Loading...
Loading...

7 Makna Natal Yang Sesungguhnya

 

5. Natal Adalah Sukacita Besar

Makna natal yang sesungguhnya selanjutnya adalah sukacita besar.

Peristiwa natal lebih dari 2000 tahun yang lalu, adalah kabar sukacita bagi manusia. Malaikat mengatakan kepada para gembala di padang Betlehem bahwa ia membawa kabar baik yang merupakan kesukaan besar (Lukas 2:10).

Mengapa natal merupakan sukacita besar? Sebab manusia yang sedang terbelenggu oleh dosa akan diselamatkan oleh seorang Juruselamat yang baru lahir, Yesus Kristus, serta memberikan kita hidup yang kekal.

Itulah sebabnya para bala tentara sorga yang bersukacita dengan nyanyian/puji-pujian mereka saat peristiwa natal (Lukas 2:13-14).

Selain para malaikat, orang-orang yang mengalami mujizat natal juga bersukacita dalam peristiwa natal, serta bersyukur kepada Allah.

Maria memuji-muji Tuhan karena ia sedang mengandung Juruselamat dunia. Demikian juga Zakharia, ia bersyukur kepada Tuhan, bukan hanya karena istrinya, Elisabet, yang akan melahirkan anak (Yohanes Pembaptis), tetapi juga karena Yesus sang Juruselamat dunia.

Hal yang sama dapat dilihat dalam nyanyian Simeon, yang menatang sang Juruselamat ketika masih bayi. Ia bersyukur karena telah melihat sang Juruselamat manusia (Lukas 2:28-30).

Kita patut bersukacita di hari natal, dengan memuji-muji Tuhan yang berkenan datang ke dunia dan berdiam di antara manusia dan menyelamatkan kita dari dosa.

 

6. Natal Adalah Penggenapan

Makna natal yang sesungguhnya berikutnya adalah penggenapan.

Para nabi sebelumnya telah berulang-ulang telah menubuatkan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini, dan yang akhirnya tergenapi pada peristiwa natal tersebut (Lukas 1:69-75).

Tuhan bukanlah manusia sehingga Ia berdusta. Apa yang difirmankanNya pasti terjadi dan tergenapi.

Sebelumnya, sesaat setelah manusia jatuh ke dalam dosa, ribuan tahun sebelumnya,  Allah telah menjanjikan bahwa keturunan Hawa (Yesus) akan meremukkan kepala iblis (Kejadian 3:15).

Hal ini tentu baru akan terjadi tatkala Yesus datang ke dunia sebagai manusia, yakni pada peristiwa natal. (Baca: 7 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kelahiran Yesus).

Melalui peristiwa natal, kasih Allah dibuktikan/digenapi bahwa Ia adalah Allah yang memegang janjiNya dan yang tidak akan pernah berdusta kepada manusia.

Melalui peristiwa natal kita juga diingatkan untuk tetap percaya pada firman, janji dan kasih setia Allah yang tidak pernah berubah bagi kita.

 

7. Natal Adalah Kemenangan

Makna natal yang sesungguhnya yang terakhir adalah kemenangan.

Melalui kelahiran Tuhan Yesus, maka kesudahan iblis dan kejahatan semakin dekat. Manusia telah dibebaskan dari dosa. Kemenangan telah tiba bagi manusia. Melalui  peristiwa natal orang berdosa telah menang, kuasa iblis telah dihancurkan.

Melalui natal, Allah telah melawat umatNya, dan memberikan kemenangan dan keadilan bagi mereka (Lukas 1:50-54).

Memang kita masih hidup di dunia yang penuh dosa, kejahatan, penderitaan, dan ketidak-adilan.

Kemenangan kita yang sesungguhnya baru terjadi saat kedatangan Tuhan Yesus kali kedua, di mana tidak ada lagi dosa, kejahatan, penderitaan, dan sakit penyakit. (Baca: 10 Fakta Tentang Surga Menurut Pandangan Kristen).

Namun  melalui peristiwa natal (kedatanganNya kali pertama) kita telah mencapai sebuah tahapan kemenangan.

Natal sudah seharusnya mengingatkan kita untuk bangkit dari kekalahan dan terus berjuang. Sesungguhnya kita telah diberi kemenangan dalam melawan iblis, dosa, serta berbagai kegagalan dan penderitaan hidup.

 

Itulah 7 makna natal yang sesungguhnya menurut Alkitab dan pandangan Kristen/Katolik.

 

Perhatian:

Sebagian bahan artikel ini diambil dari tulisan saya yang berjudul “Memaknai Natal” , yang telah terbit di berbagai media online Kristen.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Loading...
10 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!