Loading...

7 Makna Paskah Yang Sesungguhnya

Loading...

 

3. Paskah Adalah Pemulihan

Makna Paskah yang sesungguhnya ketiga adalah pemulihan.

Ketika manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh ke dalam dosa, maka hubungan manusia terputus dengan Allah. Dosa memisahkan manusia dengan Allah, yang maha kudus.

Karena semua manusia adalah keturunan Adam dan Hawa, maka semua manusia juga mewarisi dosa Adam dan Hawa tersebut, yakni dosa asali atau dosa warisan. (Baca: 10 Hukuman Tuhan Terbesar Kepada Manusia).

Dengan demikian maka hubungan semua manusia dengan Allah telah rusak.

Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk memulihkan hubungan kita yang rusak dengan Allah. Ia mendamaikan kita dengan Allah.

Kepada jemaat di kota Roma, rasul Paulus mengatakan,

“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.” (Roma 3:25)

Melalui kematian Yesus di kayu salib maka hubungan kita yang rusak dengan Allah akibat dosa, dipulihkan kembali.

Paskah bagi orang percaya adalah pemulihan hubungan manusia yang rusak dengan Allah.

 

4. Paskah Adalah Jaminan

Makna Paskah yang sesungguhnya keempat adalah jaminan.

Alkitab berkata bahwa hukuman dosa adalah maut (Roma 6:23). Artinya, dosa-dosa kita seharusnya membawa kita pada maut atau kematian kekal, inilah yang disebut sebagai neraka. (Baca: 10 Fakta Tentang Neraka Menurut Pandangan Kristen)

Namun karena kasih Allah begitu besar bagi manusia yang berdosa, maka Ia telah mengutus AnakNya, Yesus, untuk mati bagi kita sehingga kita tidak perlu mengalami kematian kekal tersebut, malahan akan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Yesus telah mati menggantikan kita manusia berdosa.

Melalui kematian Yesus, Allah memberi kita hidup yang kekal, atau keselamatan yang kekal. Inilah yang disebut sebagai surga. (Baca: 10 Fakta Tentang Surga Menurut Pandangan Kristen)

Kepada jemaat di Roma rasul Paulus mengajarkan,

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” (Roma 5:8-10)

Jadi melalui kematian Yesus, Ia membebaskan kita dari kematian kekal (neraka), sekaligus memberi kita hidup kekal (surga).

Paskah bagi orang Kristen adalah jaminan bahwa kelak kita akan memperoleh hidup kekal di surga bersama Allah.

 

5. Paskah Adalah Kemenangan

Makna Paskah yang sesungguhnya kelima adalah kemenangan.

Melalui kematian dan kebangkitan Yesus, maka kuasa iblis telah dihancurkan.

Iblis adalah sumber dosa, kematian, dan berbagai penderitaan di bumi. (Baca: 10 Fakta Tentang Iblis Menurut Pandangan Kristen)

Dan kematiannya telah direncanakan oleh Allah sendiri, setelah manusia jatuh ke dalam dosa. 

Dalam Kejadian 3:15, yang dikenal sebagai Proto-Evangelium atau Injil Pertama/Benih Injil, Allah menubuatkan bahwa keturunan perempuan (Hawa), yakni Yesus Kristus, akan meremukkan kepala iblis.

Ayat ini digenapi saat kematian Yesus, seperti nyata dari ayat di bawah ini.

“Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut.” (Ibrani 2:14).

Melalui Paskah (kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus), maka kuasa iblis telah dilucuti (Kolose 2:15) dan kematian telah dikalahkan (1 Korintus 15:53-57).

Loading...
2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!