7 Martir Di Alkitab Paling Terkenal

 

5. Yohanes Pembaptis (Markus 6:14-29)

Martir lainnya yang dicatat di Alkitab adalah Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis adalah seorang perintis bagi kedatangan mesias, yakni Tuhan Yesus. Yohanes berkhotbah di antara orang-orang Israel seraya menyerukan agar mereka bertobat dan memberi diri dibaptis.

Yohanes berkhotbah dengan sangat keras, tanpa kompromi. Ia menuntut adanya pertobatan yang menghasilkan perubahan hidup yang radikal bagi orang-orang Israel, bukan hanya sekedar kebanggaan karena keturunan Abraham. Sebab Tuhan dapat menjadikan keturunan Abraham dari batu. Keturunan Abraham tanpa pertobatan tidak ada artinya (Lukas 3:7-14).

Yohanes juga berani menegur raja Herodes yang mengambil Herodias menjadi istrinya. Sebab saat itu Herodias adalah istri Filipus, saudara Herodes sendiri. Hal ini membuat raja Herodes tersinggung dan marah sehingga ia memenjarakan Yohanes Pembaptis.

Tetapi yang paling tersinggung dengan teguran Yohanes adalah istri Herodes, Herodias. Ia menjadi dendam kepada Yohanes Pembaptis dan berusaha untuk membunuhnya. Tetapi ia tidak dapat, karena Herodes melindungi Yohanes.

Memang, pada dasarnya Herodes cukup kagum pada Yohanes dan senang mendengar khotbah-khotbahnya, walau hatinya menjadi bimbang kala mendengarnya. Ia juga meyakini bahwa Yohanes Pembaptis adalah orang benar dan orang suci (Baca: 10 Nabi Terbesar Di Perjanjian Baru)

Namun, kesempatan baik bagi Herodias untuk menuntaskan dendamnya kepada Yohanes Pembaptis akhirnya tiba juga. Hal ini terjadi pada waktu Herodes merayakan hari ulang tahunnya dengan para pembesarnya. Ketika itu putri Herodias menari-nari dan menyenangkan hati Herodes beserta tamu-tamunya.

Hal ini membuat Herodes menawarkan sebuah hadiah kepada putri Herodias, apa saja yang diinginkannya maka Herodes bersumpah akan memberikannya, bahkan sekalipun setengah dari kerajaannya! (mungkin Herodes sedang dalam pengaruh anggur).

Ketika putri Herodias bertanya kepada ibunya (Herodias) apa yang harus dimintanya kepada Herodes, maka Herodias menjawab: kepala Yohanes Pembaptis dalam sebuah talam! Mendengar hal itu hati Herodes sangat sedih, tetapi karena sumpahnya di hadapan para pembesarnya, akhirnya ia pun mengabulkan permohonan putri tirinya itu.

Herodes memerintahkan seorang pengawalnya untuk memenggal kepala Yohanes Pembaptis di dalam penjara! Lalu pengawal itu menaruh kepala Yohanes di atas sebuah talam dan memberikannya kepada putri Herodias. Putri Herodias memberikan kepala Yohanes Pembaptis itu kepada ibunya. Dendam Herodias kepada Yohanes Pembaptis pun akhirnya terbalaskan.

Yohanes Pembaptis adalah seorang martir sejati, yang berani menyatakan kebenaran Tuhan sekalipun nyawa taruhannya. Herodes dan Herodias adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian Yohanes Pembaptis.

 

6. Stefanus (Kisah Para Rasul 7:1-60)

Martir lainnya yang dicatat di Alkitab adalah Stefanus. Stefanus adalah satu dari tujuh diaken gereja mula-mula di Yerusalem. Ia seorang yang penuh iman dan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 6:5). Selain itu, ia juga penuh karunia dan kuasa, sehingga ia mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak (Kisah Para Rasul 6:8).

Dengan penuh iman, hikmat dan Roh Kudus, maka Tuhan memakai Stefanus sebagai pengkhotbah dan apologet (pembela agama) Kristen yang terkemuka. Tugasnya tidak terbatas hanya pada pelayanan sosial (sebagai tugas utama para diaken), tetapi juga ambil bagian dalam pelayanan rohani (berkhotbah).

Stefanus terlibat dalam perdebatan dengan jemaat Sinagoge Yahudi, yang anggotanya berasal dari daerah Kirene dan Alexandria, bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan Asia. Namun orang-orang ini tidak sanggup melawan hikmat Stefanus dan Roh Kudus yang mendorong dia berbicara. Akhirnya mereka pun menyeret Stefanus ke Mahkamah Agama Yahudi.

Di Mahkamah Agama ini Stefanus harus menghadapi tuduhan saksi-saksi palsu. Mereka menuduhkan kepada Stefanus bahwa Tuhan Yesus yang diberitakannya akan merubuhkan Bait Suci mereka dan mengubah hukum Taurat dan adat-istiadat yang diwariskan Musa kepada bangsa Yahudi. Namun tanpa takut Stefanus melakukan pembelaannya serta berkhotbah dengan penuh keberanian.

Mendengar khotbah Stefanus, orang-orang Yahudi sangat marah. Sebab Stefanus mengecam mereka sebagai orang-orang yang keras kepala dan selalu menentang Roh Kudus. Akibatnya mereka pun melempari Stefanus dengan batu sampai mati!

Ketika Stefanus akan meninggal, ia masih sempat berdoa untuk orang-orang yang melemparinya. Stefanus berdoa, sementara mereka terus melemparinya dengan batu, agar Tuhan mengampuni perbuatan mereka tersebut. Hal seperti inilah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, ketika Ia meminta pengampunan bagi orang-orang yang menyalibkanNya (Lukas 23:34a).

Stefanus meninggal sebagai martir pertama gereja Kristen. (Baca: 7 Fakta Tentang Stefanus Di Alkitab)

 

7. Yakobus (Kisah Para Rasul 12:1-3)

Rasul Yakobus adalah martir terakhir yang dicatat di Alkitab. Yakobus adalah saudara Yohanes, anak-anak Zebedeus, dan salah satu dari 12 murid Tuhan Yesus. Dia menjadi salah seorang pemimpin gereja mula-mula di Yerusalem.

Ketika gereja mula-mula di Yerusalem semakin berkembang dan berhasil mendapatkan banyak murid dari antara orang Yahudi, maka raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap gereja. Dan Herodes memutuskan untuk membunuh Yakobus!

Saat itu ada 12 orang rasul (12 murid pertama Tuhan Yesus dengan Matias menggantikan Yudas Iskariot) yang menjadi pemimpin gereja mula-mula di Yerusalem. Tetapi Herodes hanya membunuh Yakobus.

Dan kita tidak tahu mengapa Herodes memilih Yakobus untuk dibunuh, bukan rasul-rasul yang lainnya. Mungkin karena Yakobuslah salah satu pemimpin gereja paling berpengaruh pada masa itu, mengingat dia adalah salah satu dari tiga murid Tuhan Yesus yang paling dekat denganNya.

Namun demikian, selain membunuh Yakobus, Herodes juga memenjarakan rasul Petrus (pemimpin utama gereja Yerusalem) dan berniat untuk membunuhnya. Tetapi sebelum hal itu terjadi, seorang malaikat Tuhan menjemput Petrus dari penjara dan membawanya keluar secara ajaib, tanpa diketahui oleh para penjaga penjara tersebut.

Dengan membunuh Yakobus serta memenjarakan Petrus (yang segera akan dibunuhnya juga), Herodes mengira bahwa ia dapat membinasakan gereja Yerusalem. Tetapi gereja tersebut justru semakin maju dan berkembang.

Yakobus adalah martir pertama dari 12 murid Tuhan Yesus atau martir kedua gereja Kristen. Yudas Iskariot memang sudah meninggal lebih dulu dari Yakobus, tetapi dia jelas bukan meninggal sebagai martir, tetapi sebagai pengkhianat. (Baca: 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka)

 

Itulah 7 martir di Alkitab paling terkenal. Mereka boleh menderita dan dibunuh di dunia, tetapi sesungguhnya Tuhan telah menyediakan mahkota abadi bagi mereka di sorga.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!