7 Fakta Tentang Tabita Di Alkitab

Tabita di Alkitab adalah salah satu orang Kristen yang kisahnya dicatat di Alkitab Perjanjian Baru, yakni di dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Tabita di Alkitab hanya muncul di dalam satu peristiwa, yang mencatat kisah kebangkitannya dari kematian serta perbuatan-perbuatan baiknya kepada orang lain, khususnya orang-orang yang tidak mampu seperti para janda.

Dan Tabita terutama dikenal karena kebangkitannya dari kematian.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Maria Ibu Yesus

Satu-satunya peristiwa yang mencatat kisah tentang Tabita terdapat di dalam Kisah Para Rasul 9:36-42.

Karena itu, kisah tentang Tabita tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, meskipun karakter atau sifatnya ditulis cukup lengkap.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Maria Magdalena

Namun, meskipun kisah hidup Tabita tidak begitu banyak dicatat di Alkitab, tentu saja ada banyak hal yang perlu kita pelajari dari kisah tentang Tabita ini.

Lalu, siapakah sebenarnya Tabita di Alkitab?

Bagaimana latar belakang hidup Tabita berdasarkan Alkitab?

Seperti apakah sifat dan karakter Tabita?

Dan apa saja yang bisa kita teladani dari hidup Tabita?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Salome Menurut Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Tabita, sebagaimana yang dicatat di Alkitab, yakni dalam Kitab Kisah Para Rasul.

Fakta-fakta apa sajakah itu? berikut pembahasannya berdasarkan Kisah Para Rasul 9:36-42.

 

1. Tabita adalah seorang perempuan Kristen yang tinggal di kota Yope

Tabita adalah seorang perempuan Kristen, yang pada waktu itu biasa disebut murid, yang tinggal di kota Yope.

Yope adalah salah satu kota pelabuhan yang cukup maju pada masa itu.

Yope juga disebut Yafo, tempat dari mana Nabi Yunus melarikan diri dari panggilan Tuhan.

Alkitab tidak mencatat latar belakang pertobatan Tabita, juga latar belakang keluarganya.

Tetapi kemungkinan besar ia masih sangat muda pada zaman itu dan belum menikah.

 

2. Tabita adalah seorang

 Yahudi yang mempunyai nama Yunani

Tabita adalah seorang Yahudi atau Israel.

Tabita mempunyai nama lain dalam bahasa Yunani, bahasa Internasional pada masa itu, yakni Dorkas.

Tabita adalah nama dalam bahasa Aram, bahasa sehari-hari orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru.

Baik Tabita maupun Dorkas mempunyai arti yang sama, yakni kijang atau rusa betina.

Pada masa itu adalah biasa bagi orang Yahudi mempunyai dua nama, nama Aram dan nama Yunani, atau nama Aram dan nama Romawi.

 

3. Tabita adalah seorang yang saleh, yang rajin berbuat baik dan bersedekah

Tabita mempunyai sifat yang baik. Ia orang yang suka berbuat baik kepada orang lain.

Bukan hanya itu, ia juga suka memberikan amal atau sedekah kepada orang lain, khususnya orang-orang yang tidak mampu seperti para janda.

Meskipun masih muda dan belum menikah, Tabita benar-benar telah menerapakan ajaran Kristen untuk selalu berbuat baik dan suka memberi kepada orang lain.

 

4. Tabita adalah seorang yang suka menjahit pakaian

Tabita tampaknya mempunyai suatu ketrampilan khusus, yakni menjahit pakaian.

Apakah ia menjahit pakaian sebagai sebuah pekerjaan tetap untuk mendapat nafkah atau  tidak, Alkitab tidak menjelaskan.

Yang jelas Tabita suka menjahit pakaian dan memberikannya kepada orang-orang miskin dan para janda sebagai bukti kebaikan hatinya dan bagian dari amal/sedekahnya.

Hal itu terlihat jelas setelah Tabita meninggal (lihat poin 6 di bawah).

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!