Categories: FAKTA ALKITAB

7 Peran Malaikat Dalam Peristiwa Natal

Artikel ini akan membahas tentang 7 peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab.

Ada 7 peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab yang perlu kita tahu.

Istilah Natal (yang berasal dari bahasa Latin, yang berarti kelahiran) adalah kisah kelahiran Yesus, Juruselamat dunia. Itulah sebabnya natal sangat penting bagi orang Kristen.

Melalui natal kita diingatkan akan besarnya kasih Allah akan dunia ini, khususnya bagi mereka yang percaya kepadaNya.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Orang Kristen Merayakan Natal

Karena itu tokoh yang kita peringati di peristiwa natal tentu adalah Yesus.

Natal adalah memperingati kelahiranNya. Natal adalah tentang Yesus. Tanpa Yesus tidak ada natal.

Yang menarik, dalam peristiwa natal pertama yang terjadi di Alkitab 2000 tahun lalu, para malaikat sangat berperan, baik sebelum maupun setelah kelahiran Yesus.

Para malaikat adalah suruhan Allah, yang bertugas untuk membawa berita kepada umatNya dan menolong mereka (Baca: 10 Fakta Tentang Malaikat Menurut Pandangan Kristen).

Di sini didaftarkan 7 peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab, yang terjadi lebih dari 2000 tahun yang lalu.

Baca juga: 7 Makna Natal Yang Sesungguhnya

Ketujuh peran malaikat ini mencakup peran satu malaikat maupun kelompok malaikat, dalam berbagai peristiwa penting di seputar natal.

Berikut 7 peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab dalam 7 kesempatan/peristiwa.

 

1. Memberitahukan Kelahiran Yohanes Pembaptis Kepada Zakharia

Peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab yang pertama adalah Memberitahu Kelahiran Yohanes Pembaptis Kepada Zakharia (Lukas 1:5-25; 57-80).

Zakharia adalah seorang imam Yahudi. Ia dan istrinya, Elisabet, sudah tua dan tidak mempunyai anak. Istrinya juga seorang yang mandul.

Tetapi ia beserta istrinya adalah orang benar di hadapan Tuhan.

Suatu ketika ia bertugas di Bait Suci untuk membakar ukupan (berdoa).

Tiba-tiba seorang malaikat, yakni malaikat Gabriel, menampakkan diri kepadanya dan berkata bahwa doanya sudah dikabulkan Tuhan.

Istrinya akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak dan hendaklah ia menamainya Yohanes.

Rupanya Zakharia sudah lama berdoa bagi kelahiran seorang anak. Tentu sebagai imam, pada saat itu ia sedang berdoa bagi umat Allah, Israel.

Tetapi ia juga berdoa untuk dirinya sendiri saat itu, bahkan selama ini dalam doa pribadinya di rumah.

Namun Zakharia sangat sulit untuk percaya pada perkataan malaikat itu. Karena itu ia dijadikan bisu hingga kelahiran anaknya.

Dan tidak lama kemudian, Elisabet pun mengandung dan melahirkan anaknya yang diberi nama Yohanes, yakni Yohanes Pembaptis. (Baca: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib).

Dan ketika Yohanes Pembaptis lahir, Zakharia pun “sembuh” dari kebisuannya.

Lalu ia bersyukur dan memuji-muji Allah atas kelahiran Juruselamat kelak (yang masih berada di dalam kandungan Maria) serta bernubuat tentang anaknya, Yohanes Pembaptis, yang akan menjadi pembuka jalan bagi Mesias.

 

2. Memberitahu Kelahiran Yesus Kristus Kepada Maria

Peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab yang kedua adalah memberitahu kelahiran Yesus Kristus kepada Maria (Lukas 1:26-38).

Maria adalah perempuan sederhana yang tinggal di kota Nazaret, Galilea.

Ia masih gadis dan sedang bertunangan dengan Yusuf, ketika malaikat Gabriel datang kepadanya untuk memberitahukan bahwa ia akan melahirkan Juruselamat dunia. (Baca: 7 Fakta Tentang Malaikat Gabriel).

Ketika Maria mendengar bahwa ia akan mengandung, maka ia sangat terkejut.

Tentu hal ini sangat wajar sebab Maria saat itu belum menikah. Hamil di luar nikah adalah aib besar yang sangat memalukan.

Namun malaikat Gabriel mengatakan bahwa Maria akan mengandung Juruselamat dari Roh Kudus.

Jadi ia mengandung bukan dari manusia, karena Anak yang dikandungnya itu juga bukan manusia biasa, yang lahir dari hubungan suami-istri, tetapi Dia adalah Tuhan sendiri yang datang ke dunia.

Kemudian, berbeda dengan Zakharia, Maria pun mencoba untuk percaya kepada ucapan Gabriel dengan berkata, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”

 

3. Memberitahu Kehamilan Maria Kepada Yusuf

Peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab yang ketiga adalah memberi tahu kehamilan Maria kepadaYusuf (Matius 1:18-25).

Yusuf merupakan keturunan Daud, yang berasal dari Betlehem tetapi tinggal di kota Nazaret, Galilea.

Pekerjaan Yusuf adalah seorang tukang kayu.

Ketika ia tahu bahwa tunangannya Maria sedang hamil, maka dengan diam-diam ia ingin membatalkan pertunangannya dengan Maria.

Pada masa itu pertunangan sudah dianggap seperti suami istri, tetapi belum hidup sebagai suami istri.

Rencana Yusuf membatalkan pertunangannya menunjukkan ketulusan hatinya, sebab ia tidak ingin mencemarkan nama Maria jika sudah mengandung padahal masih bertunangan.

Tetapi malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Yusuf agar ia jangan ragu menerima Maria sebagai istrinya, sebab kandungannya itu berasal dari Roh Kudus.

Hal ini ditaati oleh Yusuf, ia mengambil Maria yang sedang mengandung sebagai istrinya.

 

4. Memberitahu Kelahiran Yesus Kristus Kepada Para Gembala

Peran malaikat dalam peristiwa natal di Alkitab yang keempat adalah Memberitahu Kelahiran Yesus Kristus Kepada Para Gembala (Lukas 2:8-20).

Para gembala sedang menggembalakan kambing domba mereka di padang Efrata, ketika seorang malaikat Tuhan menampakkan diri kepada mereka dan memberitahukan kepada mereka perihal kelahiran Juruselamat di Betlehem.

Para gembala tersebut sangat ketakutan ketika melihat malaikat Tuhan mendatangi mereka.

Namun malaikat itu menenangkan mereka serta berkata bahwa ia datang untuk membawa Kabar Baik kepada mereka tentang kelahiran Sang Juruselamat dunia.

Malaikat itu juga memberitahukan bahwa Juruselamat itu lahir di dalam palungan.

Para gembala adalah orang-orang sederhana. Mereka biasanya bukanlah para pemilik kambing domba, tetapi orang-orang upahan yang bekerja untuk menggembalakan kambing domba tersebut.

Namun justru kepada orang-orang seperti inilah Allah pertama sekali memberitahukan kelahiran Kristus, Juruselamat, bukan kepada para pejabat atau orang-orang terpelajar.

 

Page: 1 2