7 Fakta Tentang Yusuf Ayah Yesus

Artikel ini berisi fakta-fakta penting tentang Yusuf ayah Yesus menurut Alkitab Perjanjian Baru.

Bagi banyak orang Kristen nama Yusuf, ayah Yesus, adalah nama yang populer.

Sebab Yusuf ayah Yesus adalah tokoh penting di Alkitab dan kisah hidupnya adalah salah satu kisah tokoh Alkitab yang menginspirasi.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Maria Ibu Yesus

Kisah Yusuf ayah Yesus memang sangat menarik untuk disimak.

Bukan saja karena ia salah satu tokoh penting di Alkitab, tetapi juga karena ia merupakan ayah Yesus, secara manusia.

Apalagi pada masa-masa Natal, kisah Yusuf ayah Yesus pasti banyak dibahas.

Sebab Yusuf ayah Yesus merupakan tokoh penting pada saat kelahiran Yesus.

Baca juga: 7 Fakta Penting Tentang Zakharia Ayah Yohanes Pembaptis

Lalu, siapakah Yusuf sebenarnya sebelum menjadi ayah Yesus secara manusia?

Bagaimanakah latar belakang Yusuf ayah Yesus?

Apa sajakah sifat dan karakter Yusuf ayah Yesus yang patut diteladani?

Semua hal tersebut akan dibahas dalam artikel ini.

Di sini dicatat 7 fakta penting tentang Yusuf ayah Yesus, sebagaimana yang dicatat di Alkitab Perjanjian Baru.

Berikut pembahasannya.

 

1. Yusuf Ayah Yesus Adalah Keturunan Raja Daud Dari Betlehem

Fakta pertama tentang Yusuf ayah Yesus menurut Alkitab adalah: ia merupakan keturunan raja Daud yang berasal dari Betlehem.

Yusuf adalah ayah Yesus secara manusia. Karena itu ia dikenal sebagai Yusuf ayah Yesus, untuk membedakannya dari Yusuf lainnya di Alkitab, yakni Yusuf anak Yakub di Perjanjian Lama.

Yusuf ayah Yesus berasal dari suku Yehuda, yakni suku terbesar dan suku paling berpengaruh di antara suku-suku Israel lainnya.

Yusuf ayah Yesus bahkan masih keturunan raja Daud, yang berasal dari kota Betlehem, Yudea, tetapi tinggal di kota Nazaret, Galilea.

Selain itu, Yusuf ayah Yesus juga merupakan keturunan raja-raja Israel, sebagaimana tampak dalam silsilah Yesus yang dicatat dalam Injil Matius (Matius 1:1-17).

 

2. Yusuf Ayah Yesus Adalah Orang Yang Sederhana

Fakta kedua tentang Yusuf ayah Yesus menurut Alkitab adalah: ia merupakan orang yang sederhana.

Sekalipun Yusuf ayah Yesus adalah keturunan raja Daud dan keturunan raja-raja Israel, namun ia adalah seorang yang sederhana.

Hal ini tampak dari pekerjaan Yusuf, yakni seorang tukang kayu. Karena Alkitab berkata bahwa Yesus adalah anak seorang tukang kayu (Matius 13:55).

Tukang kayu saat itu jelas bukanlah sebuah pekerjaan orang kaya, itu adalah pekerjaan orang yang sederhana.

Selain itu, kesederhanaan Yusuf ayah Yesus juga diperkuat oleh fakta bahwa ketika bayi Yesus dibawa ke Bait Suci untuk dipersembahkan kepada Allah, ia mempersembahkan sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati (Lukas 2:22-24).

Di dalam Imamat 12:6-8, dijelaskan bahwa ketika anak sulung dipersembahkan kepada Allah melalui imam, mereka juga harus mempersembahkan seekor domba atau kambing dan seekor anak burung merpati atau burung tekukur.

Tetapi jika mereka tidak mampu menyediakan seekor domba atau kambing, maka mereka dapat mempersembahkan dua ekor burung tekukur atau dua ekor burung merpati.

Artinya, dengan mempersembahkan burung tekukur atau burung merpati, bukan domba atau kambing, maka Yusuf ayah Yesus pastilah tergolong orang yang sederhana.

Selain dari segi materi, kita juga bisa memastikan bahwa Yusuf ayah Yesus adalah seorang yang berpendidikan biasa-biasa saja.

Sebab orang-orang Yahudi begitu heran akan kebijaksanaan Yesus, yang menonjol di antara keluargaNya (Markus 6:2-3).

Jelas, hal ini membuktikan bahwa Yusuf ayah Yesus, tidaklah tergolong orang yang berpendidikan.

 

3. Yusuf Ayah Yesus Adalah Orang Yang Tulus Hati

Fakta ketiga tentang Yusuf ayah Yesus menurut Alkitab adalah: ia merupakan orang yang tulus hati.

Dalam kisah-kisah natal di Alkitab, kita dapat melihat karakter Yusuf ayah Yesus, karena ia cukup sering disebut, sekalipun ia tidak pernah berbicara.

Salah satu karakter Yusuf ayah Yesus yang dicatat di Alkitab dan perlu diteladani adalah sifatnya yang tulus hati.

Yusuf adalah orang yang lurus, yang tidak neko-neko. Hal ini selaras dengan kehidupan Yusuf yang sederhana sebagai seorang tukang kayu.

Ketika Yusuf tahu bahwa tunangannya, Maria, sedang hamil, maka dengan diam-diam ia ingin membatalkan pertunangannya dengan Maria.

Pada masa itu pertunangan sudah dianggap seperti suami istri, tetapi belum hidup sebagai suami-istri.

Rencana Yusuf membatalkan pertunangannya adalah karena ia tidak ingin mencemarkan nama Maria jika sudah mengandung padahal masih bertunangan.

Yusuf tidak ingin Maria dituduh sebagai perempuan yang tidak baik, yang hamil di luar nikah darinya (Matius 1:18-19).

 

4. Yusuf Ayah Yesus Adalah Orang Yang Taat Kepada Tuhan

Fakta keempat tentang Yusuf ayah Yesus menurut Alkitab adalah: ia merupakan orang yang taat kepada Tuhan.

Alkitab berkali-kali menyebutkan ketaatan Yusuf kepada Tuhan dan malaikatNya.

Ketika malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Yusuf serta berkata agar ia jangan ragu menerima Maria sebagai istrinya, Yusuf menaatinya.

Ia mengambil Maria yang sedang mengandung dari Roh Kudus menjadi istrinya (Matius 1:20-24).

Dan ketika malaikat Tuhan memerintahkan Yusuf untuk membawa Maria dan bayi Yesus mengungsi ke Mesir karena raja Herodes ingin membunuh bayi Yesus, Yusuf juga menaatinya.

Ia membawa Maria dan bayi Yesus mengungsi ke Mesir dan tinggal selama beberapa waktu di Mesir (Matius 2:13-15) .

Demikian juga ketika malaikat Tuhan memerintahkan Yusuf untuk membawa Maria dan bayi Yesus kembali dari Mesir ke Israel setelah raja Herodes mati, Yusuf juga menaatinya.

Ia membawa Maria dan bayi Yesus kembali dari Mesir ke Israel dan tinggal di Nazaret, Galilea (Matius 2:19-23).

Yusuf ayah Yesus selalu taat kepada Tuhan tanpa ada bantahan sama sekali.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!