7 Kesalahpahaman Umum Terhadap Yesus

 

5. Yesus Tidak Disalibkan Dan Tidak Mati 

Kesalahpahaman umum kelima terhadap Yesus adalah: Yesus tidak pernah disalibkan dan mati.

Alasan yang dikemukakan adalah karena Allah tiba-tiba mengambil Yesus dari orang-orang yang hendak menyalibkanNya serta memilih seseorang yang mirip Yesus untuk disalibkan.

Tetapi pandangan seperti ini sangat lemah.

Sebab seluruh kitab Perjanjian Baru (bukan hanya keempat Kitab Injil) menegaskan penyaliban dan kematian Yesus.

Bahkan orang-orang Yahudi pada zaman Yesus, yang sangat benci kepadaNya, tidak ada yang menyangkal fakta sejarah peristiwa penyaliban Yesus dan kematianNya.

Dan Alkitab berkata bahwa Yesus disalibkan dan mati di kayu salib.

Meskipun Pilatus menganggap Yesus tidak bersalah, dan tahu para pemimpin Yahudi menyerahkan Yesus karena dengki, namun para pemimpin Yahudi terus mendesak Yesus untuk disalibkan.

Yesus disalibkan pukul 9 pagi, wafat di kayu salib pada pukul 3 sore, dan diturunkan dari kayu salib tersebut pada pukul 6 sore, ketika matahari mulai terbenam.

Penyaliban dan kematian Yesus juga dicatat oleh para sejarawan terkemuka pada masa Yesus, seperti Flavius Yosefus, sejarawan Yahudi, dan Tacitus, sejarawan Romawi.

Jadi penyaliban dan kematian Yesus adalah suatu fakta yang tak terbantahkan, yang benar-benar terjadi secara historis, di tempat dan waktu tertentu, sebagaimana dicatat oleh Alkitab dan para sejarawan dunia. (Baca: 10 Fakta Tentang Yesus Menurut Alkitab)

 

6.  Yesus Tidak Bangkit Dari KematianNya

Kesalahpahaman umum keenam terhadap Yesus adalah: Yesus tidak bangkit dari kematian.

Ini adalah pandangan orang Yahudi, yang dibangun berdasarkan sebuah kebohongan (Matius 28:11-15).

Tetapi Alkitab dengan jelas mencatat bahwa Yesus bangkit pada hari ketiga!

Kebangkitan Yesus ini diperkuat oleh kesaksian dua malaikat yang hadir di kubur Yesus (Lukas 24:1-12).

Dan yang terpenting, bukti yang paling kuat dari kebangkitanNya, adalah: Yesus menampakkan diri secara berulang-ulang kepada murid-muridNya selama 40 hari, untuk menunjukkan bahwa Ia hidup. (Baca: 10 Penampakan Yesus Setelah KebangkitanNya)

 

7. Yesus Tidak Pernah Membatalkan Hukum Taurat

Kesalahpahaman umum ketujuh/terakhir terhadap Yesus adalah: Yesus tidak pernah membatalkan Hukum Taurat.

Maksud pandangan ini adalah bahwa orang Kristen masih terikat dengan peraturan-peraturan Hukum Taurat, seperti peraturan tentang Hari Sabat, makanan halal dan haram, dan sunat.

Tetapi ini jelas adalah pandangan yang keliru.

Faktanya Yesus telah menggenapi Hukum Taurat dan, karenaNya, telah membatalkan Hukum Taurat.

Itulah sebabnya orang Kristen tidak lagi terikat dengan peraturan-peraturan Hukum Taurat, seperti peraturan tentang Hari Sabat, makanan halal dan haram, dan sunat.

Untuk selengkapnya silakan baca: 5 Alasan Mengapa Orang Kristen Tidak Lagi Terikat Dengan Hukum Taurat

 

Itulah 7 kesalahpahaman umum yang sering terjadi terhadap pribadi Yesus, baik pada zaman Alkitab maupun pada masa kini.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!