Categories: TOKOH ALKITAB

7 Fakta Tentang Yosua Menurut Alkitab

Artikel ini berisi tentang fakta-fakta penting tentang Yosua menurut Alkitab.

Yosua menurut Alkitab adalah seorang pemimpin Israel, yang membawa bangsa Israel memasuki Tanah Perjanjian.

Bagi banyak orang Kristen nama Yosua pasti sudah tidak asing lagi.

Sebab Yosua adalah tokoh penting di Alkitab dan kisah hidupnya sangat diingat bahkan sudah dibuat jadi film.

Yosua adalah salah satu tokoh Alkitab terbesar, khususnya di Perjanjian Lama.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Musa Menurut Alkitab

Kisah Yosua sangat menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh penting di Alkitab dan pahlawan bangsa Israel, tetapi juga karena ia mempunyai kisah hidup yang luar biasa, khususnya dalam konteks sebagai pemimpin Israel.

Kisah pribadi Yosua ini di Alkitab, bersama bangsa Israel, telah menjadi kisah abadi yang sangat berharga bagi orang Kristen sepanjang masa.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Yusuf Menurut Alkitab

Yosua terutama dikenal karena membawa bangsa Israel masuk Tanah Perjanjian, serta memimpin bangsa itu menaklukkan bangsa-bangsa di Tanah Kanaan.

Lalu, bagaimanakah latar belakang kehidupan Yosua?

Bagaimana Tuhan memanggil dia menjadi pemimpin bangsa Israel?

Baca juga: 7 Fakta Tentang Simson Menurut Alkitab

Apa sajakah sifat dan karakter Yosua yang patut diteladani?

Dan bagaimanakah akhir hidupnya?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Yosua menurut Alkitab.

Berikut pembahasannya.

 

1. Yosua Berasal Dari Keluarga Pemimpin Dari Suku Efraim

Yosua lahir di Mesir, di mana orang Israel berada di bawah perbudakan orang Mesir.

Alkitab tidak menyebut secara eksplisit tempat kelahiran Yosua, tetapi karena Yosua hidup pada zaman Musa maka dapat disimpulkan ia lahir di Mesira.

Yosua berasal dari suku Efraim. Efraim adalah nama anak Yusuf, anak Yakub/Israel.

Ayah Yosua bernama Nun, dan kakeknya bernama Elisama bin Amihud (1 Tawarikh 7:26-27).

Elisama bin Amihud adalah pemimpin atau kepala suku Efraim yang sebaya dengan Musa (Bilangan 1:4,10; 2:18).

 

2. Yosua Adalah Abdi Musa Sejak Mudanya

Yosua adalah abdi Musa sejak masa mudanya.

Musa jauh lebih muda dari Yosua, karena kakek Yosua sebaya dengan Musa (lihat poin 1 di atas).

Sebagai abdi/hamba Musa, maka Yosua dengan setia mendampingi Musa dan sering kali ikut bersama Musa pada masa-masa atau peristiwa-peristiwa penting.

Salah satunya adalah ketika Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima 10  Perintah Allah

Pada saat itu, ketika Musa dan Yosua masih di gunung Sinai, bangsa Israel membuat patung lembu emas dan sujud menyembahnya.

Akibatnya Musa sangat murka kepada bangsa Israel sehingga ia memecahkan kedua loh batu berisi 10 Perintah Tuhan yang ada di tangannya itu, hingga kemudian Tuhan ganti dengan yang baru (Keluaran 32 dan 34).

 

3. Yosua Adalah Seorang Pemimpin Perang

Yosua kemudian mulai tampil menjadi seorang pemimpin.

Ia bukan lagi hanya sekedar seorang hamba Musa, tetapi juga seorang pemimpin.

Yosua memimpin perang di lapangan untuk menghadapi bangsa Amalek, sedangkan Musa, bersama Harun dan Hur, “menopang dalam dunia roh”.

 

4. Yosua Adalah Satu Dari Dua Pengintai Tanah Kanaan Yang Setia

Yosua kemudian menjadi pemimpin atas suku Efraim.

Yosua terpilih mewakili suku Efraim sebagai salah satu dari 12 pengintai (1 dari tiap suku Israel) yang Musa utus untuk mengintai Tanah Perjanjian.

Tetapi hanya Yosua dan Kaleb yang memberikan berita yang benar tentang Tanah Perjanjian kepada Musa dan bangsa Israel.

Sedangkan 10 orang lagi melaporkan berita bohong.

Sehingga hanya Yosua dan Kaleb dari generasinya yang Tuhan izinkan masuk Tanah Perjanjian.

Sedangkan 10 orang pengintai, sehingga semua laki-laki Israel berusia 20 tahun ke atas tidak Tuhan ijinkan masuk ke Tanah Kanaan (Bilangan 13-14).

 

Page: 1 2