7 Perbedaan Gereja Katolik Dengan Gereja Ortodoks Timur

 

5. Perbedaan Dalam Hal Pemakaian Kalender Gerejawi

Perbedaan antara Gereja Katolik dengan Gereja Ortodoks Timur yang kelima adalah dalam hal pemakaian kalender gerejawi.

Gereja Katolik memakai kalender Gregorian.

Sedangkan Gereja Ortodoks Timur memakai kalender Julian.

Kalender Gregorian adalah kalender terbaru yang menggantikan kalender Julian.

Kini kalender Gregorian merupakan kalender Internasional yang dipakai di seluruh dunia.

Namun gereja-gereja Ortodoks, masih memakai kalender Julian untuk hari-hari raya gerejawi, sekalipun telah memakai kalender Gregorian untuk penanggalan umum.

Kalender Julian lebih lambat 13 hari dari kalender Gregorian.

Itulah sebabnya hari natal yang jatuh pada setiap tanggal 25 Desember dalam kalender Gregorian, jatuh pada tanggal 7 Januari dalam kalender Julian.

Dan gereja-gereja yang memakai kalender Gregorian (mayoritas gereja Kristen), merayakan natal pada tanggal 25 Desember.

Sedangkan gereja-gereja (Gereja-gereja Ortodoks Timur) yang merayakan natal pada tanggal 7 Januari, memakai kalender Julian.

 

6. Perbedaan Dalam Hal Jumlah Penganut Dan Lokasinya

Perbedaan antara Gereja Katolik dengan Gereja Ortodoks Timur yang keenam adalah dalam hal jumlah dan tempat penganut.

Gereja Katolik Roma mempunyai anggota jemaat 1, 271 miliar jiwa, menurut data tahun 2015.

Mayoritas penganut Katolik berada di Eropa bagian Barat dan Amerika Latin.

Sedangkan jumlah anggota jemaat gereja-gereja Ortodoks Timur di seluruh dunia “hanya” sekitar 200 juta-260 juta jiwa (sejumlah sumber mempunyai data yang berbeda).

Dan mayoritas gereja Ortodoks Timur berada di Eropa timur dan tenggara, dan hampir separohnya berada di Rusia.

 

7. Perbedaan Dalam Hal Selibat Rohaniwan

Perbedaan antara Gereja Katolik dengan Gereja Ortodoks Timur yang ketujuh adalah dalam hal selibat rohaniwan.

Para rohaniwan Gereja Katolik tidak menikah alias selibat.

Sementara para rohaniwan gereja Ortodoks Timur sebagian menikah dan sebagian tidak.

Para imam gereja Ortodoks Timur boleh menikah, tetapi para uskupnya tidak boleh.

 

Itulah 7 perbedaan utama antara Gereja Katolik dengan Gereja Ortodoks Timur.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!