malaikat-malaikat yang jatuh ini. Selain itu, 2 Petrus 2:4 dan Yudas 1:6 juga menyebut tentang malaikat-malaikat yang memberontak kepada Tuhan dan ditawan di suatu tempat, yang dalam bahasa Yunani disebut Tartaros. Para malaikat pemberontak tersebut akan berada di sana hingga tiba hari penghakiman bagi mereka.

Tetapi rupanya tidak semua malaikat yang memberontak itu ditawan di Tartaros, sebagian lagi justru dilemparkan ke bumi, itulah Iblis dan setan-setan.

Peristiwa kejatuhan malaikat-malaikat Tuhan tidak dicatat secara eksplisit di dalam Alkitab. Namun Yesaya 14:12-15 dan Yehezkiel 28:12-17, sering dianggap sebagai latar belakang kejatuhan Iblis, dari malaikat Tuhan yang terkemuka menjadi penjahat nomor satu dan sumber segala kejahatan di bumi.

Dari kedua bagian firman Tuhan di atas dapat disimpulkan bahwa Iblis tadinya adalah malaikat Tuhan yang paling cemerlang, tanpa cacat cela secara fisik dan perilaku, lalu ia menyombongkan diri karena hal tersebut dan ingin menyamai Tuhan, hal mana dipandangNya sebagai pemberontakan kepadaNya sehingga melemparkan malaikatNya itu ke bumi.

Jika kita melihat konteks kedua bagian firman Tuhan di atas, ayat-ayat tersebut ditujukan kepada raja-raja dunia, dalam Yesaya 14:12-15 ditujukan kepada raja Babel, sedangkan dalam Yehezkiel 28:12-17 ditujukan kepada raja Tirus.

Namun ayat-ayat tersebut ternyata tidak cocok dikenakan kepada manusia, melainkan kepada kekuatan yang ada di belakang raja-raja dunia tersebut, yakni Iblis.

Jadi ayat-ayat tersebut di atas jelas mengacu kepada kejatuhan malaikat menjadi Iblis, dengan latar belakang raja-raja dunia yang fasik.

Sedangkan kejatuhan malaikat-malaikat lainnya, meskipun tidak dicatat di Alkitab, nyata dari hirearki pemerintahan Iblis. Iblis sebagai kepala dan malaikat-malaikat lainnya, yakni setan-setan atau roh-roh jahat, menjadi bawahan Iblis (Efesus 6:11-12). (Untuk lebih lengkapnya, silakan baca: 10 Fakta Tentang Iblis Yang Perlu Anda Tahu)

Namun tampaknya masih lebih banyak malaikat yang tetap setia kepada Tuhan. Dari antara malaikat-malaikat yang setia ini, salah satunya pastilah Gabriel.

Sebab jika seandainya Gabriel tidak tetap setia kepada Tuhan, tetapi turut serta memberontak kepadaNya, maka tentu ia tidak akan Tuhan pakai lagi sebagai malaikat yang diutusnya kepada umatNya di bumi. Hal ini menunjukkan bahwa Gabriel adalah malaikat yang baik, yang setia dan taat kepadaNya.

 

3. Gabriel Adalah Satu Dari Dua Malaikat Terpenting

Sekalipun jumlah malaikat sangat banyak, namun hanya dua malaikat yang disebut namanya di Alkitab. Kedua malaikat yang disebut namanya tersebut adalah Gabriel dan Mikhael.

Gabriel dikenal sebagai pembawa firman Tuhan kepada manusia. Sementara Mikhael secara khusus dikenal sebagai penghulu malaikat (Yudas 1:9).

Penyebutan nama kedua malaikat ini tentu bukanlah suatu kebetulan, tetapi punya satu makna, yakni bahwa kedua malaikat itulah yang terpenting di antara malaikat-malaikat lainnya. Sebab biasanya nama seseorang yang disebut di Alkitab pastilah punya makna bahwa ia adalah orang yang penting.

Karena itu boleh jadi Gabriel dan Mikhael adalah kepala para malaikat. Mungkin merekalah yang paling sering Tuhan utus kepada manusia. Dan mereka berdualah yang paling Dia percayai dari antara semua malaikatNya yang lain.

Jelas, Gabriel adalah seorang malaikat Tuhan yang terpenting, sehingga namanya disebutkan secara khusus di Alkitab.

 

4. Gabriel Memberi Pengertian Kepada Nabi Daniel

Penampakan pertama Gabriel di Alkitab adalah kepada Nabi Daniel. Gabriel menampakkan diri kepada Daniel sebanyak dua kali. Salah satunya adalah ketika ia memberi pengertian kepada Daniel tentang penglihatan yang dilihatnya di tepi Sungai Ulai, Persia.

Daniel melihat penglihatan tentang domba jantan dan kambing jantan. Ia melihat seekor domba jantan berdiri di depan sungai Ulai. Domba jantan itu memiliki dua tanduk yang tinggi, tetapi satu tanduk, yakni yang tumbuh belakangan, lebih tinggi daripada tanduk yang satu lagi.

Domba jantan tersebut menanduk ke barat, utara, dan selatan, dan tidak ada seekor binatang pun yang tahan menghadapi dia. Dia berbuat sekehendak hatinya dan membesarkan diri.

Kemudian Daniel juga melihat seekor kambing jantan datang dari sebelah barat. Kambing jantan itu punya satu tanduk besar di antara kedua matanya. Lalu ia menyerang domba jantan itu dengan keganasan yang hebat dan mematahkan kedua tanduknya, dan domba jantan itu tidak berkutik menghadapinya.

Kambing jantan itu sangat membesarkan dirinya, tetapi ketika ia sampai pada puncak kuasanya, patahlah tanduk besarnya, lalu pada tempatnya tumbuh empat tanduk yang aneh. Dari salah satu tanduk itu tumbuh tanduk kecil yang menjadi besar, ia membesarkan dirinya kepada Tuhan, tempat kudusNya dirobohkannya dan korban sehari-hari digantinya dengan kebaktian yang fasik.

Ketika Daniel berusaha mengerti arti penglihatan itu maka muncullah malaikat Gabriel untuk memberikan pemahaman kepadanya. Gabriel mengatakan bahwa domba jantan itu melambangkan kerajaan Media-Persia. Sedangkan kambing jantan itu melambangkan kerajaan Yunani, yang mengalahkan kerajaan Media-Persia.

Tanduk yang besar itu adalah raja pertamanya. Bahwa tanduk itu patah dan muncul empat tanduk lain berarti akan ada empat kerajaan muncul dari kerajaan itu. Tanduk kecil yang muncul dari salah satu tanduk itu adalah seorang raja jahat yang akan membinasakan banyak orang, bahkan menentang Tuhan, tetapi ia sendiri akan dihancurkanNya (Daniel 8:15-27).

Penglihatan Daniel ini adalah nubuat yang belum terjadi pada masa itu, tetapi yang telah terjadi sekarang. Dari sejarah kita tahu bahwa raja Yunani pertama itu adalah Aleksander Agung, yang mengalahkan kerajaan Media-Persia. Ketika ia wafat, kerajaannya dibagi empat oleh para jenderalnya.

Dan raja jahat yang muncul dari salah satu pecahan kerajaan Yunani adalah Antiokhus Epifanes, yang membunuh banyak orang Yahudi dan menajiskan Bait Suci mereka pada tahun 167 SM.

Untuk lebih lengkapnya, silakan baca: 5 Kerajaan Dalam Penglihatan Daniel Dan Penjelasannya.

 

5. Gabriel Menjadi Jawaban Bagi Doa Nabi Daniel

Satu lagi penampakan malaikat Gabriel kepada Nabi Daniel adalah ketika ia sedang khusyuk berdoa bagi pemulihan kota Yerusalem dan bangsanya, Israel. Saat itu Daniel sedang memperhatikan jumlah tahun yang berlaku atas timbunan puing Yerusalem menurut nubuat Nabi Yeremia.

Maksudnya, jumlah tahun ketika kota Yerusalem dibiarkan tanpa dibangun dan ketika orang Yehuda dibuang ke Babel. Jumlah itu adalah 70 tahun sesuai dengan nubuat Nabi Yeremia.

Yerusalem adalah ibu kota Israel, pusat pemerintahan dan tempat berdiam para raja Israel. Selain itu, dan yang terpenting, kota Yerusalem adalah tempat Bait Suci berdiri, sebagai lambang kehadiran Tuhan. Karena itu kota Yerusalem sangat penting bagi bangsa Israel. Itulah sebabnya Daniel berdoa kepada Tuhan untuk pemulihan kota Yerusalem dan untuk umat Israel secara umum.

Ketika itu Daniel berpuasa dan berkabung serta menyesali dosa-dosa bangsanya di hadapan Tuhan. Ia meminta pengampunan dosa kepada Tuhan dan memohon agar Ia kiranya memulihkan Yerusalem dan bangsa Israel, umat pilihanNya.

Sementara Daniel sedang berdoa, maka terbanglah dengan cepat Gabriel ke arah Daniel. Gabriel berkata bahwa ketika Daniel sedang berdoa maka keluarlah satu firman sehingga Gabriel datang untuk menyampaikannya kepada Daniel. Firman yang dimaksud Gabriel tentulah firman Tuhan, dan itu adalah sebagai jawaban atas doa yang sedang dipanjatkan oleh Daniel.

Gabriel memberitahukan kepada Daniel tentang pemulihan Yerusalem, seperti yang didoakan oleh Daniel. Tetapi bukan hanya itu, Gabriel juga memberitahukan banyak peristiwa penting yang akan terjadi di bumi, baik yang menyangkut bangsa Daniel, bangsa Yahudi, maupun yang mencakup seluruh manusia, yakni pada akhir zaman (Daniel 9:20-27).

Untuk selengkapnya silakan baca: 10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman

 

6. Gabriel Membawa Kabar Baik Kepada Zakharia, Ayah Yohanes Pembaptis

Selain kepada Nabi Daniel di Perjanjian Lama, Tuhan juga mengutus malaikat Gabriel kepada Zakharia, ayah Yohanes Pembaptis, di Perjanjian Baru.

Zakharia adalah seorang imam Yahudi. Ia dan istrinya, Elisabet, sudah tua dan tidak mempunyai anak. Istrinya juga seorang yang mandul. Tetapi ia beserta istrinya adalah orang benar di hadapan Tuhan.

Suatu ketika ia bertugas di Bait Suci untuk membakar ukupan atau berdoa. Tiba-tiba malaikat Gabriel menampakkan diri kepadanya dan berkata bahwa doa Zakharia sudah dikabulkan Tuhan. Istrinya akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak, dan hendaklah ia menamainya Yohanes.

Gabriel juga berkata bahwa anak Zakharia kelak akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan. Ia akan berjalan mendahului Sang Mesias dalam roh dan kuasa Elia untuk mempersiapkan suatu umat yang layak bagi Tuhan.

Rupanya Zakharia sudah lama berdoa bagi kelahiran seorang anak. Tentu sebagai imam, pada saat itu ia sedang berdoa bagi umat Tuhan, bangsa Israel. Tetapi ia juga berdoa untuk dirinya sendiri ketika itu, yakni untuk kelahiran seorang anak dalam keluarganya, bahkan sebelum-sebelumnya dalam doa pribadinya di rumah.

Itulah sebabnya malaikat Gabriel mengatakan bahwa doanya untuk kelahiran seorang anak dalam keluarganya telah Tuhan kabulkan.

Namun, sekalipun Zakharia berharap dan berdoa bagi kelahiran anaknya, ia tetap terkejut mendengar kabar gembira yang dibawa oleh Gabriel. Ia sangat sulit untuk percaya pada perkataan malaikat tersebut.

Hal ini terjadi karena ia menyadari bahwa ia dan Elisabet sudah tua, dan istrinya tersebut juga seorang perempuan yang mandul. (Baca juga: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib)

Tetapi ketidak-percayaan Zakharia ini harus dibayarnya mahal. Ia harus menerima hukuman dari Tuhan, sebagaimana dengan yang disampaikan oleh Gabriel. Gabriel mengatakan bahwa Zakharia akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata hingga kelahiran anaknya.

Hal ini benar-benar tergenapi tidak lama sesudah Gabriel berbicara kepadanya. Ketika Zakharia keluar dari Bait Suci, setelah menyelesaikan tugasnya di situ, ia menjadi bisu. Zakharia baru “sembuh” dari kebisuannya tatkala anaknya lahir dan menamainya Yohanes, seperti yang telah dikatakan sebelumnya oleh malaikat Gabriel (Lukas 1:5-25).

 

7. Gabriel Membawa Kabar Baik Kepada Maria, Ibu Yesus

Kemunculan terakhir malaikat Gabriel di Alkitab adalah kepada Maria.

Maria adalah ibu Yesus. Ia merupakan perempuan sederhana yang tinggal di kota Nazaret, Galilea. Ia masih gadis dan sedang bertunangan dengan Yusuf, seorang laki-laki dari keturunan Daud.

Suatu ketika malaikat Gabriel datang kepadanya untuk memberitahukan bahwa ia akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki yang menjadi Juruselamat dunia. Ketika Maria mendengar hal itu, maka ia sangat terkejut.

Tentu hal itu sangat wajar, sebab Maria saat itu belum menikah, sehingga tidak masuk akal ia bisa mengandung dan melahirkan anak. Dan hamil di luar nikah adalah sebuah aib besar yang sangat memalukan serta akan mendapat hukuman dari para pemuka Yahudi.

Namun malaikat Gabriel menjelaskan bahwa Maria akan mengandung Juruselamat dari Roh Kudus. Jadi ia mengandung bukan dari manusia, melalui hubungan suami-isteri. Karena Anak yang dikandungnya itu juga bukan manusia biasa, yang lahir dari hubungan suami-istri, tetapi Dia adalah Tuhan sendiri yang datang ke dunia dengan mengambil rupa manusia.

Kemudian, berbeda dengan Zakharia, Maria pun percaya kepada ucapan Gabriel dengan berkata, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (Lukas 1:26-38). Ini adalah sebuah sikap yang berserah penuh kepada Tuhan. (Baca: 10 Pemeran Utama Dalam Peristiwa Natal Di Alkitab)

Membawa Kabar Baik kepada Maria tentu adalah suatu keistimewaan bagi malaikat Gabriel. Sebab berita yang dia bawa bukanlah berita sembarangan, melainkan “berita besar”, yakni kelahiran Sang Juruselamat dunia, yang membawa keselamatan kekal bagi seluruh umat manusia.

Tentu saja Tuhan bisa mengutus malaikat lain kepada Maria, tidak harus Gabriel. Tetapi seperti telah dijelaskan di atas, Gabriel adalah salah satu malaikat Tuhan yang terpenting, mungkin karena itulah ia yang diutus oleh Tuhan membawa Kabar Keselamatan yang agung itu.

Gabriel tidak hanya membawa Kabar Baik kepada Zakharia, tentang kelahiran Yohanes Pembaptis sebagai perintis jalan bagi Sang Juruselamat, tetapi juga kepada Maria, tentang kelahiran Sang Juruselamat itu sendiri.

 

Itulah 7 fakta tentang Malaikat Gabriel yang perlu kita tahu.

 

Perhatian:

Sebagian besar isi artikel ini disadur dari tulisan saya, “Seminggu Bersama Gabriel”, yang telah terbit di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!