7 Fakta Tentang Tamar Di Alkitab

Tamar di Alkitab adalah salah satu tokoh Alkitab yang penting di Perjanjian Lama, khususnya di antara perempuan.

Bagi banyak orang Kristen nama Tamar pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Tamar adalah tokoh yang cukup terkenal di Alkitab dan kisah hidupnya sangat diingat oleh banyak orang percaya, termasuk hal-hal yang tidak baik.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Ester Di Alkitab

Tamar adalah salah satu tokoh Alkitab yang kisah hidupnya telah menjadi pelajaran bagi banyak orang, khususnya orang percaya.

Kisah Tamar memang menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh populer di Alkitab, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Debora Menurut Alkitab

Kisah pribadi Tamar di Alkitab telah menjadi kisah hidup yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Tamar terutama dikenal karena berzinah dengan Yehuda lalu menjadi istri Yehuda, yang kemudian menjadi nenek moyang Tuhan Yesus.

Kisah hidup Tamar dapat ditemukan dalam Kitab Kejadian 38.

Lalu, siapakah itu Tamar?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Rut Menurut Alkitab

Bagaimana pernikahannya dengan tiga pria yang masih satu keluarga?

Bagaimana karakter Tamar?

Dan bagaimana ia menjadi nenek moyang raja-raja Israel dan Tuhan Yesus?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini akan dicatat 7 fakta penting tentang Tamar di Alkitab Perjanjian Lama.

Berikut pembahasannya.

 

1. Tamar adalah menantu Yehuda dan istri Er

Alkitab tidak menjelaskan latar belakang Tamar.

Tetapi yang jelas Tamar tidak termasuk orang Israel, umat pilihan Tuhan, bahkan bukan keturunan Abraham, bapa orang percaya.

Tamar adalah menantu Yehuda, istri anak sulung Yehuda, Er.

Ketika Yehuda mengambil seorang istri bagi anak sulungnya, Er, maka pilihannya jatuh pada Tamar.

 

2. Tamar menjadi janda tanpa anak setelah suaminya, Er, mati dihukum Tuhan

Alkitab mencatat bahwa Er adalah seorang yang jahat di mata Tuhan, sehingga Tuhan menghukum mati dia.

Tetapi Alkitab tidak menjelaskan apa kejahatan yang dilakukan oleh Er sehingga Tuhan membunuhnya.

Berdasarkan kemiripan dengan kasus kematian adiknya, Onan (lihat poin 3 di bawah), maka tampaknya Er dibunuh Tuhan karena tidak mau membuat Tamar punya keturunan, tanpa alasan yang jelas.

Tradisi rabi Yahudi menyebut bahwa Er tidak mau membuat Tamar mengandung karena takut Tamar tidak cantik lagi setelah melahirkan anak.

Hal ini tidak dapat dipastikan. Yang jelas, kematian Er membuat Tamar menjadi seorang janda.

Tidak diketahui berapa lama usia pernikahan Er dengan Tamar, tetapi mereka belum punya anak pada saar Er mati.

 

3. Tamar menjadi istri Onan tetapi kembali jadi janda tanpa anak setelah suaminya mati dihukum Tuhan

Setelah Er mati, maka Yehuda menyuruh anaknya yang kedua, Onan, mengambil Tamar menjadi istrinya sehingga kakaknya, Er, mendapat keturunan dari Onan (sesuai dengan budaya pada masa itu).

Tetapi Onan itu juga jahat, sebab setiap kali ia berhubungan dengan Tamar, ia sengaja membiarkan air maninya terbuang, sehingga ia tidak mendapat anak dari Tamar.

Karena pikirnya, dia mendapat anak tapi Er yang “menikmatinya”, anak itu akan dianggap sebagai anak Er, abangnya yang telah meninggal.

Maka Tuhan juga membunuh Onan.

Dengan demikian Tamar kembali menjadi janda untuk kedua kalinya, dan tanpa anak. (Baca: 10 Janda terkenal di Alkitab dan kisah mereka)

 

4. Tamar kembali ke rumah orang tuanya setelah Yehuda menjanjikan memberikannya menjadi istri Syela, anak bungsunya

Setelah dua anaknya meninggal, maka Yehuda meminta Tamar untuk kembali kepada orang tuanya.

Sebenarnya Yehuda masih punya satu lagi anak laki-laki yang bisa diberikannya kepada Tamar, yakni Syela, tetapi dia masih kecil.

Di samping itu Yehuda juga takut memberikannya kepada Tamar, karena ia takut anak itu nanti juga berlaku sama dengan abang-abangnya sehingga Tuhan menghukum mati.

Atau boleh jadi ia berpikir bahwa Tamar lah penyebab kedua anaknya mati.

Tetapi Yehuda berjanji bahwa Tamar akan dijadikannya sebagai istri Syela jika ia sudah besar.

Maka Tamar pun kembali ke rumah orang tuanya.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!