7 Fakta Tentang Simson Di Alkitab

 

3. Simson Adalah Seorang Pemimpin Yang Tidak Menaati Taurat Tuhan

 Sekalipun Simson adalah seorang nazir Tuhan, yang telah dipilihNya sebelum kelahirannya, namun ia tidak taat pada Taurat Tuhan. Simson tidak menaati firman Tuhan dalam 3 hal.

 Pertama, dalam hal pernikahan. Sebagai umat pilihan Tuhan, orang Israel dilarang untuk menikahi orang lain di luar bangsa Israel sendiri, agar mereka tidak terpengaruh oleh gaya hidup bangsa-bangsa kafir tersebut (Ulangan 7:3-4). Akan tetapi, kendati Simson seorang hakim Israel dan seorang pemimpin umat perjanjian, larangan ini tidak diindahkannya.

Ketika Simson melihat seorang perempuan Filistin di Timna, ia ingin menikahinya. Walaupun telah diingatkan oleh orang tuanya agar memilih pasangan dari bangsa Israel sendiri yang menyembah Tuhan, namun Simson tetap berkeras hati untuk menikahi perempuan Filistin tersebut. Karena itu orang tuanya pun menurutinya (Hakim-Hakim 14:1-4).

Kedua, dalam hal makanan haram. Simson mengeruk madu dari bangkai singa yang mati dibunuhnya. Simson makan madu itu dan memberikannya kepada orang tuanya, tetapi tidak memberitahukan mereka dari mana asal madu tersebut (Hakim-Hakim 14:8-9).

Padahal, Tuhan melarang orang Israel menyentuh bangkai binatang atau memakan makanan yang tersentuh oleh bangkai (Imamat 11:27-40).

 Ketiga, dalam hal meminum anggur. Simson tidak menaati hukum kenazirannya ketika ia meminum anggur di pesta pernikahannya dengan perempuan Filistin. Dalam bahasa Ibrani, istilah “perjamuan” yang dipakai dalam Hakim-hakim 14:10 adalah Misyteh, yang artinya pesta dengan minuman anggur.

Sebagai seorang nazir Tuhan, Simson seharusnya tidak boleh meminum anggur, sebagaimana diperintahkan Tuhan di dalam Bilangan 6:1-4.

 

4. Meski Seorang Nazir Allah, Simson Melakukan Hubungan Seksual Dengan Pelacur

Simson mempunyai moral yang sangat rendah, terlebih untuk ukuran seorang nazir Tuhan. Selain menginginkan perempuan kafir yang jelas-jelas dilarang oleh Tuhan dan ditentang oleh orang tuanya (lihat poin 3 di atas), Simson juga tertarik kepada seorang perempuan sundal atau pelacur. Hal ini terjadi ketika Simson sedang berjalan-jalan di Gaza, wilayah orang Filistin.

Tidak jelas untuk apa Simson berjalan-jalan di Gaza, mungkin untuk mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Namun hal itulah yang membuat Simson tergoda dengan seorang pelacur di tempat tersebut dan melakukan hubungan seksual dengannya (Hakim-Hakim 16:1-3), yang jelas bertentangan dengan hukum kedelapan dari 10 Hukum orang Israel, “Jangan Berzinah”.

Bagi seorang Nazir Tuhan dan hakim Israel yang harus menjaga kekudusan hidupnya, Simson tidak seharusnya melakukan perbuatan yang tidak bermoral tersebut.

 

5. Simson Ditangkap Dan Dipenjarakan Orang Filistin Karena Dihianati Kekasihnya, Delila

Simson sangat mudah tergoda dengan wanita, dan karena wanita jugalah ia akhirnya “hancur”. Simson dihianati oleh wanita “mata-mata” orang Filistin.

Peristiwa ini dimulai ketika Simson membangun hubungan cinta dengan wanita Filistin yang bernama Delila. Hal ini dimanfaatkan oleh orang-orang Filistin untuk menjerat Simson. Raja-raja kota orang Filistin menawarkan sejumlah besar uang kepada Delila agar ia membujuk Simson untuk memberitahukan letak kekuatannya yang luar biasa itu. Dengan demikian orang-orang Filistin tersebut bisa membunuh Simson.

Sampai tiga kali Delila menggoda Simson agar memberitahukan rahasia kekuatannya yang luar biasa, namun tiga kali juga Simson dapat mematahkan godaan Delila dengan selalu membohonginya. Namun, Simson tidak pernah lari dari rayuan Delila, seperti halnya Yusuf lari dari rayuan istri Potifar. Akibatnya, ia pun takhluk pada wanita Filistin tersebut.

Ketika sekali lagi Delila membujuknya untuk memberitahukan letak kekuatannya, sebagai bukti cinta Simson kepada Delila, Simson pun menyerah. Ia memberitahukan bahwa ia adalah seorang nazir Tuhan dan bahwa kekuatannya ada di rambutnya, jika rambutnya tersebut dicukur maka hilanglah kekuatannya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!