7 Fakta Tentang Yudas saudara Yesus

Yudas saudara Yesus adalah salah satu dari saudara-saudara Tuhan Yesus secara manusia yang disebut di dalam Alkitab Perjanjian Baru.

Dan Yudas saudara Yesus adalah salah satu tokoh penting di Perjanjian Baru dan di gereja mula-mula di Yerusalem, gereja tertua di dunia.

Karena itu banyak hal yang dapat kita pelajari dari kehidupan Yudas saudara Yesus ini, sekalipun kisah hidupnya tidak banyak dicatat di Alkitab dan dalam tradisi gereja.

Baca juga: 7 Fakta Tentang Yakobus saudara Tuhan Yesus

Siapakah sebenarnya Yudas saudara Tuhan Yesus?

Bagaimana kehidupannya sebelum penyaliban dan kebangkitan Tuhan Yesus?

Bagaimana kehidupan dan pelayanan Yudas saudara Tuhan Yesus setelah ia bertobat?

Baca juga: 4 Saudara kandung Yesus di Alkitab

Apa saja yang bisa kita pelajari dari Yudas saudara Tuhan Yesus?

Semuanya ini akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting seputar Yudas saudara Tuhan Yesus.

Fakta-fakta apa sajakah itu? Berikut pembahasannya.

 

1. Yudas adalah saudara Tuhan Yesus secara manusia

Yudas adalah salah satu dari saudara-saudara Tuhan Yesus secara manusia.

Ada 4 orang saudara laki-laki Yesus yang disebut di Alkitab, salah satunya adalah Yudas.

Jadi Yudas ini bukan Yudas Iskariot, bukan juga salah satu dari 12 rasul Tuhan Yesus yang bernama Yudas, yakni Yudas anak Yakobus.

Yudas ini adalah anak Yusuf dan Maria.

Karena itulah ia disebut sebagai saudara Tuhan Yesus secara manusia.

Dari pemakaian kata “sulung” dalam Lukas 2:7, dan Matius 1:25 yang mengatakan bahwa Maria dan Yusuf tidak berhubungan suami-istri sampai kelahiran Yesus, dapat disimpulkan bahwa hubungan suami-istri di antara Maria dengan Yusuf adalah biasa setelah kelahiran Yesus, dan bahwa mereka mempunyai anak-anak lain dari hubungan tersebut.

Karena itu maka Yudas adalah saudara kandung Tuhan Yesus, seibu sebapa denganNya. Bedanya, Tuhan Yesus dikandung dari Roh Kudus, bukan dari hubungan suami-istri, antara Yusuf dengan Maria.

Selain Tuhan Yesus, Yudas saudara Yesus mempunyai tiga lagi saudara laki-laki, yakni Simon, Yakobus, dan Yusuf.

Yudas juga mempunyai saudara-saudara perempuan, tetapi Alkitab tidak menyebutkan nama-nama dan jumlah mereka (Matius 13:55-56).

 

2. Yudas Saudara Tuhan Yesus Berasal Dari Keluarga Sederhana

Alkitab tidak pernah menuliskan masa kecil Yudas saudara Tuhan Yesus.

Satu-satunya hal yang kita tahu tentang hidup Yudas saudara Yesus sebelum kebangkitan Tuhan Yesus adalah latar belakang keluarganya yang sederhana.

Alkitab berkata dengan jelas bahwa Yesus adalah anak seorang tukang kayu (Matius 13:55).

Tukang kayu saat itu jelas bukanlah sebuah pekerjaan orang kaya, itu adalah pekerjaan orang yang sederhana.

Karena Yudas adalah saudara Tuhan Yesus, maka tentu ayah Yudas dan Tuhan Yesus adalah sama, yakni Yusuf, suami Maria.

Kesederhanaan keluarga Yudas saudara Yesus diperkuat oleh fakta bahwa ketika bayi Yesus dibawa ke Bait Suci untuk dipersembahkan kepada Allah, orang tuanya mempersembahkan sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati (Lukas 2:22-24).

Di dalam Imamat 12:6-8, dijelaskan bahwa ketika anak sulung dipersembahkan kepada Allah melalui imam, mereka juga harus mempersembahkan seekor domba atau kambing dan seekor anak burung merpati atau burung tekukur.

Tetapi jika mereka tidak mampu menyediakan seekor domba atau kambing, maka mereka dapat mempersembahkan dua ekor burung tekukur atau dua ekor burung merpati.

Artinya, dengan mempersembahkan burung tekukur atau burung merpati, bukan domba atau kambing, maka keluarga Yusuf dan Maria pastilah tergolong keluarga sederhana.

Jelas, Yudas saudara Yesus berasal dari kelurga yang sederhana.

Selain dari segi materi, kita juga bisa memastikan bahwa Yudas saudara Yesus adalah seorang yang berpendidikan biasa-biasa saja.

Sebab orang-orang Yahudi begitu heran akan kebijaksanaan Yesus, yang menonjol di antara saudara-saudaraNya (Markus 6:2-3).

Jelas, hal ini membuktikan bahwa saudara-saudara Yesus, termasuk Yudas, tidaklah tergolong bijak dan berpendidikan.

 

3. Yudas Tidak Percaya Kepada Yesus Selama PelayananNya di Dunia

Yudas saudara Yesus dan saudara-saudaranya tampaknya tidak percaya kepada Yesus selama Ia melayani, sebelum kebangkitanNya.

Mereka sepertinya ikut ke acara pesta pernikahan di Kana, walau tidak disebutkan di Alkitab.

Sebab setelah dari Kana, Yesus bersama ibuNya dan saudara-saudaraNya pergi ke Kapernaum (Yohanes 2:12).

Namun demikian, saudara-saudaraNya tersebut ternyata tidak percaya kepadaNya (Yohanes 7:3-5).

Hanya Maria, ibuNya, yang percaya kepadaNya selama Ia hidup di dunia ini, seperti dapat kita lihat di pesta pernikahan di Kana.

Saudara-saudaraNya bahkan pernah mau mengambil Yesus ketika sedang mengajar orang banyak, karena menganggap Ia sudah tidak waras lagi (Markus 3:21).

 

4. Yudas percaya kepada Yesus setelah kenaikanNya ke surga

Alkitab berkata bahwa setelah kebangkitanNya dari kematian, Tuhan Yesus menampakkan diri kepada Yakobus, saudara Yudas (1 Korintus 15:7).

Namun Alkitab tidak mencatat bagaimana caraNya Yesus menyatakan diri kepada Yakobus saudaraNya itu.

Tetapi yang jelas, penampakan diri Yesus setelah kebangkitanNya telah membuat Yakobus saudaraNya bertobat.

Maka dari sini, dan dari fakta bahwa Yudas menolak Yesus selama pelayananNya (lihat poin 3 di atas) dapat disimpulkan bahwa Yudas juga bertobat  setelah kebangkitan Yesus (Baca: 7 Anggota Keluarga Yesus Yang Aktif Dalam Pelayanan)

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!