7 Hakim Israel Terbesar Di Alkitab

 

4. Debora

Hakim Israel terbesar berikutnya di Alkitab adalah Debora.

Debora adalah satu-satunya hakim perempuan di Israel.

“Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel.” (Hakim-hakim 4:4)

Debora bersama Barak memimpin orang Israel dalam pertempuran melawan bangsa Kanaan yang dipimpin raja Yabin dan panglimanya, Sisera. Dan mereka berhasil mengalahkan bangsa Kanaan tersebut (Hakim-hakim 4:1-24).

Sebelumnya Barak enggan untuk maju berperang jika Debora tidak maju. Dan ketika Debora maju dengan tentaranya, maka Barak pun maju beserta pasukannya. Hal ini menunjukkan kepemimpinan dan keberanian Debora, sampai-sampai laki-laki seperti Barak bergantung kepadanya!

Setelah Debora dan pasukannya berhasil mengalahkan bangsa Kanaan, maka ia bersama Barak bernyanyi memuji Tuhan serta “mengkilas balik” pertempuran mereka melawan bangsa Kanaan (Hakim-hakim 5:1-31).

Selain sebagai hakim, Debora juga dikenal sebagai seorang nabiah atau nabi perempuan, dan merupakan salah satu dari 7 Nabi Perempuan Di Alkitab.

 

5. Simson

Hakim Israel terbesar lainnya di Alkitab adalah Simson.

“Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia…. Ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dalam zaman orang Filistin, dua puluh tahun lamanya.” ( Hakim-hakim 13:24; 15:20)

Simson terkenal karena kekuatan fisiknya yang luar biasa, yang merupakan pemberian Tuhan (Hakim-hakim 14-16).

Namun sayang, dalam perjalanan hidupnya, Simson lebih banyak memakai kekuatan fisiknya untuk kepentingan pribadinya sendiri daripada untuk membela kepentingan Tuhan. Ia memakai kekuatan fisiknya terutama untuk membalas dendam pribadi terhadap orang Filistin, bukan untuk menggenapi panggilan Tuhan dalam membebaskan orang Israel dari kuasa orang Filistin.

Hal itu terutama dipicu oleh hawa nafsunya sendiri yang tak bisa dikekangnya, terutama yang berkaitan dengan wanita. Perlawanan-perlawanan yang digencarkan Simson terhadap orang Filistin dengan menggunakan kekuatan fisiknya, lebih pada urusan pribadi yang ditimbulkannya sendiri.

Simson tidak pernah memimpin pasukan Israel untuk berperang melawan orang Filistin, sebagaimana dengan para hakim Israel sebelumnya. Ia hanya berjuang sendirian melawan orang Filistin, untuk urusan pribadinya.

Ia jatuh karena seorang perempuan, Delila. Kemudian ia ditangkap oleh orang Filistin, matanya dicungkil dan ia dipenjarakan. Di penjara ia bertobat sehingga namanya termasuk ke dalam daftar para pahlawan iman (Ibrani 11:32).

Simson mati ketika ia merobohkan sebuah gedung dan menewaskan 3000 orang Filistin di dalamnya. Jumlah orang yang dibunuhnya dalam kematiannya ini, lebih banyak dari jumlah orang yang dibunuhnya semasa hidupnya (Hakim-hakim 16:23-30).

Artinya, jumlah musuh yang dikalahkan Simson selama 20 tahun kariernya sebagai hakim Israel, tidaklah tergolong banyak. Baca: 7 Fakta Tentang Simson

 

6. Ehud

Hakim Israel terbesar berikutnya di Alkitab adalah Ehud.

“Lalu orang Israel berseru kepada TUHAN, maka TUHAN membangkitkan bagi mereka seorang penyelamat yakni Ehud, anak Gera, orang Benyamin, seorang yang kidal…. Demikianlah pada hari itu Moab ditundukkan oleh Israel, maka amanlah tanah itu, delapan puluh tahun lamanya.” (Hakim-hakim 3:15a, 30)

Ketika bangsa Israel melakukan yang jahat di mata Tuhan, maka Tuhan menyerahkan mereka kepada bangsa Moab selama 18 tahun. Bangsa Moab waktu itu bersekutu dengan bangsa Amon dan bangsa Amalek dalam mengalahkan bangsa Israel.

Lalu berserulah bangsa Israel kepada Tuhan dan Ia memberikan Ehud sebagai pemimpin/hakim mereka. Ehud adalah seorang dari suku Benyamin. Ia biasa membawa upeti bangsa Israel kepada Eglon, raja Moab. Hal ini menunjukkan bahwa Ehud saat itu termasuk orang penting di Israel.

Ketika menyerahkan upeti kepada Eglon, maka Ehud membunuhnya. Ia kemudian memimpin bangsa Israel berperang melawan bangsa Moab, dan mereka menang. Lalu Ehud menjadi hakim bangsa Israel (Hakim-hakim 3:12-30).

Tidak dijelaskan berapa lama Ehud menjadi hakim Israel, tetapi akibat kekalahan bangsa Moab yang ditimbulkannya, bangsa Israel aman selama 80 tahun!

 

7. Otniel

 Hakim Israel terbesar terakhir di Alkitab adalah Otniel.

“Roh TUHAN menghinggapi dia dan ia menghakimi orang Israel. Ia maju berperang, lalu TUHAN menyerahkan Kusyan-Risyataim, raja Aram, ke dalam tangannya, sehingga ia mengalahkan Kusyan-Risyataim. Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya. Kemudian matilah Otniel anak Kenas.” (Hakim-hakim 3:10-11)

Otniel adalah hakim pertama Israel.

Ketika Yosua dan tua-tua Israel yang sezaman dengan Yosua telah mati, maka orang Israel berbuat jahat di mata Tuhan. Akibatnya, Tuhan menyerahkan mereka kepada Kusyan-Risyataim, raja bangsa Aram-Mesopotamia, 8 tahun lamanya.

Maka berserulah bangsa Israel kepada Tuhan dan Ia memberi mereka seorang penyelamat, yakni Otniel.

Otniel maju berperang dan berhasil mengalahkan Kusyan-Risyataim dan bangsa Aram-Mesopotamia. Lalu Israel aman selama 40 tahun, hingga kematian Otniel (Hakim-hakim 3:7-11).

Hal ini mungkin berarti bahwa Otniel menjadi hakim Israel selama kurun waktu 40 tahun itu. Tetapi tidak ada penjelasan lebih lanjut di Alkitab tentang apa-apa lagi yang dilakukan oleh Otniel selama 40 tahun tersebut.

 

Itulah 7 hakim Israel terbesar di Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah.

 

Ikuti juga Halaman Rubrik Kristen di facebook dengan cara mengklik tombol facebook “ikuti” di bagian bawah artikel ini sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!