7 Kesalahpahaman Umum Terhadap Agama Kristen

 

5. Agama Kristen Merayakan Natal Setiap 25 Desember Padahal Yesus Tidak Diketahui Kapan Lahir

Kesalahpahaman kelima terhadap Agama Kristen adalah: Agama Kristen merayakan natal setiap 25 Desember padahal Yesus tidak diketahui pasti lahir tanggal berapa.

Juga perayaan natal tidak diajarkan di Alkitab, dan perayaan natal berasal dari pagan/penyembah berhala.

Yesus memang tidak diketahui pasti lahir tanggal berapa. Belum tentu tanggal 25.

Tetapi orang Kristen merayakan natal tanggal 25 Desember bukan karena Yesus lahir tanggal 25 Desember, tetapi karena tanggal itu sudah dirayakan natal sejak lama.

Lagipula yang terpenting adalah natal memperingati lahirNya Juruselamat, bukan tanggalnya.

Bahwa natal tidak diperintahkan di Alkitab bukan suatu masalah. Sebab perayaan natal bukan dosa yang bertentangan dengan Alkitab.

Juga jika benar perayaan natal berasal dari pagan/penyembah berhala, tidaklah masalah. Sebab yang dirayakan bukan dewa matahari (yang diyakini lahir 25 Desember) tetapi Yesus, walau dirayakan pada saat lahirnya dewa matahari.

 

6. Kristen Adalah Agama Penjajah

Kesalahpahaman keenam terhadap Agama Kristen adalah: Kristen adalah agama penjajah.

Negara-negara Kristen di Eropa memang banyak menjajah pada abad-abad lalu, tetapi bukan berarti agama Kristen diajarkan untuk menjajah.

Negara-negara Kristen tersebut menjajah tidak atas nama agama Kristen (sekalipun mungkin ada oknum-oknum berpikiran seperti itu), karena kebetulan saja mereka Kristen.

Agama Kristen tidak mengajarkan penjajahan atas bangsa lain. Jika ada orang Kristen yang menjajah berarti itu adalah penyimpangan dari Alkitab.

Lagipula bukan hanya agama Krisyen yang menjajah, agama lain juga.

Turki dan Irak yang notabene beragama Islam, juga pernah menjajah.

Demikian juga Cina dan Jepang yang beragama Buddha dan Shinto, juga pernah menjajah bangsa lain.

 

7Agama Kristen Melakukan Kristenisasi

Kesalahpahaman keenam terhadap Agama Kristen adalah: Agama Kristen melakukan kristenisasi.

Agama Kristen tidak pernah mengajarkan kristenisasi, agar orang lain memeluk agama Kristen.

Tetapi mengajarkan pemberitaan Injil kepada semua bangsa, serta menjadikan mereka menjadi murid Yesus.

Itu adalah ajaran Yesus sendiri kepada para pengikutNya.

Tetapi tidak ada paksaan untuk percaya kepada Yesus. Itu adalah pilihan masing-masing orang.

Orang Kristen hanya memberitakan, apakah orang percaya atau tidak itu pilihan orang tersebut.

Jadi agama Kristen adalah agama yang misioner, yang mengajak orang lain untuk percaya kepada Yesus.

Orang Kristen hanya diperintahkan untuk memberitakan Injil, bukan untuk menobatkan manusia, apalagi mengkristenkan mereka.

Orang Kristen hanya dapat memberitakan Injil, yang membuat manusia bertobat dan percaya adalah Tuhan sendiri.

 

Itulah 7 Kesalahpahaman terhadap Agama Kristen yang sering terjadi serta penjelasannya.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!