7 Fakta Tentang Nikodemus Di Alkitab

 

5. Membela Tuhan Yesus dari keputusan Sanhedrin yang salah

Ketika Mahkamah Agama Yahudi/Sanhedrin memerintahkan para pengawal Bait Allah untuk menangkap Tuhan Yesus, maka Nikodemus tampil sebagai pembela.

Nikodemus berkata bahwa seseorang tidak layak ditahan tanpa mendengar terlebih dahulu para saksi, sebagaimana diajarkan oleh Hukum Taurat.

Keberanian Nikodemus ini patut diapresiasi.

Dengan ini maka Nikodemus telah lebih terang-terangan menunjukkan simpatinya kepada Tuhan Yesus.

Para anggota Mahkamah Agama Yahudi/Sanhedrin ini tidak menyukai Yesus dan tidak menganggap Tuhan Yesus sebagai nabi dan bahwa ajaranNya bertentangan dengan Hukum Taurat.

Mereka juga bahkan berkata bahwa tidak pernah ada nabi yang berasal dari Galilea, tempat asal Yesus (Yohanes 7:45-52).

Tetapi jelas hal itu karena para anggota Mahkamah Agama Yahudi/Sanhedrin ini  salah mengeri tentang pribadi dan ajaran Tuhan Yesus.

Lagipula ada beberapa nabi yang berasal dari Galilea, seperti Yunus dan Nahum.

 

6. Datang membawa mur pada saat penguburan Yesus

Pada zaman dahulu di Israel, pemakaman dilakukan dengan terlebih dahulu merempah-rempahi mayat orang yang sudah meninggal.

Hal ini adalah bentuk penghormatan dan rasa kasih kepada orang yang meninggal tersebut, selain juga sebagai cara untuk mencegah bau pada mayat.

Demikianlah dengan Nikodemus. Ia menunjukkan penghormatannya kepada Yesus dengan cara merempah-rempahi mayatNya.

Nikodemus membawa campuran minyak mur dan minyak gaharu seberat 50 kati yang setara dengan 30 kg, suatu jumlah yang sangat banyak dan harga yang sangat mahal (Yohanes 19:39).

Nikodemus merempahi mayat Yesus bersama Yusuf Arimatea, salah satu murid Yesus yang juga berasal dari kalangan atas, sama-sama anggota Sanhedrin.

Setelah merempahi mayat Yesus dan membalutnya dengan kain lenan, Yusuf Arimatea dan Nikodemus memakamkan Yesus secara layak di dalam kuburan yang baru, milik Yusuf Arimatea.

Nikodemus adalah seorang murid yang menghormati Yesus dan yang rela berkorban untukNya.

 

7. Orang yang telah bertobat dan menjadi murid Tuhan Yesus dalam suatu waktu

Alkitab tidak menjelaskan apakah Nikodemus seorang murid Yesus dan orang yang percaya kepadaNya.

Mungkin hal ini karena Nikodemus tidak terang-terangan menyatakan imannya kepada Tuhan Yesus disebabkan oleh posisinya sebagai anggota Sanhedrin.

Tetapi dari kisah Nikodemus yang telah disebut di atas dapat disimpulkan demikian.

Hal ini juga sesuai dengan tradisi gereja, di mana Nikodemus dihormati sebagai orang kudus dalam sejumlah aliran gereja, seperti gereja Katolik dan gereja Ortodoks timur.

Jika demikian, maka Nikodemus sudah bertobat dalam suatu waktu, boleh jadi setelah pertemuan pertamanya dengan Tuhan Yesus.

Hal ini berarti bahwa sekalipun ia adalah orang yang punya jabatan yang tinggi, namun ternyata itu tidak menghalangi Nikodemus untuk menjadi pengikut Tuhan Yesus.

Pada saat itu tidak terlalu banyak murid Tuhan Yesus yang berasal dari kalangan atas, dan Nikodemus adalah salah satunya.

 

Itulah 7 fakta tentang Nikodemus yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!