Categories: FAKTA ALKITAB

7 Fakta Tentang Sabat Menurut Perjanjian Lama

5. Selain Sabat Mingguan, Alkitab Juga Mencatat Sabat 7 Tahunan Dan Sabat 50 Tahunan (Tahun Yobel)

Selain Sabat harian, Tuhan juga memerintahkan tentang Sabat tujuh tahunan, yang diperingati selama tujuh tahun sekali.

Jika dalam Sabat harian, orang Israel beristirahat selama satu hari, maka dalam Sabat tujuh tahunan ini mereka beristirahat selama satu tahun.

Jadi orang Israel hanya boleh bekerja selama 6 tahun, pada tahun ketujuh mereka harus berhenti dan membiarkan tanah mereka “beristirahat” selama setahun. Mereka tidak boleh mengolah dan menanami tanah tersebut.

Tumbuh-tumbuhan yang tumbuh sendiri di tanah tersebut, bukan karena ditanam, akan menjadi makanan orang miskin, dan sisanya akan menjadi makanan hewan.

Sabat tujuh tahunan ini akan berpuncak setiap tujuh kali (angka sempurna).

Jadi pada tahun kelima puluh, akan ada Sabat yang lebih besar yang merupakan hari sukacita besar.

Pada saat ini, bukan saja orang Israel tidak bekerja, mereka juga harus melepaskan budak-budak mereka dan melunaskan piutang-piutang mereka.

Tahun kelima puluh ini disebut tahun Yobel, yang berasal dari kata Ibrani Yobel atau Yovel, yang berarti tanduk domba jantan. Ini mengacu pada sangkakala (yang terbuat dari tanduk domba jantan) yang ditiup pada perayaan tersebut.

Dalam bahasa Latin, tahun Yobel disebut Jubilaeus atau Jubileum.

Sama seperti dalam Sabat mingguan, dalam Sabat tahunan juga Tuhan akan memberkati orang Israel berkali lipat di tahun keenam, sehingga di tahun ketujuh mereka tidak bekerja dan tanpa berkekurangan (Imamat 25:1-22).

 

6. Sabat Merupakan Bagian Dari 10 Perintah Allah Dan Identitas Bangsa Israel Sebagai Umat Pilihan Tuhan

Sabat dimasukkan ke dalam sistem Hukum Taurat yang harus ditaati oleh orang Israel, seperti umumnya peraturan-peraturan lainnya dalam Hukum Taurat.

Sabat termasuk salah satu peraturan/hukum dalam “Dasa Titah” atau “10 Firman”, yakni titah keempat, perintah untuk menguduskan hari Sabat (Keluaran 20:8-11).

Hal ini menunjukkan bahwa Sabat itu sangat penting dalam sistem hukum umat Israel.

Sabat merupakan hukum yang integral dan esensial dalam sistem Hukum Taurat bangsa Israel.

Hukum Sabat terdapat di empat Kitab Pentateukh (lima kitab Musa, yakni Kejadian-Ulangan), kecuali di dalam kitab Kejadian.

Seperti umumnya hukum-hukum lain dalam Taurat, Sabat juga hanya diberikan Tuhan kepada bangsa Israel (Mazmur 147:19-20). Peraturan Sabat tidak diberikanNya kepada bangsa-bangsa lainnya.

Dan Sabat menjadi identitas orang Israel, yang membedakannya dari bangsa-bangsa lainnya di dunia.

 

7. Sabat Adalah Salah Satu Hari Raya Israel

Sabat adalah salah satu dari 7 hari raya Israel (Imamat 23:1-3).

 

Itulah 7 fakta tentang Sabat menurut Alkitab Perjanjian Lama yang perlu kita ketahui.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Page: 1 2