5. Maria mengalami kesedihan yang mendalam atas kematian Lazarus, saudaranya 

Suatu saat, saudara Maria, Lazarus meninggal.

Tentu ini adalah suatu hal yang sangat menyedihkan bagi Maria dan Marta, terlebih mereka sudah tidak punya orang tua.

Maka Maria dan Marta memberitahukannya kepada Tuhan Yesus.

Tetapi dengan sengaja Tuhan Yesus tidak segera datang ke rumah mereka.

Hal ini bukan karena Ia tidak peduli dengan mereka, tetapi karena Ia ingin agar mereka melihat kuasa Allah dinyatakan pada Lazarus.

Empat hari setelah kematian Lazarus, barulah Tuhan Yesus datang menjenguk Marta dan Maria, sedang orang banyak berkumpul untuk memberi penghiburan kepada mereka sehubungan dengan kematian Lazarus (Yohanes 12:1-6).

 

6. Maria mengalami mujizat Tuhan Yesus ketika Ia membangkitkan saudaranya,  Lazarus

Maria melihat mujizat Tuhan terjadi pada keluarganya. Sebab Tuhan Yesus melakukan mujizat dengan membangkitkan Lazarus.

Tuhan Yesus datang setelah empat hari Lazarus meninggal.

Lalu Tuhan Yesus pergi ke kubur Lazarus. Ia menyuruh orang untuk mengangkat batu penutup kubur Lazarus.

Lalu Tuhan  Yesus berdoa kepada BapaNya.

Sesudah itu Ia berteriak dengan suara yang keras, “Lazarus, marilah keluar!”

Lazarus pun bangkit dan keluar dari kubur (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Banyak orang yang melihat hal tersebut menjadi percaya kepada Yesus.

Tetapi imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang Farisi justru semakin benci kepada Yesus dan bersepakat untuk membunuhNya (Yohanes 11:7-57).

Bahkan mereka juga berusaha untuk membunuh Lazarus.

Sebab oleh kebangkitannya banyak orang yang percaya kepada Yesus dan meninggalkan mereka (Yohanes 12:10-11).

 

7. Maria mengurapi Tuhan  Yesus menjelang kematianNya

Salah satu peristiwa penting yang diceritakan tentang Maria adalah ketika ia mengurapi kaki Tuhan Yesus, tidak lama sebelum kematianNya.

Saat itu Maria rela mengorbankan minyak narwastunya seharga 300 dinar, untuk mengurapi kaki Tuhan Yesus.

Uang sebesar 300 dinar saat itu tergolong sangat mahal, karena 1 dinar adalah gaji seorang buruh satu hari pada saat itu.

Pelayanan Maria ini dikritik oleh murid-muridNya, tetapi dipuji oleh Tuhan Yesus sebagai perbuatan yang tepat sebagai persiapan menjelang kematianNya (Yohanes 12:1-8).

 

Itulah 7 fakta penting tentang Maria orang Betania di Alkitab Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Tinggalkan Balasan