7 Nama Di Perjanjian Lama Yang Paling Banyak Dipakai Di Perjanjian Baru

12 twelve tribes of israel simeon flag

Artikel ini membahas tentang 7 nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru.

Nama-nama orang Yahudi di Perjanjian Baru banyak yang diambil dari nama-nama tokoh Perjanjian Lama (bahasa Ibrani), selain memakai nama-nama berbahasa Aram (bahasa sehari-hari orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru) atau bahasa Yunani (bahasa internasional pada masa Perjanjian Baru).

Namun nama-nama Ibrani tersebut biasanya ditransliterasi ke dalam bahasa Yunani, sehingga sesuai dengan lafal bahasa Yunani.

Baca juga: 7 Nubuat Perjanjian Lama Yang Digenapi Saat Kelahiran Yesus

Akan tetapi agak mengherankan, nama-nama tokoh besar di Perjanjian Lama, justru tidak dipakai oleh orang-orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru. Misalnya, tidak ada orang Yahudi di Alkitab Perjanjian Baru yang bernama Abraham, Ishak, Musa, Harun, Daud, Salomo, Elia, dan lain sebagainya. Kita tidak tahu alasannya mengapa.

Sebaliknya, beberapa nama tokoh Perjanjian Lama yang tidak begitu terkenal, justru banyak dipakai oleh orang-orang Yahudi pada zaman Perjanjian Baru. Alasannya mungkin karena tokoh-tokoh tersebut punya satu sifat baik yang perlu diteladani, atau karena nama-nama tersebut punya makna yang bagus.

Baca juga: 10 Nabi Perjanjian Lama Terbesar

Di sini dicantumkan 7 nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru. Masing-masing dari nama tersebut dipakai setidaknya oleh tiga orang yang berbeda di Alkitab Perjanjian Baru.

Nama-nama siapa sajakah dari 7 nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru? Berikut pembahasannya.

 

1. Simeon (=Simon)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang pertama adalah Simeon.

Simeon adalah nama salah satu anak Yakub, nenek moyang orang Israel.

Di Alkitab Perjanjian Baru, nama ini dipakai dalam dua bentuk, yakni Simeon dan Simon.

Paling tidak ada dua tokoh Perjanjian Baru yang memakai nama Simeon.

Pertama, seorang penduduk Yerusalem yang saleh, yang menyambut Tuhan Yesus ketika masih bayi di Bait Suci dan bernubuat tentangNya (Lukas 2:25-35).

Kedua, salah seorang murid Tuhan Yesus di Antiokhia, yang dikarunia dengan roh kenabian dan pengajaran (Kisah Para Rasul 13:1). Ia digelari Niger (yang dalam bahasa Latin berarti “hitam”), yang mengisyaratkan bahwa ia adalah seorang Afrika.

Sedangkan orang yang memakai nama Simon di Alkitab Perjanjian Baru ada 9.

Pertama, murid utama Tuhan Yesus, yang diberiNya nama Petrus (Yohanes 21:15). (Baca: 12 Murid Yesus Dan Akhir Hidup Mereka (1)).

Kedua, orang Zelot, salah satu murid Tuhan Yesus (Matius 10:4).

Ketiga, adik Tuhan Yesus (Matius 13:55).

Keempat, seorang penderita kusta di Betania, di rumahnya Tuhan Yesus diurapi (Matius 26:6-7).

Kelima, Simon orang Kirene, yang diharuskan mengangkat salib Tuhan Yesus (Markus 15:21). Ada yang menganggap orang ini sama dengan Simeon, salah satu nabi di Antiokhia, yang telah disebut di atas.

Keenam, seorang Farisi, di rumahnya kaki Tuhan Yesus dibasahi dan diurapi oleh seorang perempuan berdosa (Lukas 7:40).

Ketujuh, ayah Yudas Iskariot (Yohanes 6:71).

Kedelapan, Simon tukang sihir di Samaria, yang dibaptis oleh Filipus (Kisah Para Rasul 8:9-24).

Kesembilan, penyamak kulit di Yope, di rumahnya Petrus menumpang (Kisah Para Rasul 9:43).

 

2. Miryam (=Maria)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang kedua adalah Miryam.

Di Perjanjian Lama, Miryam adalah nama saudara perempuan Musa dan Harun.

Bentuk Yunani dari Miryam adalah Mariam atau Maria.

Ada 6 orang bernama Maria di Alkitab Perjanjian Baru.

Pertama, Maria ibu Tuhan Yesus. Ia  menyaksikan sengsara dan kematian Yesus (Yohanes 19:25) dan termasuk dalam kumpulan murid-murid yang berdoa menjelang pencurahan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 1:14).

Kedua, saudara Marta dan Lazarus, yang duduk dekat kaki Yesus (Lukas 10:38-42) dan mengurapiNya (Yohanes 12:1-8).

Ketiga, Maria Magdalena, yang disembuhkan Yesus dari roh jahat dan yang menyertaiNya selama pelayananNya (Lukas 8:1-3), serta saksi kebangkitanNya (Yohanes 20:11-18).

Keempat, ibu Yakobus, atau Maria istri Klopas (Yohanes 19:25). Ia termasuk rombongan perempuan yang menyertai Yesus ke Yerusalem dan saksi penyaliban (Matius 27:55-56) dan kebangkitanNya (Matius 28:1).

Kelima, ibu Markus, rumahnya dijadikan tempat berkumpul jemaat mula-mula (Kisah Para Rasul 12:12).

Keenam, salah satu anggota jemaat di Roma, yang disalami oleh Rasul Paulus, yang telah “bekerja keras” bagi gereja (Roma 16:6).

 

3. Yehuda (=Yudas)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang ketiga adalah Yehuda.

Yehuda adalah nama salah satu anak Yakub, yang menurunkan raja-raja Israel/Yehuda dan Mesias.

Di Perjanjian Baru, dalam bahasa Yunani, nama ini mendapat bentuk Yudas.

Ada 6 orang yang bernama Yudas di Perjanjian Baru.

Pertama, adik Tuhan Yesus (Matius 13:55), yang menyebut dirinya sebagai saudara Yakobus (Yudas 1:1). Dialah yang menulis kitab Yudas. (Baca: 7 Anggota Keluarga Yesus Yang Aktif Dalam Pelayanan).

Kedua, anak Yakobus, dan salah seorang dari 12 murid Tuhan Yesus (Lukas 6:16); dia disebut juga Tadeus (Matius 10:3).

Ketiga, salah seorang dari 12 murid Tuhan Yesus, yang kemudian menyerahkanNya untuk disalibkan, yakni Yudas Iskariot (Markus 3:19).

Keempat, seorang Galilea, yang menggerakkan pemberontakan menentang Roma (Kisah Para Rasul 5:37). Menurut Yosefus, sejarawan Yahudi terkemuka, pemberontakan itu berlangsung tahun 6 Masehi, dan Kirenius menumpas para pemberontak serta membunuh Yudas.

Kelima, seorang Yahudi di Damsyik, di rumahnya Saulus (yakni Rasul Paulus) menginap setelah pertobatannya (Kisah Para Rasul 9:11).

Keenam, seorang nabi yang digelari Barsabas. Dia bersama Silas dipilih oleh pemimpin Kristen di Yerusalem untuk menemani Paulus dan Barnabas ke Antiokhia untuk menyampaikan keputusan para rasul mengenai sunat (Kisah Para Rasul 15:22-23).

 

4. Yohanan (=Yohanes)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang keempat adalah Yohanan.

Ada banyak orang yang memakai nama Yohanan di Perjanjian Lama.

Nama Ibrani Yokhanan atau Yohanan ditransliterasi ke dalam bahasa Yunani menjadi Ioannes atau Yohanes.

Ada 5 orang di Perjanjian Baru yang bernama Yohanes.

Pertama, Yohanes Pembaptis. Ia adalah utusan Allah untuk mempersiapkan jalan bagi Mesias atau Tuhan Yesus. Ia menyerukan orang Israel untuk bertobat dan memberi diri dibaptis  (Matius 3:1-2).

Kedua, Yohanes anak Zebedeus, salah satu dari 12 murid Tuhan Yesus (Matius 4:21).

Ketiga, ayah Simon Petrus (Yohanes 1:42). Tidak ada catatan Alkitab selanjutnya tentang ayah Petrus ini.

Keempat, salah satu anggota keluarga Imam Besar Israel, yang turut berkumpul untuk mengadili Petrus dan Yohanes (Kisah Para Rasul 4:6).

Kelima, nama lain dari Markus (Kisah Para Rasul 12:25). Yohanes Markus adalah salah satu penginjil, yang menemani Paulus dan Barnabas dalam penginjilan. Dialah yang menulis Kitab Injil Markus.

 

5. Yusuf

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang kelima adalah Yusuf.

Di Perjanjian Lama, Yusuf adalah nama anak kesayangan Yakub, yang dijual oleh saudara-saudaranya ke Mesir, tetapi kemudian menjadi penguasa di Mesir (Baca: 10 Tokoh Alkitab Yang Berkuasa Di Negeri Orang).

Ada setidaknya 5 tokoh Perjanjian Baru yang memakai nama Yusuf.

Pertama, suami Maria, ayah Tuhan Yesus secara hukum (Matius 1:16).

Kedua, salah satu saudara Tuhan Yesus (Matius 13:55).

Ketiga, orang Arimatea, salah satu murid Tuhan Yesus yang kaya, yang mengurus pemakamanNya (Matius 27:57-60).

Keempat, nama asli Barsabas, yang digelari Yustus, calon pengganti Yudas Iskariot, tetapi tidak terpilih (Kisah Para Rasul 1:23).

Kelima, nama salah satu murid dan rasul Tuhan Yesus, yakni Barnabas (Kisah Para Rasul 4:36).

 

6. Yakub (=Yakobus)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang keenam adalah Yakub.

Yakub adalah anak Ishak, dan cucu Abraham. Tuhan mengganti nama Yakub menjadi Israel. Yakub adalah nenek moyang bangsa Israel.

Dalam bahasa Yunani, nama Yakub ditransliterasi menjadi Yakobus.

Ada 4 orang bernama Yakobus di Alkitab.

Pertama, saudara Yohanes, salah seorang dari 12 murid Yesus. Dia dibunuh oleh Herodes (Kisah Para Rasul 12:2) dan menjadi martir pertama dari 12 murid Yesus (Baca: 7 Martir Terkenal Di Alkitab).

Kedua, anak Alfeus, juga salah seorang dari 12 murid Yesus (Matius 10:3). Biasanya dia disebut Yakobus Muda (Markus 15:40), untuk membedakannya dari Yakobus saudara Yohanes.

Ketiga, salah satu dari saudara Tuhan Yesus (Matius 13:55). Selama Yesus hidup di dunia dia tidak percaya kepadaNya (Markus 3:21). Namun sesudah kebangkitanNya, Yesus menampakkan diri kepadanya (1 Korintus 15:7). Dia kemudian menjadi pemimpin gereja mula-mula di Yerusalem (Kisah Para Rasul 15:13-21; 21:18; Galatia 1:19; 2:9). Dialah yang menulis kitab Yakobus.

Keempat, ayah rasul Yudas (bukan Yudas Iskariot), salah seorang dari 12 murid Yesus (Lukas 6:16). Yudas ini disebut juga Tadeus (Matius 10:3).

 

7. Hananya (=Ananias)

Nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru yang terakhir adalah Hananya.

Ada banyak tokoh di Perjanjian Lama yang memakai nama Hananya.

Dalam bahasa Yunani, nama Hananya ditransliterasi menjadi Ananias.

Ada 3 orang yang bernama Ananias di Perjanjian Baru.

Pertama, anggota jemaat mula-mula di Yerusalem, yang menyembunyikan sebagian hasil penjualan tanahnya sehingga ia mati seketika (Kisah Para Rasul 5:1-11).

Kedua, murid Tuhan Yesus di Damsyik, yang menumpangkan tangan kepada Saulus sehingga ia dapat melihat kembali (Kisah Para Rasul 9:10-18).

Ketiga, Imam Besar Yahudi, dan kepala Mahkamah Agama ketika rasul Paulus diadili (Kisah Para Rasul 23:2; 24:1). Menurut sejarah, ia dibunuh oleh orang Zelot tahun 66 Masehi, karena ia bersimpati kepada orang Romawi.

 

Itulah 7 nama di Perjanjian Lama yang paling banyak dipakai di Perjanjian Baru.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!