7 Gereja Yang Tidak Merayakan Natal

 

5. Messianic Judaism (Yudaisme Mesianik)

Denominasi gereja yang tidak merayakan natal, yang kelima adalah Messianic Judaism (Yudaisme Mesianik).

Yudaisme Mesianik adalah kumpulan orang-orang Yahudi yang percaya bahwa Yesus adalah Mesias dan Anak Allah.

Yudaisme Mesianik muncul pada tahun 1960-an di antara orang Yahudi di AS, dengan memadukan teologi Gereja Injili dengan unsur-unsur Yahudi.

Jumlah anggotanya adalah 350.000 di berbagai negara, tetapi separohnya berada di AS.

 

6. The United Church of God (Gereja Allah Bersatu)

Denominasi gereja yang tidak merayakan natal, yang keenam adalah The United Church of God (Gereja Allah Bersatu).

The United Church of God, an International Association (disingkat UCGIA atau UCG) adalah sebuah denominasi gereja yang bermarkas di Ohio, AS.

The United Church of God lahir di Indianapolis, AS, pada tahun 1995.

Jumlah anggota jemaatnya adalah 12.500 jiwa lebih dengan 409 gereja lokal, yang tersebar di berbagai negara.

Ajaran gereja ini mempunyai beberapa perbedaan dengan denominasi-denominasi gereja Protestan lainnya.

Mereka mempunya banyak kesamaan dengan gereja Advent, yang masih mengikuti aturan-aturan Perjanjian Lama, terutama aturan makanan halal dan haram.

Mereka juga beribadah pada hari Sabat/Sabtu, bukan pada hari Minggu sebagaimana umumnya gereja Kristen.

Bahkan mereka juga masih mengikuti hari-hari raya Israel di Perjanjian Lama.

Selain itu, seperti halnya Saksi Jehova, denominasi gereja ini juga menolak doktrin Allah Tritunggal.

 

7. The World Last Chance (Kesempatan Terakhir Dunia)

Denominasi gereja yang tidak merayakan natal, yang ketujuh/terakhir adalah The World Last Chance (Kesempatan Terakhir Dunia).

The World Last Chance adalah sebuah denominasi gereja yang memisahkan diri dari gereja Advent.

Gereja ini baru berdiri pada tahun 2004.

Ajaran gereja ini mempunyai beberapa perbedaan dengan denominasi-denominasi gereja Protestan lainnya.

Mereka mempunya banyak kesamaan dengan gereja Advent, yang masih mengikuti aturan-aturan Perjanjian Lama, terutama aturan makanan halal dan haram.

Mereka juga beribadah pada hari Sabat/Sabtu, bukan pada hari Minggu sebagaimana umumnya gereja Kristen.

Bahkan mereka juga masih mengikuti hari-hari raya Israel di Perjanjian Lama.

Selain itu, seperti halnya Saksi Jehova, denominasi gereja ini juga menolak doktrin Allah Tritunggal.

 

Itulah 7 gereja yang tidak merayakan natal dan alasan mengapa mereka tidak merayakan natal.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!