7 Fakta Tentang Yonatan Menurut Alkitab

Yonatan menurut Alkitab adalah salah satu tokoh Alkitab yang cukup penting, khususnya di Perjanjian Lama.

Dan bagi banyak orang Kristen nama Yonatan pasti sudah tidak terlalu asing lagi.

Yonatan dikenal di Alkitab terutama karena dia adalah anak Saul sekaligus pahlawan Israel.

Selain itu, Yonatan juga dikenal karena menjadi sahabat Daud ketika Daud dimusuhi oleh Saul, ayah Yonatan.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Daud Menurut Alkitab

Karena itu kisah Yonatan sangat menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia adalah salah satu tokoh yang cukup penting di Alkitab Perjanjian Lama, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang patut untuk diikuti.

Kisah hidup Yonatan di Alkitab telah menjadi salah satu kisah tokoh Alkitab yang digemari dan banyak diingat oleh orang Kristen sepanjang masa, khususnya dalam konteks persahabatan.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Samuel Menurut Alkitab

Kisah hidup raja Yonatan terdapat di dalam kitab 1 Samuel.

Lalu, bagaimanakah latar belakang Yonatan sebagai seorang anak raja Israel?

Bagaimana kepahlawanannya dalam menghadapi musuh Israel?

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Salomo Menurut Alkitab

Bagaimana persahabatannya dengan Daud padahal Daud adalah musuh ayahnya?

Dan bagaimanakah akhir hidup Yonatan?

Bagaimanakah sifat dan karakter Yonatan?

Apakah pelajaran yang dapat diambil dari kisah hidup Yonatan?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Yonatan menurut Alkitab.

Berikut pembahasannya.

 

1. Yonatan adalah anak sulung raja Saul

Yonatan adalah anak sulung raja Saul, yakni raja pertama Israel.

Karena itu Yonatan adalah orang yang punya status sosial-ekonomi yang tinggi di Israel serta tinggal di istana.

Apalagi ayahnya, raja Saul berasal dari keluarga yang kaya.

Ayah Saul, Kish, adalah orang yang berada, yang berasal dari suku Benyamin. (1 Samuel 9:1).

Benyamin adalah anak Yakub/Israel dari istri kesayangannya, Rahel (Baca: 12 Anak Yakub, Nenek Moyang Bangsa Israel).

Yonatan mempunyai beberapa saudara kandung dan saudara tiri. Salah satunya adalah Mikhal (1 Samuel 14:49), yang menjadi istri pertama Daud.

 

2. Yonatan adalah seorang yang gagah berani dan pahlawan Israel

Yonatan adalah seorang pemberani dan juga pahlawan bangsa Israel.

Kisah keberanian dan kepahlawanan Yonatan adalah tatkala ia serta hamba pembawa senjatanya menerobos perkemahan orang Filistin (Baca: 10 Tokoh Alkitab Pemberani).

Yonatan dengan berani dan tanpa takut mengajak hambanya untuk menerobos para pengawal Filistin yang gagah perkasa, dengan meninggalkan raja Saul, ayahnya, serta pasukan Israel yang sedang beristirahat.

Dan atas pertolongan Tuhan, Yonatan dan hambanya mampu mengalahkan 20 orang pengawal Filistin yang gagah perkasa.

Hal ini membuat orang-orang Israel lainnya maju mengalahkan orang Filistin, sebab Tuhan telah menyerahkan musuh Israel tersebut kepada mereka (1 Samuel 14:1-23).

 

3. Yonatan luput dari hukuman mati akibat sumpah kutuk yang ditetapkan ayahnya, Saul

Suatu waktu raja Saul, ayah Yonatan bersumpah dan mengutuk bahwa ia dan semua orang Israel yang mengikutinya tidak boleh makan apa pun sebelum matahari tenggelam.

Jika ada yang melanggar sumpah tersebut maka ia akan dihukum mati.

Hal itu dikatakan Saul tatkala ia dan pasukan Israel sedang dalam masa peperangan dengan bangsa Filistin.

Tetapi Yonatan mencicipi madu hutan yang dijumpainya dan merasa lebih segar.

Ketika bangsa Israel akan menyerang bangsa Filistin maka mereka meminta petunjuk Tuhan, tetapi Tuhan tidak menjawab mereka.

Hal ini Saul anggap karena ada orang yang melanggar sumpah mereka agar tidak makan apa pun sebelum matahari tenggelam.

Maka ketika undi dibuang, Yonatan kena undi sehingga Saul hendak membunuhnya sekalipun Yonatan adalah anaknya.

Tetapi rakyat menolak niat Saul yang hendak menghukum mati Yonatan. Mereka beralasan bahwa Yonatan adalah pahlawan mereka yang telah memberi mereka kemenangan atas musuh, orang Filistin.

Maka Saul pun batal menghukum mati Yonatan, sekalipun Yonatan sudah siap mati. (1 Samuel 14:24-46).

 

4. Yonatan menjalin persahabatan dengan Daud dan mengikat perjanjian dengannya

Yonatan, anak raja Saul, bersahabat karib dengan Daud.

Saat itu Daud bekerja di rumah Saul sebagai pelayannya, sekalipun saat itu Daud telah diurapi menjadi raja Israel dan Saul telah ditolak sebagai raja.

Daud bermain musik untuk mengusir roh jahat yang ada pada Saul.

Dan saat itu Daud baru saja mengalahkan Goliat.

Yonatan sangat menyukai Daud, mungkin karena karakter Daud yang baik, atau karena kepiawaiannya dalam bermain musik, serta kepahlawanannya dalam mengalahkan Goliat.

Daud dan Yonatan saling mengasihi serta mengikat perjanjian persahabatan. (Baca: 10 Kisah menarik tentang Persahabatan di Alkitab).

Baju dan barang-barang Yonatan diberikannya kepada Daud (1 Samuel 18:1-4).

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!