Loading...
Loading...

7 Nabi Perempuan Di Alkitab

 

4. Hulda

Nabiah atau nabi perempuan selanjutnya yang disebut di Alkitab adalah Hulda.

Hulda merupakan isteri Salum bin Tikwa bin Harhas, seorang pengurus pakaian-pakaian (mungkin pakaian raja dan nabi).

Ketika kitab Taurat ditemukan pada masa pemerintahan raja Yosia, dan ketika raja membaca hukuman Tuhan dalam kitab tersebut, maka ia mengutus beberapa orang kepada nabiah Hulda untuk meminta petunjuk Tuhan.

“Maka pergilah imam Hilkia, Ahikam, Akhbor, Safan dan Asaya kepada nabiah Hulda, isteri seorang yang mengurus pakaian-pakaian, yaitu Salum bin Tikwa bin Harhas; nabiah itu tinggal di Yerusalem, di perkampungan baru. Mereka memberitakan semuanya kepadanya.” (2 Raja-raja  22:14)

Hal ini menunjukkan pentingnya pelayanan nabiah Hulda pada masa itu. Sebab pada masa itu, ada beberapa nabi laki-laki, termasuk nabi Yeremia (Yeremia 1:1-3), salah satu nabi terbesar pada zaman Perjanjian Lama. Tetapi raja meminta petunjuk Tuhan justru kepada nabiah Hulda.

Nabiah Hulda menyampaikan firman Tuhan kepada utusan raja Yosia, bahwa Tuhan akan menghukum Yehuda dan Yerusalem, yang akan terjadi setelah kematian raja Yosia yang saleh (2 Raja-raja 22:1-20).

 

5. Noaja

Nabiah atau nabi perempuan berikutnya yang disebut di Alkitab adalah Noaja.

Nabiah Noaja termasuk ke dalam gerombolan yang menakut-nakuti Nehemia, bupati Yehuda, yang saat itu sedang menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem yang rusak.

“Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku.” (Nehemia 6:14)

Nehemia adalah pemimpin Israel yang saleh, yang kembali dari pembuangan di Persia. Saat itu kerajaan Babel, ke mana bangsa Israel/Yehuda dibuang, telah ditaklukkan oleh kerajaan Persia. (Baca: 5 Kerajaan Dalam Penglihatan Daniel Dan Penjelasannya)

Sebelumnya Nehemia adalah seorang pejabat tinggi di Persia, yakni juru minuman Artahsasta, raja Persia. (Baca: 10 Tokoh Minoritas Di Alkitab Yang Berkuasa Di Tengah Kaum Mayoritas)

Nehemia pulang ke Yehuda untuk memperbaiki tembok Yerusalem yang sudah rusak, setelah mendapat restu dari raja Artahsasta.

Tidak ada keterangan lebih lanjut tentang nabiah Noaja ini, kecuali fakta bahwa ia ikut meneror Nehemia dalam usahanya menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem. Namun Nehemia tidak takut sedikit pun, dan ia berhasil menyelesaikan tembok tersebut (Nehemia 6:1-19).

Perbuatan nabiah Noaja ini menunjukkan bahwa ia pastilah nabiah palsu, karena Nehemia membangun kembali tembok Yerusalem atas kehendak Tuhan, dan dia berusaha menggagalkannya, alih-alih mendukungnya.

 

6. Hana

Nabiah atau nabi perempuan selanjutnya yang disebut di Alkitab adalah Hana.

Hana disebut di Alkitab berkenaan dengan Tuhan Yesus, yang waktu bayi dibawa ke Bait Suci di Yerusalem oleh orang tuaNya untuk diserahkan kepada Allah, sebagaimana diperintahkan dalam Hukum Taurat Yahudi.

Hana mengucap syukur kepada Allah karena Yesus, serta berbicara tentang Yesus kepada orang banyak yang menantikan kelepasan untuk Israel. Hal ini tentu ada kaitannya dengan fungsi kenabian.

“Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem” (Lukas 2:36-38).

Yang menarik dari nabiah Hana ini adalah bahwa usianya sudah sangat tua, yakni 84 tahun! Kendati demikian, ia rajin berdoa dan beribadah di Bait Suci. Dan sudah barang tentu ia masih bersemangat dalam menjalankan tugas kenabiannya. (Baca juga: 7 Pendoa Di Alkitab)

 

7. Izebel

Nabiah atau nabi perempuan terakhir yang disebut di Alkitab adalah wanita Izebel.

Di jemaat Tiatira terdapat seorang perempuan penyembah berhala yang menyesatkan jemaat Tuhan. Nama perempuan ini tidak disebut, tetapi karena perbuatannya mirip dengan perbuatan Izebel di Perjanjian Lama, maka ia disebut sebagai “wanita Izebel”.

“Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.” (Wahyu  2:20)

Perempuan ini sendirilah yang menyebut dirinya sebagai nabiah atau nabi perempuan. Jadi ia adalah nabiah palsu, sebab bukan Tuhan yang menunjuknya sebagai nabiah.

Di Perjanjian Lama, Izebel adalah perempuan Sidon penyembah dewa Baal (1 Raja-raja 16:31). Ia merupakan isteri Ahab, raja Israel, yang terkenal sangat jahat. Izebel mendirikan penyembahan kepada dewa Baal di Israel. Hal ini mengakibatkan Ahab, suaminya, serta umat Israel, meninggalkan Tuhan.

Namun kejahatannya ini mengakibatkan Izebel dihukum Tuhan. Ia mati secara tragis.

Jadi “roh Izebel” inilah yang menghinggapi perempuan di Tiatira itu sehingga ia disebut sebagai “wanita Izebel”.

Tuhan Yesus berkata bahwa wanita Izebel ini telah diperingatkanNya (mungkin melalui rasul Yohanes atau para pemimpin Kristen lainnya), tetapi ia tidak mau bertobat. Karena itu Tuhan Yesus akan menghukumnya dengan penyakit.

Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa orang-orang Kristen dan anak-anak mereka yang terlibat dalam penyembahan berhala wanita Izebel ini akan dihukumNya, jika mereka bersikeras tidak mau bertobat (Wahyu 2:21-23).

 

Itulah 7 nabiah atau nabi perempuan yang disebut di Alkitab.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

 

 

 

 

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!