5. Marta percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias

Marta percaya akan kebangkitan orang mati pada akhir zaman.

Selain itu, Marta juga percaya bahwa Yesus adalah Mesias.

Ini adalah iman dan pengetahuan yang luar biasa. Sebab banyak orang Yahudi saat itu yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias.(Yohanes 11:23-27).

 

6. Marta protes ketika Tuhan Yesus memerintahkan mengangkat batu penutup kubur saudaranya, Lazarus

Sebelum membangkitkan Lazarus dari kematian, Tuhan Yesus memerintahkan orang-orang di situ  untuk mengangkat batu penutup kubur Lazarus.

Tetapi Marta melakukan protes. Sebab Lazarus sudah berbau, karena sudah empat hari meninggal.

Rupanya sifat Marta yang suka protes tampak lagi di sini, setelah sebelumnya ia protes tentang Maria kepada Tuhan Yesus (lihat poin 3 di atas).

Namun Tuhan Yesus berkata kepada Marta bahwa jika ia percaya, ia akan melihat kemuliaan Allah (mujizat kebangkitan Lazarus).

Dan orang-orang di situ mengangkat batu penutup kubur Lazarus.

Lalu Tuhan  Yesus berdoa kepada BapaNya.

Sesudah itu Ia berteriak dengan suara yang keras, “Lazarus, marilah keluar!”

Lazarus pun bangkit dan keluar dari kubur (Baca: 7 Orang Di Alkitab Yang Pernah Dibangkitkan Dari Kematian)

Banyak orang yang melihat hal tersebut menjadi percaya kepada Yesus.

Tetapi imam-imam kepala Yahudi dan orang-orang Farisi justru semakin benci kepada Yesus dan bersepakat untuk membunuhNya (Yohanes 11:7-57).

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

Bahkan mereka juga berusaha untuk membunuh Lazarus.

Sebab oleh kebangkitannya banyak orang yang percaya kepada Yesus dan meninggalkan mereka (Yohanes 12:10-11).

 

7. Marta sibuk melayani ketika Maria, saudaranya, mengurapi Tuhan Yesus menjelang kematianNya

Dalam satu peristiwa di rumah Marta di Betania, Tuhan Yesus dijamu makan.

Dan seperti biasanya, Marta sibuk melayani.

Sementara Lazarus turut makan bersama Tuhan Yesus.

Sedangkan Maria mengurapi kaki Tuhan Yesus, tidak lama sebelum kematianNya.

Saat itu Maria rela mengorbankan minyak narwastunya seharga 300 dinar, untuk mengurapi kaki Tuhan Yesus (Yohanes 12:1-8).

Dari peristiwa ini semakin jelas bahwa Marta adalah seorang yang suka sibuk di dapur dan melayani kebutuhan jasmani para tamu.

Seperti waktu Tuhan Yesus datang ke Betania beberapa waktu sebelumnya (lihat poin 2 di atas).

 

Itulah 7 fakta penting tentang Marta di Alkitab Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan