7 Fakta Tentang Priskila Dan Akwila

 

5. Priskila dan Akwila berperan penting dalam mengajar Apolos, seorang pemimpin Kristen mula-mula

Priskila dan Akwila berjasa besar dalam mengajar Apolos tentang kekristenan.

Apolos adalah seorang pemimpin Kristen terkemuka di gereja Perjanjian Baru (Baca: 7 Fakta Tentang Apolos Di Alkitab)

Priskila dan Akwila mengajar Apolos di kota Efesus. Rupanya saat itu Akwila dan Priskila sudah berpindah dari Korintus ke Efesus.

Saat itu Apolos baru saja bertobat. Ia seorang yang cerdas, fasih berbicara dan mahir dalam Kitab Suci orang Yahudi (Perjanjian Lama).

Apolos juga memberitakan Injil secara berani, khususnya di sinagoge-sinagoge Yahudi (rumah ibadat Yahudi).

Namun Apolos masih mempunyai pengetahuan yang dangkal tentang Tuhan Yesus dan kekristenan.

Karena itu Priskila dan Akwila membawa Apolos ke rumah mereka dan mengajar Apolos tentang Tuhan Yesus dan kekristenan yang benar.

Setelah diajar oleh Priskila dan Akwila, maka Apolos menjadi seorang penginjil yang hebat.

Ketika Apolos pergi ke Akhaya, tepatnya di kota Korintus, ia memberitakan Injil di sana secara efektif (Kisah Para Rasul 18:24-28).

Tentu hal ini terjadi karena kontribusi Priskila dan Akwila.

 

6. Priskila dan Akwila dipuji rasul Paulus sebagai rekan kerja yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk Paulus

Priskila dan Akwila adalah pasangan suami istri yang rela berkorban.

Dan rasul Paulus memuji Priskila dan Akwila akan hal ini.

Rasul Paulus menyebut Priskila dan Akwila sebagai teman-teman sekerjanya di dalam Tuhan Yesus (Roma 16:3), artinya rekan sepelayanannya.

Paulus juga menyebut Priskila dan Akwila telah mempertaruhkan nyawa mereka baginya .

Paulus tidak menjelaskan maksudnya ketika berkata bahwa Priskila dan Akwila telah mempertaruhkan nyawa mereka baginya.

Tetapi fakta bahwa bukan hanya Paulus, tetapi juga semua jemaat bukan Yahudi harus berterima kasih kepada Priskila dan Akwila menunjukkan luasnya pelayanan mereka bagi Kristus (Roma 16:4).

Dan jelas, hal itu menggambarkan sifat atau karakter Priskila dan Akwila yang rela berkorban bagi orang lain.

 

7. Priskila dan Akwila menjadi gembala jemaat di rumah mereka di Efesus dan Roma

Bertahun-tahun kemudian, ternyata Priskila dan Akwila menjadi gembala gereja di rumah mereka.

Hal ini terjadi ketika mereka tinggal di Efesus dan di Roma.

Rupanya setelah dari Efesus, Priskila dan Akwila kembali lagi tinggal di kota Roma.

Hal itu dapat kita ketahui dari salam yang rasul Paulus kirimkan kepada Priskila dan Akwila tatkala ia menulis suratnya kepada jemaat di kota Roma (Roma 16:5a).

Atau salam dari Priskila dan Akwila yang disampaikannya kepada jemaat di kota Korintus, tatkala ia menulis suratnya kepada jemaat tersebut, dari kota Efesus (1 Korintus 16:19).

Jadi Priskila dan Akwila bukan hanya memberitakan Injil, tetapi juga menggembalakan jemaat Tuhan.

Sekalipun mereka orang awam, bukan rasul atau nabi, namun ternyata mereka juga aktif dalam penggembalaan jemaat.

Bahkan menurut tradisi, Akwila kemudian menjadi uskup di Asia kecil. Dan bahwa Akwila bersama istrinya, Priskila, mati martir di situ.

 

Itulah 7 fakta tentang Priskila dan Akwila di Alkitab dan dalam tradisi gereja yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!