Rahab di Alkitab adalah salah satu tokoh Alkitab yang cukup penting di Perjanjian Lama, khususnya di antara perempuan.

Bagi banyak orang Kristen kisah Rahab di Alkitab Perjanjian Lama pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Rahab di Alkitab adalah tokoh yang cukup terkenal dan kisah hidupnya sangat diingat oleh banyak orang percaya.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Ester Di Alkitab

Rahab adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya telah menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang, khususnya orang percaya.

Kisah Rahab memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena Rahab salah satu tokoh populer di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Debora Menurut Alkitab

Kisah pribadi Rahab di Alkitab adalah kisah hidup yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Rahab terutama dikenal karena ia menyembunyikan dua pengintai yang diutus Yosua ke kota Yerikho, lalu menjadi istri Salmon, yang kemudian menjadi nenek moyang Tuhan Yesus secara manusia.

Kisah hidup Rahab dapat ditemukan di dalam Kitab Yosua di Perjanjian Lama, yakni Yosua 2 dan Yosua 6, serta dikutip dalam Kitab Ibrani dan Kitab Yakobus di Perjanjian Baru.

Lalu, siapakah itu Rahab?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rut Menurut Alkitab

Apa yang telah dilakukan Rahab sehingga ia dikenang?

Apa karakter Rahab yang patut untuk diteladani?

Dan bagaimana ia menjadi nenek moyang raja-raja Israel dan Tuhan Yesus?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Rahab di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

Advertisements
Ad 16
Advertisements Text

 

1. Rahab adalah seorang perempuan Kanaan penyembah berhala

Alkitab tidak banyak menjelaskan latar belakang Rahab.

Tetapi yang jelas Rahab tidak termasuk orang Israel, umat pilihan Tuhan, bahkan bukan keturunan Abraham, bapa orang percaya.

Rahab adalah seorang perempuan Kanaan penyembah berhala.

 

2. Rahab adalah penduduk kota Yerikho

Rahab adalah penduduk kota Yerikho di Tanah Kanaan.

Yerikho termasuk kota pertama yang diduduki oleh orang Israel di Tanah Kanaan.

Kota Yerikho sudah sangat kuno, dan pada masa itu merupakan kota yang maju.

Rahab tinggal di kota Yerikho kemungkinan  bersama kedua orang tuanya dan saudara-saudaranya, laki-laki dan perempuan (Yosua 2:12-13).

Jika dia tinggal bersama orang tua dan saudara-saudaranya, berarti Rahab pada masa itu belum menikah.

 

3. Rahab adalah seorang pelacur

Alkitab memperkenalkan Rahab sebagai seorang pelacur atau perempuan sundal (Yosua 2:1).

Sejak dahulu, pada zaman Alkitab, memang pelacuran sudah banyak terjadi di antara orang-orang penyembah berhala.

Mereka melacurkan diri demi uang. Tentu hal ini dibenci Tuhan.

Apakah orang tua dan saudara-saudaranya mengetahui profesinya sebagai pelacur, tidak jelas.

 

4. Rahab menyembunyikan dua orang pengintai Israel yang diutus oleh Yosua

Ketika Yosua mengutus dua orang pengintai ke Yerikho (Tanah Perjanjian), Rahab menyembunyikan mereka di dalam rumahnya.

Sebab kedua pengintai tersebut terancam dibunuh oleh orang Yerikho, karena dianggap sebagai mata-mata untuk menguasai kota mereka.

Rupanya Rahab sudah tahu dan yakin bahwa Yerikho telah diserahkan oleh Tuhan kepada bangsa Israel.

Karena itu Rahab mengajak kedua orang pengintai itu untuk membuat perjanjian.

Jika orang Israel telah merebut kota Yerikho, maka keluarga Rahab tidak boleh dibunuh, mereka harus diselamatkan. Hal ini disetujui kedua pengintai tersebut.

Lalu kedua pengintai itu diturunkan oleh Rahab ke bawah (ke luar) dari jendela rumah Rahab yang berada di tembok kota.

Dan atas saran Rahab, mereka melarikan diri ke pegunungan agar terluput dari orang-orang Yerikho yang mencari mereka, hingga mereka kemudian kembali dengan selamat kepada Yosua yang mengutus mereka (Yosua 2:1-24).

 

Tinggalkan Balasan