Loading...
Loading...

7 Fakta Tentang Yakobus Saudara Tuhan Yesus

Yakobus saudara Tuhan Yesus adalah salah satu tokoh terpenting di Perjanjian Baru dan di gereja mula-mula di Yerusalem, gereja tertua di dunia. Karena itu banyak hal yang dapat kita pelajari dari kehidupan Yakobus saudara Tuhan Yesus. Sebab kisahnya banyak dicatat di Alkitab dan dalam tradisi gereja.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Simon Orang Samaria

Siapakah sebenarnya Yakobus saudara Tuhan Yesus? Bagaimana kehidupannya sebelum penyaliban Yesus? Bagaimana kehidupan dan pelayanan Yakobus saudara Tuhan Yesus setelah bertobat? Bagaimana akhir hidup Yakobus saudara Yesus?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini. Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Yakobus saudara Tuhan Yesus. Fakta-fakta apa sajakah itu? Berikut pembahasannya.

 

1. Meski Yakobus Adalah Saudara Tuhan Yesus, Namun Ia Tidak Percaya KepadaNya Hingga KebangkitanNya

Yakobus adalah saudara Tuhan Yesus secara manusia. Dari pemakaian kata “sulung” dalam Lukas 2:7, dan Matius 1:25 yang mengatakan bahwa Maria dan Yusuf tidak berhubungan suami-istri sampai kelahiran Yesus, dapat disimpulkan bahwa hubungan suami-istri di antara Maria dengan Yusuf adalah biasa setelah kelahiran Yesus, dan bahwa mereka mempunyai anak-anak lain dari hubungan tersebut.

Karena itu maka Yakobus adalah saudara kandung Tuhan Yesus, seibu sebapa denganNya. Bedanya, Tuhan Yesus dikandung dari Roh Kudus, bukan dari hubungan suami-istri, antara Yusuf dengan Maria.

Rasul Paulus dengan jelas menyebut Yakobus sebagai “saudara Tuhan Yesus” (Galatia 1:19).

Selain Tuhan Yesus, Yakobus saudara Yesus mempunyai tiga lagi saudara laki-laki, yakni Simon, Yudas, dan Yusuf. Yakobus juga mempunyai saudara-saudara perempuan, tetapi Alkitab tidak menyebutkan nama-nama dan jumlah mereka (Matius 13:55-56).

Namun demikian, Yakobus saudara Yesus dan saudara-saudaranya tampaknya tidak percaya kepada Yesus selama Ia melayani, sebelum kebangkitanNya. Mereka sepertinya ikut ke acara pesta pernikahan di Kana, walau tidak disebutkan di Alkitab. Sebab setelah dari Kana, Yesus bersama ibuNya dan saudara-saudaraNya pergi ke Kapernaum (Yohanes 2:12).

Namun demikian, saudara-saudaraNya tersebut ternyata tidak percaya kepadaNya (Yohanes 7:3-5). Hanya Maria, ibuNya, yang percaya kepadaNya selama Ia hidup di dunia ini, seperti dapat kita lihat di pesta pernikahan di Kana. Saudara-saudaraNya bahkan pernah mau mengambil Yesus ketika sedang mengajar orang banyak, karena menganggap Ia sudah tidak waras lagi (Markus 3:21).

 

2. Yakobus Saudara Tuhan Yesus Berasal Dari Keluarga Sederhana

Alkitab tidak pernah menuliskan masa kecil Yakobus saudara Tuhan Yesus. Satu-satunya hal yang kita tahu tentang hidup Yakobus saudara Yesus sebelum kebangkitan Tuhan Yesus adalah latar belakang keluarganya yang sederhana.

Alkitab berkata dengan jelas bahwa Yesus adalah anak seorang tukang kayu (Matius 13:55). Tukang kayu saat itu jelas bukanlah sebuah pekerjaan orang kaya, itu adalah pekerjaan orang yang sederhana. Karena Yakobus adalah saudara Tuhan Yesus, maka tentu ayah Yakobus dan Tuhan Yesus adalah sama, yakni Yusuf, suami Maria.

Kesederhanaan keluarga Yakobus saudara Yesus diperkuat oleh fakta bahwa ketika bayi Yesus dibawa ke Bait Suci untuk dipersembahkan kepada Allah, orang tuanya mempersembahkan sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati (Lukas 2:22-24).

Di dalam Imamat 12:6-8, dijelaskan bahwa ketika anak sulung dipersembahkan kepada Allah melalui imam, mereka juga harus mempersembahkan seekor domba atau kambing dan seekor anak burung merpati atau burung tekukur. Tetapi jika mereka tidak mampu menyediakan seekor domba atau kambing, maka mereka dapat mempersembahkan dua ekor burung tekukur atau dua ekor burung merpati.

Artinya, dengan mempersembahkan burung tekukur atau burung merpati, bukan domba atau kambing, maka keluarga Yusuf dan Maria pastilah tergolong keluarga sederhana. Jelas, Yakobus saudara Yesus berasal dari kelurga yang sederhana.

Selain dari segi materi, kita juga bisa memastikan bahwa Yakobus saudara Yesus adalah seorang yang berpendidikan biasa-biasa saja. Sebab orang-orang Yahudi begitu heran akan kebijaksanaan Yesus, yang menonjol di antara saudara-saudaraNya (Markus 6:2-3).

Jelas, hal ini membuktikan bahwa saudara-saudara Yesus, termasuk Yakobus, tidaklah tergolong bijak dan berpendidikan.

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!