7 Fakta Tentang Simon Orang Kirene

 

5. Simon Orang Kirene Memikul Salib Yesus Dengan Setia

Sekalipun Simon orang Kirene mengangkat salib Yesus karena terpaksa, namun rupanya dalam perjalanan selanjutnya, ia memikul salib itu dengan rela hati.

Apalagi setelah ia melihat penderitaan Yesus, dan mulai mengetahui bahwa Ia sebenarnya adalah orang Benar, yang tidak layak dihukum mati.

Maka Simon orang Kirene bisa jadi mulai berempati kepadaNya. Ia akhirnya memikul salib itu secara iklas.

Simon orang Kirene juga tidak terlihat melakukan protes, keluhan, atau gerutuan, ketika mengangkat salib Yesus.

Jadi pastilah ia mengangkat salib itu dengan sukarela karena Yesus, sekalipun pada awalnya karena terpaksa/dipaksa.

Ia setia melangkah mengikuti Tuhan Yesus, sambil memanggul salibNya, sampai tiba di luar kota, di bukit Golgota!

 

6. Istri Dan Anak-Anak Simon Orang Kirene Di Kemudian Hari Adalah Anggota Jemaat Di Kota Roma

Ada satu fakta penting yang dikemukakan oleh Markus dalam Injilnya: Simon dari Kirene merupakan “ayah Aleksander dan Rufus.”

Penyebutan nama Aleksander dan Rufus (ini adalah nama-nama Latin) mengindikasikan bahwa pembaca mula-mula Injil Markus mengenal secara baik mereka.

Penerima Injil Markus mula-mula, berdasarkan tradisi dan penelitian para pakar Alkitab, adalah orang Kristen di kota Roma.

Dengan demikian, hampir bisa dipastikan bahwa Aleksander dan Rufus adalah anggota jemaat kota Roma, bahkan orang-orang terkemuka di jemaat tersebut.

Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa Rasul Paulus, ketika menulis surat kepada jemaat di di kota Roma, mengirimkan salam kepada Rufus dan ibunya (Roma 16:13).

Hampir bisa dipastikan juga bahwa Rufus yang dimaksud Paulus adalah orang yang sama dengan yang disebut oleh Markus.

Rupanya setelah bertahun-tahun, atau setelah kematian Simon dari Kirene, istri dan anak-anaknya menjadi orang yang terpandang dalam jemaat Roma.

Hal ini juga didukung oleh tradisi yang mengatakan bahwa Aleksander dan Rufus di kemudian hari menjadi misionaris.

Hal ini berarti bahwa sangat mungkin Simon orang Kirene akhirnya bertobat juga setelah ia membantu memikul salib Yesus, apalagi jika ia juga mengetahui bahwa Yesus yang dulu pernah ia “tolong” bangkit dari kematian.

Banyak pakar Alkitab yang mengaitkan Simon dari Kirene dengan Simeon yang digelari Niger, salah seorang nabi di jemaat Antiokhia (Kisah Para Rasul 13:1-3). (Baca: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Baru)

Di samping itu, disebutkannya gelar Niger, yang dalam bahasa Latin artinya “hitam”, mengindikasikan bahwa Nabi Simeon berasal dari Afrika atau Kirene.

Hal ini bisa demikian jika Simon orang Kirene dianggap sebagai orang Afrika asli (sehingga berkulit hitam) yang menjadi seorang proselit, bukan orang Yahudi yang tinggal di Afrika atau Kirene (lihat poin 2 di atas).

Mungkin Simon orang Kirene sendiri yang membawa istri dan anak-anaknya percaya kepada Yesus.

Tetapi jika Simon orang Kirene sendiri ternyata tidak percaya kepada Yesus hingga kematiannya, maka harus ditafsirkan bahwa istri dan anak-anaknya percaya kepada Tuhan Yesus melalui pelayanan orang lain.

 

7. Pada Tahun 1941, Arkeologi Menemukan Kuburan “Aleksander anak Simon” di Israel

Dalam penemuan arkeologi di Lembah Kidron, Israel (di pekuburan orang-orang Yahudi Kirene), pada tahun 1941 oleh E.L. Sukenik, didapati ossuary (peti tempat tulang belulang) atas nama “Aleksander anak Simon”.

Ossuary itu diperkirakan bertarikh sebelum tahun 70 Masehi.

Jadi kurang lebih sekitar masa hidup Aleksander anak Simon orang Kirene.

Tetapi hingga kini belum bisa dipastikan apakah Simon yang dimaksud dalam ossuary itu adalah Simon orang Kirene atau bukan.

Sebab seperti telah dijelaskan sebelumnya, nama Simon adalah nama yang umum dipakai pada zaman itu, juga nama Aleksander adalah nama yang banyak dipakai pada masa itu.

 

Itulah 7 fakta tentang Simon orang Kirene yang perlu kita tahu.

 

Perhatian: Sebagian besar bahan penulisan artikel ini diambil dari tulisan saya yang berjudul “Seminggu Bersama Simon dari Kirene”, yang telah dimuat di renungan harian Manna Sorgawi.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

4 komentar untuk “7 Fakta Tentang Simon Orang Kirene”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!