7 Fakta Tentang Nabi Zakharia Di Alkitab

Nabi Zakharia di Alkitab adalah salah satu nabi besar di Perjanjian Lama, juga salah satu nabi yang cukup populer di Alkitab, yang kisah hidupnya menjadi teladan bagi orang percaya.

Nama nabi Zakharia di Alkitab mungkin masih  terasa asing bagi sebagian orang percaya, sebab nama Zakharia umumnya lebih dikenal sebagai ayah Yohanes Pembaptis di Perjanjian Baru.

Namun ini adalah Nabi Zakharia di Alkitab Perjanjian Lama, yang menulis salah satu Kitab di Perjanjian Lama, yakni Kitab Zakharia.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Nabi Yesaya di Alkitab

Dan Nabi Zakharia terutama kita kenal dari kitab yang ditulisnya, yakni Kitab Zakharia, sekalipun namanya juga disebut di kitab lainnya di  Perjanjian Lama.

Selain berisi nubuat, kitab Zakharia juga berisi kisah Nabi Zakharia sendiri.

Kitab Zakharia digolongkan pada kitab nabi-nabi kecil, bersama 11 kitab lainnya di PL.

Hal ini disebabkan oleh karena kitab mereka dianggap lebih tipis dari kitab nabi-nabi besar seperti kitab Yesaya dan Yeremia.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Nabi Daniel di Alkitab

Selain itu, Zakharia juga bernubuat tentang kedatangan Mesias atau Juruselamat dunia, selain juga bernubuat tentang akhir zaman.

Seperti apakah sebenarnya pribadi nabi Zakharia di Alkitab?

Bagaimana pelayanan Zakharia selama menjadi nabi di Israel Selatan/Yehuda?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Nabi Musa di Alkitab

Hal-hal apa saja yang bisa kita teladani dari hidup dan pelayanan Zakharia?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar nabi Zakharia di Alkitab.

Fakta-fakta apa sajakah itu? Berikut pembahasannya.

 

1. Nabi Zakharia berasal dari suku Lewi dan dari keluarga imam

Nabi Zakharia merupakan seorang nabi yang berasal dari suku Lewi. Sebab ia adalah seorang keturunan imam (Nehemia 12:16).

Semua imam Israel memang berasal dari suku Lewi, khususnya keturunan Harun.

Memang di Perjanjian Lama ada sejumlah nabi yang juga sekaligus imam, atau imam yang merangkap sebagai nabi. Jadi selain sebagai nabi, mereka juga adalah imam.

Nabi di Alkitab adalah mereka yang mendapat pesan dari Tuhan dan menyampaikannya kepada umatNya, baik secara lisan maupun tulisan.

Lewat pesan Tuhan tersebut nabi menghibur, menasihati, menguatkan, mengingatkan, menegur, bahkan menghukum umat Tuhan.

Sedangkan imam adalah seorang perantara, yang menghubungkan manusia/umat dengan Tuhan.

Sebagai perantara, para imam mempersembahkan korban-korban kepada Tuhan demi pendamaian/pengampunan dosa umat.

Umumnya para nabi dan imam di Alkitab adalah orang yang berbeda. Meski demikian, ada beberapa nabi di Perjanjian Lama yang juga seorang imam, salah satunya adalah Zakharia.

 

2. Nabi Zakharia melayani setelah masa pembuangan di Babel

Zakharia adalah seorang nabi yang melayani di antara umat Tuhan, bangsa Israel Selatan atau Yehuda setelah masa pembuangan orang Yehuda di Babel.

Untuk diketahui, orang Yehuda dibuang ke Babel selama 70 tahun akibat dosa-dosa mereka kepada Tuhan.

Nabi Zakharia mulai melayani pada tahun kedua masa pemerintahan Darius, raja Persia (Zakharia 1:1).

Pada masa itu, setelah pembuangan di Babel, orang Yehuda memang berada di bawah kuasa Persia, yang menaklukkan Babel.

 

3. Nabi Zakharia melayani bersama nabi Hagai

Nabi Zakharia melayani bersama Nabi Hagai.

Bersama nabi Hagai, Zakharia terutama bernubuat pada masa pembangunan Bait Suci kedua, untuk memberi orang Yehuda dorongan dalam menyelesaikan Bait Suci tersebut (Ezra 5:1-2; 6:14-15).

Pada masa itu memang banyak hambatan dari bangsa lain agar orang Yehuda tidak membangun Bait Suci mereka.

Tetapi berkat dorongan Nabi Zakharia dan Nabi Hagai, pada akhirnya Bait Suci Israel yang kedua berhasil dibangun, menggantikan Bait Suci pertama yang dibangun raja Salomo, dan telah dihancurkan oleh bangsa Babel.

 

4. Nabi Zakharia adalah salah satu penulis Kitab Suci 

Nabi Zakharia adalah salah satu nabi penulis kitab di Perjanjian Lama, yakni Kitab Zakharia.

Kitab Zakharia adalah salah satu kitab yang digolongkan pada kitab nabi-nabi kecil, bersama 11 kitab lainnya di PL.

Hal ini disebabkan oleh karena kitab mereka dianggap lebih tipis dari kitab nabi-nabi besar seperti kitab Yesaya dan Yeremia.

Nabi kecil adalah nabi-nabi yang berkitab di Perjanjian Lama, dari nabi Hosea hingga nabi Maleakhi.

Namun, dari segi kitab, (bersama Hosea) Zakharia lebih besar dari semua nabi kecil.

Sebab kitabnya, yakni kitab Zakharia, terdiri dari 14 pasal, sama dengan kitab Hosea.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!