7 Fakta Tentang Salome Menurut Alkitab

 

5. Salome meminta Tuhan Yesus untuk memberi tempat terbaik bagi kedua putranya dalam kerajaanNya kelak

Alkisah, Salome bersama kedua putranya, Yakobus dan Yohanes, datang kepada Tuhan Yesus dan meminta kepadaNya tempat duduk yang mulia dalam kerajaanNya kelak (Matius 20:20-28).

Menjawab permintaan Salome dan kedua anaknya, Tuhan Yesus bertanya apakah mereka sanggup untuk meminum cawan yang harus diminumNya.

Waktu mereka menjawab bahwa mereka dapat, Tuhan Yesus berkata bahwa mereka memang akan meminum cawan yang akan diminumNya.

Namun hal duduk dalam kerajaanNya akan diberikan oleh BapaNya sendiri, bukan olehNya.

Jawaban Tuhan Yesus ini merupakan nubuatan akan kematian Yakobus. Kelak, ia akan “meminum cawan” kematiannya.

Hal ini digenapi pada masa pemerintahan raja Herodes Agripa. Herodes memutuskan untuk membunuh Yakobus! (Kisah Para Rasul 12:2).

Yakobus adalah martir pertama dari 12 murid Tuhan Yesus, martir kedua gereja Kristen setelah Stefanus, dan martir terakhir yang dicatat di Alkitab. (Baca: 7 Martir Terkenal Di Alkitab)

Pada kesempatan itu juga Tuhan Yesus mengajar murid-muridNya bahwa menjadi pemimpin adalah pelayan, bukan bos.

Salome sepertinya memanfaatkan hubungan kekeluargaan mereka dengan Tuhan Yesus untuk mengajukan sebuah permintaan penting. Tetapi dia lupa menjadi pemimpin adalah melayani, bukan memerintah.

 

6. Salome adalah saksi penyaliban dan kematian Yesus

Di dalam Markus 15:40-41 dijelaskan bahwa Salome adalah salah satu perempuan yang berada di dekat salib Tuhan Yesus, menyaksikan Dia disalibkan dan wafat.

Salome juga hampir pasti merupakan salah satu saksi dari penguburan Tuhan Yesus (Lukas 23:55).

Jadi Salome bukan hanya menyaksikan penyaliban Yesus, tetapi juga menyaksikan kematian dan penguburanNya.

Hal ini berarti bahwa Salome beserta perempuan-perempuan lainnya, ikut serta dari Galilea bersama Tuhan Yesus dan pergi ke Yerusalem, di mana Ia disalibkan dan mati.

 

7. Salome adalah saksi kebangkitan Tuhan Yesus

Salome juga merupakan saksi dari kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian.

Hal ini terjadi karena Salome bersama sejumlah perempuan lain dari Galilea hendak merempahi mayat Yesus pada hari Minggu pagi, hari kebangkitan Yesus (Markus 16:1-8).

Ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepada perempuan-perempuan ini, mereka memeluk kaki Tuhan Yesus dan meyembahNya.

Itu artinya bahwa mereka menganggap Yesus sebagai Tuhan, yang ilahi. Yesus tidak menolak penyembahan mereka, seperti yang pernah dilakukan oleh rasul Petrus (Kisah Para Rasul 10:25-26) dan seorang malaikat Tuhan (Wahyu 22:8-9).

Sebab Yesus memang adalah Tuhan, yang ilahi. (Baca juga: 10 Cara Yesus Menyatakan Dia adalah Tuhan)

Kepada murid-murid perempuan ini Tuhan Yesus memerintahkan agar mereka memberitahukan kepada kesebelas muridNya untuk pergi ke Galilea menjumpaiNya, seperti yang telah Dia katakan sebelumnya (Matius 26:32).

Di Galilea Yesus punya banyak pengikut, dan tampaknya Ia ingin menampakkan diri juga kepada mereka, bersama sebelas rasulNya yang semuanya berasal dari Galilea.

 

Itulah 7 fakta tentang Salome yang perlu kita tahu.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!