7 Gereja Yang Mempraktekkan Baptisan Dewasa

Artikel ini membahas tentang 7 gereja yang mempraktekkan/menerapkan baptisan dewasa atau baptisan selam.

Baptisan air adalah salah satu sakramen yang sangat penting bagi gereja dari seluruh denominasi atau aliran.

Baptisan air merupakan satu dari 7 sakramen gereja Katolik, dan satu dari 2 sakramen yang diakui oleh gereja-gereja Kristen Protestan.

Dalam tradisi Kristen Protestan, sakramen diartikan sebagai “tanda lahiriah yang nampak, yang ditetapkan oleh Kristus, untuk menyatakan dan menjanjikan suatu berkat rohani.”

Baca juga: 7 Gereja Yang Menerapkan Baptisan Anak/Percik

Memang, gereja-gereja Kristen mempunyai perbedaan akan hakekat, makna, atau tata cara dar Baptisan air tersebut.

Seluruh aliran/denominasi gereja Kristen mempraktekkan/melakukan baptisan air serta meyakini bahwa hal itu merupakan perintah langsung Tuhan Yesus kepada murid-muridNya.

Namun demikian, gereja-gereja Kristen mempunyai perbedaan akan hakekat, makna, atau tata cara dari Baptisan air tersebut.

Baca juga: 7 Makna Baptisan Air Menurut Alkitab

Hal yang paling membedakan gereja-gereja dalam hal baptisan air adalah makna baptisan itu sendiri.

Makna baptisan air ini kemudian berpengaruh terhadap masa baptisan dilakukan dan metode/cara pembaptisan.

Saat ini ada dua macam pandangan gereja-gereja terhadap baptisan air.

Satu di antaranya adalah gereja-gereja yang melihat baptisan air sebagai tanda pertobatan sehingga mereka menerapkan baptisan dewasa atau baptisan selam.

Mereka hanya membaptis orang dewasa yang telah percaya dan bertobat dengan cara diselam di dalam air (kolam baptisan/sungai, dll) sehingga ini dikenal juga sebagai baptisan selam.

Baca juga: 2 Pandangan Tentang Baptisan Air: Baptisan Anak Dan Baptisan Dewasa

Nah artikel kali ini akan membahas gereja-gereja yang mempraktekkan/menerapkan baptisan dewasa atau baptisan selam.

Dari sekian banyak denominasi gereja yang mempraktekkan/menerapkan baptisan dewasa atau baptisan selam, di sini dibahas 7 di antaranya, yakni denominasi-denominasi gereja terbesar yang mempraktekkan baptisan dewasa/ baptisan selam.

Denominasi/aliran gereja mana sajakah yang mempraktekkan baptisan dewasa atau baptisan selam tersebut?

Berikut penjelasannya.

 

1. Gereja Baptis

Denominasi/aliran gereja yang mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam yang pertama adalah gereja Baptis.

Baptis adalah denominasi gereja yang lahir dari kaum separatis Inggris, yakni mereka yang memisahkan diri dari Gereja Inggris (Church of England/Anglikan, yang memisahkan diri dari gereja Katolik) pada abad 17.

Tokoh utama dari kaum separatis ini, yang kemudian dianggap sebagai awal kelahiran aliran gereja baptis, adalah John Smyth sebagai pendeta gereja “baptis” pertama di Amsterdam, Belanda.

Smyth, setelah membaca Perjanjian Baru, menolak baptisan anak-anak dan menerapkan baptisan dewasa yang telah percaya.

Istilah baptis merujuk pada batisan pertobatan/dewasa, yang menurut aliran gereja ini merupakan baptisan yang alkitabiah, berbeda dengan baptisan anak/percik, yang dianut oleh gereja-gereja Protestan saat itu (Lutheran dan Calvinist), yang juga dianut oleh gereja Katolik.

Gereja baptis merupakan gereja Protestan terbesar di Amerika Serikat, dan sangat berpengaruh. Gereja Baptis telah menjadi semacam “agama negara” di negara tersebut.

Gereja Baptis juga cukup signifikan di Australia, Korea, dan di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia, yang tergabung ke dalam berbagai organisasi dan sinode. (Baca: 10 Aliran Gereja Terbesar Dalam Kristen Protestan).

 

2. Gereja Injili

Denominasi/aliran gereja yang mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam yang berikut adalah gereja-gereja Injili.

Memang tidak semua gereja Injili mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam, sebab gereja-gereja Injili terdiri dari banyak denominasi.

Tetapi sebagian besar gereja-gereja Injili mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam, kecuali gereja-gereja Injili dari aliran Anglikan, Reformed/Calvinist, dan Methodist.

Aliran injili atau evangelikal adalah aliran gereja yang lahir sebagai protes terhadap gereja yang pada saat itu dianggap telah menjadi liberal.

Antara lain dengan mengatakan bahwa Alkitab itu bisa salah dan bahwa keselamatan terdapat di luar Kristus.

Aliran Injili juga menekankan perlunya pengalaman lahir baru (born again), otoritas Alkitab sebagai firman Allah, serta pentingnya memberitakan Injil kepada mereka yang belum percaya.

Aliran Injili sudah ada sejak tahun 1738, yang dipengaruhi oleh kaum Metodis Inggris, gereja Moravia Jerman, dan kaum pietisme Jerman.

Aliran Injili kini telah berkembang ke seluruh dunia, dan terutama sangat berpengaruh di Amerika Serikat.

Berbeda dengan umumnya aliran gereja Protestan yang lain, aliran Injili terdapat di berbagai denominasi dan aliran gereja Kristen, sehingga tumpang tindih dengan berbagai aliran gereja Protestan tersebut.

Sebagai contoh, semua gereja beraliran Pentakosta dan Karismatik (lihat poin 3 dan 4 di bawah) adalah aliran Injili.

Karena itulah jumlah anggota jemaat gereja-gereja beraliran Injili sangat besar.

 

3. Gereja Pentakosta 

Gereja Pentakosta adalah denominasi/aliran gereja lainnya yang mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam.

Aliran Pentakosta berdasar pada ajaran tentang  baptisan Roh Kudus, yang khususnya disertai dengan bahasa roh/bahasa lidah sebagai bukti nyatanya.

Istilah Pentakosta, yang merupakan salah satu hari raya Israel, merujuk pada pencurahan Roh Kudus yang disertai dengan bahasa roh, yang terjadi dalam gereja mula-mula pada Hari Pentakosta, seperti yang dicatat di dalam Kisah Para Rasul 2.

Aliran Pentakosta muncul pada awal abad ke-20 di Amerika Serilkat, ketika Charles Parham, seorang penginjil, mengajarkan bahwa berbicara dalam bahasa roh adalah bukti alkitabiah dari baptisan Roh Kudus.

Juga ketika William J. Seymour, seorang pengkhotbah yang dipengaruhi oleh ajaran Wesley tentang pengudusan, memimpin “Azusa Street” revival selama tiga tahun di Los Angeles (yang disertai baptisan Roh).

Aliran Pentakosta terdapat di seluruh dunia, dan sangat berpengaruh di Amerika Serikat (tempat lahirnya aliran ini), di beberapa negara Asia, di Afrika, dan Brazil, negara mayoritas Katolik.

Di Indonesia aliran Pentakosta merupakan salah satu aliran gereja terbesar, yang tersebar di seluruh Indonesia dan tergabung ke dalam berbagai sinode. (Baca: 10 Gereja Pentakosta Terbesar Di Indonesia).

 

4. Gereja Karismatik 

Gereja Karismatik juga merupakan denominasi/aliran gereja yang mempraktekkan baptisan dewasa/baptisan selam.

Gereja Karismatik adalah suatu aliran gereja yang “menghidupkan” kembali berbagai karunia Roh Kudus, sebagaimana dicatat di Alkitab, khususnya karunia-karunia supranatural Roh Kudus yang terdapat dalam 1 Korintus 12.

Aliran kharismatik lahir pada tahun 1960 di antara gereja-gereja Protestan arus utama (mainstream), dan di gereja Katolik pada tahun 1967.

Sejak itu aliran kharismatik telah menyebar ke seluruh dunia, dan sangat berpengauh di Amerika Serikat, Afrika dan Asia, termasuk di Indonesia. (Baca: 10 Gereja Karismatik Terbesar Di Indonesia)

Aliran ini telah banyak melahirkan gereja raksasa dengan jumlah anggota jemaat puluhan ribu orang di wilayah-wilayah tersebut.

Secara umum tidak ada perbedaan mendasar antara aliran kharismatik dengan Pentakosta, (orang Pentakosta juga meyakini masih adanya semua karunia-karunia Roh Kudus tersebut).

Hanya saja dalam aliran kharismatik, umumnya bahasa roh tidak dilihat sebagai suatu keharusan sebagaimana dalam ajaran Pentakosta (lihat poin 3 diatas), bahkan tidak lebih penting dari karunia-karunia lainnya, seperti bernubuat, menyembuhkan, melakukan mujizat, dll. (Baca: 7 Perbedaan Gereja Pentakosta Dengan Gereja Karismatik).

Gereja-gereja beraliran Karismatik sebagian tumpang tindih dengan gereja beraliran Pentakosta.

Sebab banyak gereja beraliran Pentakosta yang juga sekaligus beraliran Karismatik.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!