7 Fakta Tentang Titus Di Alkitab

Titus di Alkitab adalah salah seorang tokoh yang cukup penting pada masa Perjanjian Baru, khususnya di gereja mula-mula.

Karena itu menjadi penting bagi kita untuk mengenal Titus lebih dekat, siapakah Titus di Alkitab.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Timotius Di Alkitab

Titus di Alkitab terutama dikenal sebagai teman sepelayanan rasul Pulus, serta penerima Surat Titus, yang menjadi bagian dari Alkitab.

Tetapi Alkitab sendiri tidak terlalu banyak menjelaskan tentang pribadi Titus.

Namun berdasarkan tradisi gereja yang kebenarannya dapat diterima serta dari beberapa catatan Alkitab, kita dapat mengetahui tentang profil Titus yang lebih lengkap.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Barnabas Di Alkitab

Lalu, siapakah sebenarnya Titus?

Bagaimana latar belakang Titus, apakah Alkitab menjelaskannya?

Bagaimana pelayanan Titus pada zaman Perjanjian Baru?

Dan bagaimana akhir hidupnya menurut tradisi gereja?

Hal apa saja yang dapat diteladani dari hidup Titus?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Apolos Di Alkitab

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Titus.

Fakta-fakta apa sajakah itu?

Berikut pembahasannya.

 

1. Titus adalah salah satu

anak rohani rasul Paulus dan rekan pelayanannya

Nama Titus hanya terdapat dalam surat-surat rasul Paulus di seluruh Alkitab Perjanjian Baru, khususnya dalam konteks pelayanan bersama.

Hal ini membuktikan bahwa Titus adalah teman sepelayanan rasul Paulus.

Penyebutan pertama nama Titus dalam pelayanan Paulus adalah tatkala Paulus membawa Titus dan Barnabas bertemu dengan para rasul di Yerusalem (Galatia 2:1).

Tetapi tampaknya Titus bertobat oleh pelayanan Paulus, sehingga dia adalah anak rohani Paulus.

Karena itulah Paulus menyebut Titus sebagai anaknya di dalam iman (Titus 1:4).

 

2. Titus adalah seorang non Yahudi

Titus adalah seorang laki-laki non-Yahudi, dalam arti ia bukanlah keturunan Abraham atau orang Israel.

Titus adalah orang Yunani.

Tetapi orang-orang Yahudi legalistik, tidak memaksa Titus untuk menyunatkan dirinya, seperti yang biasanya mereka lakukan terhadap orang lain (Galatia 2:3).

Meski lahir sebagai seorang non-Yahudi, Titus ternyata kemudian bertobat dan percaya Tuhan Yesus, bahkan menjadi seorang penginjil.

Tidak bisa dipastikan apakah sebelum menjadi Kristen Titus sebelumnya seorang penganut agama Yahudi atau tidak.

 

3. Titus adalah seorang penggalang dana di jemaat Korintus yang diutus rasul Paulus

Salah satu peran penting Titus dalam gereja mula-mula adalah menggalang dana di jemaat Korintus untuk orang-orang miskin di jemaat Yerusalem.

Titus melakukan hal ini sebagai utusan rasul Paulus. Dan dia dianggap sukses untuk tugas tersebut (2 Korintus 7-8).

Rasul Paulus memang banyak melakukan penggalangan dana untuk jemaat Yerusalem, di mana anggota jemaat mereka umumnya lebih miskin dibanding jemaat Kristus di kota-kota lain.

 

4. Titus ditinggalkan Paulus di pulau Kreta untuk memimpin dan membenahi jemaat-jemaat di sana

Kemudian Titus dibawa oleh rasul Paulus pelayanan ke pulau Kreta.

Lalu Paulus meninggalkan Titus di Kreta untuk memimpin dan melayani jemaat di situ, termasuk menata kepemimpinan gereja, dengan mengangkat para penatua di setiap kota (Titus 1:5).

Rupanya saat itu sudah ada sejumlah gereja lokal di pulau Kreta, yang terdapat di sejumlah kota.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!