7 Fakta Tentang Malaikat Gabriel

 

5. Gabriel Menjadi Jawaban Bagi Doa Nabi Daniel

Satu lagi penampakan malaikat Gabriel kepada Nabi Daniel adalah ketika ia sedang khusyuk berdoa bagi pemulihan kota Yerusalem dan bangsanya, Israel. Saat itu Daniel sedang memperhatikan jumlah tahun yang berlaku atas timbunan puing Yerusalem menurut nubuat Nabi Yeremia.

Maksudnya, jumlah tahun ketika kota Yerusalem dibiarkan tanpa dibangun dan ketika orang Yehuda dibuang ke Babel. Jumlah itu adalah 70 tahun sesuai dengan nubuat Nabi Yeremia.

Yerusalem adalah ibu kota Israel, pusat pemerintahan dan tempat berdiam para raja Israel. Selain itu, dan yang terpenting, kota Yerusalem adalah tempat Bait Suci berdiri, sebagai lambang kehadiran Tuhan. Karena itu kota Yerusalem sangat penting bagi bangsa Israel. Itulah sebabnya Daniel berdoa kepada Tuhan untuk pemulihan kota Yerusalem dan untuk umat Israel secara umum.

Ketika itu Daniel berpuasa dan berkabung serta menyesali dosa-dosa bangsanya di hadapan Tuhan. Ia meminta pengampunan dosa kepada Tuhan dan memohon agar Ia kiranya memulihkan Yerusalem dan bangsa Israel, umat pilihanNya.

Sementara Daniel sedang berdoa, maka terbanglah dengan cepat Gabriel ke arah Daniel. Gabriel berkata bahwa ketika Daniel sedang berdoa maka keluarlah satu firman sehingga Gabriel datang untuk menyampaikannya kepada Daniel. Firman yang dimaksud Gabriel tentulah firman Tuhan, dan itu adalah sebagai jawaban atas doa yang sedang dipanjatkan oleh Daniel.

Gabriel memberitahukan kepada Daniel tentang pemulihan Yerusalem, seperti yang didoakan oleh Daniel. Tetapi bukan hanya itu, Gabriel juga memberitahukan banyak peristiwa penting yang akan terjadi di bumi, baik yang menyangkut bangsa Daniel, bangsa Yahudi, maupun yang mencakup seluruh manusia, yakni pada akhir zaman (Daniel 9:20-27).

Untuk selengkapnya silakan baca: 10 Peristiwa Terpenting Yang Akan Terjadi Pada Akhir Zaman

 

6. Gabriel Membawa Kabar Baik Kepada Zakharia, Ayah Yohanes Pembaptis

Selain kepada Nabi Daniel di Perjanjian Lama, Tuhan juga mengutus malaikat Gabriel kepada Zakharia, ayah Yohanes Pembaptis, di Perjanjian Baru.

Zakharia adalah seorang imam Yahudi. Ia dan istrinya, Elisabet, sudah tua dan tidak mempunyai anak. Istrinya juga seorang yang mandul. Tetapi ia beserta istrinya adalah orang benar di hadapan Tuhan.

Suatu ketika ia bertugas di Bait Suci untuk membakar ukupan atau berdoa. Tiba-tiba malaikat Gabriel menampakkan diri kepadanya dan berkata bahwa doa Zakharia sudah dikabulkan Tuhan. Istrinya akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak, dan hendaklah ia menamainya Yohanes.

Gabriel juga berkata bahwa anak Zakharia kelak akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan. Ia akan berjalan mendahului Sang Mesias dalam roh dan kuasa Elia untuk mempersiapkan suatu umat yang layak bagi Tuhan.

Rupanya Zakharia sudah lama berdoa bagi kelahiran seorang anak. Tentu sebagai imam, pada saat itu ia sedang berdoa bagi umat Tuhan, bangsa Israel. Tetapi ia juga berdoa untuk dirinya sendiri ketika itu, yakni untuk kelahiran seorang anak dalam keluarganya, bahkan sebelum-sebelumnya dalam doa pribadinya di rumah.

Itulah sebabnya malaikat Gabriel mengatakan bahwa doanya untuk kelahiran seorang anak dalam keluarganya telah Tuhan kabulkan.

Namun, sekalipun Zakharia berharap dan berdoa bagi kelahiran anaknya, ia tetap terkejut mendengar kabar gembira yang dibawa oleh Gabriel. Ia sangat sulit untuk percaya pada perkataan malaikat tersebut.

Hal ini terjadi karena ia menyadari bahwa ia dan Elisabet sudah tua, dan istrinya tersebut juga seorang perempuan yang mandul. (Baca juga: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib)

Tetapi ketidak-percayaan Zakharia ini harus dibayarnya mahal. Ia harus menerima hukuman dari Tuhan, sebagaimana dengan yang disampaikan oleh Gabriel. Gabriel mengatakan bahwa Zakharia akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata hingga kelahiran anaknya.

Hal ini benar-benar tergenapi tidak lama sesudah Gabriel berbicara kepadanya. Ketika Zakharia keluar dari Bait Suci, setelah menyelesaikan tugasnya di situ, ia menjadi bisu. Zakharia baru “sembuh” dari kebisuannya tatkala anaknya lahir dan menamainya Yohanes, seperti yang telah dikatakan sebelumnya oleh malaikat Gabriel (Lukas 1:5-25).

 

7. Gabriel Membawa Kabar Baik Kepada Maria, Ibu Yesus

Kemunculan terakhir malaikat Gabriel di Alkitab adalah kepada Maria.

Maria adalah ibu Yesus. Ia merupakan perempuan sederhana yang tinggal di kota Nazaret, Galilea. Ia masih gadis dan sedang bertunangan dengan Yusuf, seorang laki-laki dari keturunan Daud.

Suatu ketika malaikat Gabriel datang kepadanya untuk memberitahukan bahwa ia akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki yang menjadi Juruselamat dunia. Ketika Maria mendengar hal itu, maka ia sangat terkejut.

Tentu hal itu sangat wajar, sebab Maria saat itu belum menikah, sehingga tidak masuk akal ia bisa mengandung dan melahirkan anak. Dan hamil di luar nikah adalah sebuah aib besar yang sangat memalukan serta akan mendapat hukuman dari para pemuka Yahudi.

Namun malaikat Gabriel menjelaskan bahwa Maria akan mengandung Juruselamat dari Roh Kudus. Jadi ia mengandung bukan dari manusia, melalui hubungan suami-isteri. Karena Anak yang dikandungnya itu juga bukan manusia biasa, yang lahir dari hubungan suami-istri, tetapi Dia adalah Tuhan sendiri yang datang ke dunia dengan mengambil rupa manusia.

Kemudian, berbeda dengan Zakharia, Maria pun percaya kepada ucapan Gabriel dengan berkata, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (Lukas 1:26-38). Ini adalah sebuah sikap yang berserah penuh kepada Tuhan. (Baca: 10 Pemeran Utama Dalam Peristiwa Natal Di Alkitab)

Membawa Kabar Baik kepada Maria tentu adalah suatu keistimewaan bagi malaikat Gabriel. Sebab berita yang dia bawa bukanlah berita sembarangan, melainkan “berita besar”, yakni kelahiran Sang Juruselamat dunia, yang membawa keselamatan kekal bagi seluruh umat manusia.

Tentu saja Tuhan bisa mengutus malaikat lain kepada Maria, tidak harus Gabriel. Tetapi seperti telah dijelaskan di atas, Gabriel adalah salah satu malaikat Tuhan yang terpenting, mungkin karena itulah ia yang diutus oleh Tuhan membawa Kabar Keselamatan yang agung itu.

Gabriel tidak hanya membawa Kabar Baik kepada Zakharia, tentang kelahiran Yohanes Pembaptis sebagai perintis jalan bagi Sang Juruselamat, tetapi juga kepada Maria, tentang kelahiran Sang Juruselamat itu sendiri.

 

Itulah 7 fakta tentang Malaikat Gabriel yang perlu kita tahu.

 

Perhatian:

Sebagian besar isi artikel ini disadur dari tulisan saya, “Seminggu Bersama Gabriel”, yang telah terbit di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

6 komentar untuk “7 Fakta Tentang Malaikat Gabriel”

  1. Puji Tuhan renungan ini sangat memberkati saya dalam memahami peran malaikat yang sangat penting. Bukan hanya sekedar membawa berita kepada Maria Ibu Yesus. Namun ada tugas lain yang malaikat Gabriel lakukan. Tuhan Yesus Memberkati.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!