Categories: KEKRISTENAN

7 Perbedaan Paskah Yahudi Dengan Paskah Kristen

 

Artikel ini membahas perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen menurut Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.

Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen sangat penting untuk kita ketahui.

Sebab jika berbicara tentang Paskah di Alkitab, maka yang dimaksud adalah Paskah Yahudi di Perjanjian Lama dan Paskah Kristen di Perjanjian Baru.

Baca juga: 10 Perbedaan Agama Yahudi Dengan Agama Kristen

Karena itu penting bagi kita orang percaya untuk mengetahui apa saja Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen.

Paskah Yahudi di Perjanjian Lama dan Paskah Kristen di Perjanjian Baru adalah dua hari raya besar keagamaan bagi orang Yahudi dan Kristen.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Paskah Menurut Alkitab

Namun demikian terdapat sejumlah perbedaan di antara Paskah Yahudi di Perjanjian Lama dan Paskah Kristen di Perjanjian Baru.

Tetapi kedua hari raya Paskah ini memiliki hubungan yang sangat erat atau saling terkait satu sama lain.

Secara sederhananya, Paskah Yahudi di Perjanjian Lama adalah dasar bagi Paskah Kristen di Perjanjian Baru.

Baca juga: 2 Hari Raya Yahudi Sekaligus Hari Raya Kristen

Atau, Paskah Kristen di Perjanjian Baru merupakan penggenapan Paskah Yahudi di Perjanjian Lama.

Nah apa sajakah perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen menurut Alkitab?

 

1. Perbedaan Dalam Hal Sejarah Dan Asal Usul Paskah

Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen yang pertama adalah perbedaan dalam hal sejarah dan asal usul Paskah.

Paskah Yahudi berasal dari peristiwa di mana Tuhan melewati (=Pesakh, Paskah) rumah-rumah orang Israel di Mesir yang telah dibubuhi dengan darah anak domba, sehingga tidak mendapat tulah atau hukuman dari Tuhan.

Sedangkan rumah-rumah orang Mesir, karena tidak dibubuhi dengan darah, mendapat tulah dari Tuhan, yakni anak sulung mereka mati, mulai dari anak sulung para tawanan hingga anak sulung raja Mesir, Firaun.

Ini merupakan hukuman terakhir Tuhan kepada bangsa Mesir, atau tulah terakhir dari 10 Tulah Allah Di Mesir

Melalui peristiwa ini maka Tuhan pun memerintahkan perayaan Paskah.(Keluaran 12:1-42).

Sedangkan Paskah Kristen berawal dari Perjamuan terakhir Tuhan Yesus dengan murid-muridNya, yang merupakan Perjamuan Paskah Yahudi.

Tetapi pada kesempatan itu Tuhan Yesus juga menahbiskan Paskah baru atau Paskah Kristen.

Jadi ketika Ia bersama murid-muridNya merayakan Paskah Yahudi, dengan makan roti dan minum anggur, Tuhan Yesus menyatakan bahwa roti tersebut adalah lambang tubuhNya yang diserahkan bagi manusia dan anggur itu adalah lambang darahNya yang ditumpahkan bagi pengampunan dosa manusia.

Tuhan Yesus menyebut hal ini sebagai Perjanjian Baru, yang sebelumnya telah dinubuatkan oleh Nabi Yerema (Yeremia 31:31-34).

Tuhan Yesus juga memerintahkan murid-muridNya melakukan hal itu untuk mengingat Dia (Lukas 22:14-20).

Perintah yang sama diberikanNya kepada rasulNya yang lain, Paulus (1 Korintus 11:23-26).

 

2. Perbedaan Dalam Hal Tujuan Paskah

Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen yang kedua adalah perbedaan dalam hal tujuan Paskah.

Paskah Yahudi adalah untuk memperingati dilewatinya rumah orang Israel di Mesir oleh tulah Allah serta keluarnya bangsa Israel, umat pilihan Allah, dari tanah perbudakan di Mesir menuju Tanah Perjanjian, yakni Tanah Kanaan.

Untuk mengenang peristiwa tersebut,  maka Tuhan memerintahkan agar mereka merayakan Paskah. (Baca: 10 Hari Raya Israel Di Alkitab)

Dengan demikian mereka selalu mengingat perbuatan Tuhan tersebut turun-menurun (Keluaran 12:1-42).

Sedangkan tujuan Paskah Kristen adalah untuk Memperingati kematian dan Kebangkitan Kristus.

Sekalipun Paskah Kristen awalnya adalah untuk mengingat kematian Yesus, Paskah Kristen di Perjanjian Baru ternyata juga untuk memperingati kebangkitanNya. (Baca: 7 Makna Paskah Yang Sesungguhnya)

Hal ini tampak dari hari ibadah mereka yang diadakan pada hari Minggu, di mana Perjamuan Kudus diadakan (Kisah Para Rasul 20:7).

Hari Minggu adalah hari kebangkitan Yesus (Matius 28:1).

Sedangkan hari kematian Yesus adalah hari Jumat (Markus 15:42).

Jika orang Kristen Perjanjian Baru hanya ingin mengingat kematian Yesus, maka tentu mereka akan melakukan Perjamuan Kudus pada hari Jumat, yakni hari kematian Yesus, bukan hari Minggu.

Faktanya mereka melakukan Perjamuan Kudus pada hari Minggu, hari kebangkitan Yesus.

Orang Kristen sendiri mengadakan ibadah pada hari Minggu karena Yesus bangkit pada hari Minggu, artinya, untuk memperingati kebangkitan Yesus.

Jadi orang Kristen Perjanjian Baru menggabungkan peringatan kematian Yesus dan peringatan kebangkitanNya dalam satu hari ibadah (yang disertai Perjamuan Kudus), yakni pada hari Minggu.

 

3. Perbedaan Dalam Hal Makna Paskah

Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen yang ketiga adalah perbedaan dalam hal makna Paskah, khususnya dalam kaitannya dengan konsep keselamatan.

Seperti telah disebut di atas, Paskah Yahudi adalah untuk memperingati dilewatinya rumah orang Israel di Mesir oleh tulah Allah serta keluarnya bangsa Israel, umat pilihan Allah, dari tanah perbudakan di Mesir menuju Tanah Perjanjian, yakni Tanah Kanaan.

Jadi makna Paskah Yahudi adalah keselamatan jasmani.

Dan deperti telah disebut di atas, Paskah Kristen adalah untuk Memperingati kematian dan Kebangkitan Kristus.

Untuk apa kematian dan Kebangkitan Kristus?

Untuk menebus manusia dari dosa, dan  untuk membebaskan manusia dari hukuman kekal.

Jadi makna Paskah Kristen adalah keselamatan rohani. (Baca: 4 Makna Perjamuan Kudus Menurut Alkitab)

 

4. Perbedaan Dalam Hal Unsur/Medium Perayaan Paskah

Perbedaan Paskah Yahudi dengan Paskah Kristen yang keempat adalah perbedaan dalam hal unsur/medium Paskah.

Unsur Utama Dalam Perayaan Paskah Yahudi adalah Anak Domba .

Anak domba Paskah bukanlah anak domba sembarangan, tetapi harus anak domba yang tidak bercacat dan masih muda.

Sekalipun kambing atau lembu juga diperbolehkan, tetapi anak domba adalah yang paling umum dipakai dalam Paskah orang Israel hingga saat ini.

Selain Anak domba, unsur lain dari Paskah Yahudi adalah roti yang tidak beragi, dan sayur pahit.

Roti, yang terbuat dari gandum, adalah makanan pokok orang Israel (Keluaran 12:1-11).

Dalam perkembangannya kemudian (tidak diketahui kapan secara pasti), unsur anggur ditambahkan dalam Paskah orang Israel.

Sebagaimana dengan roti adalah makanan pokok orang Israel, anggur adalah minuman pokok orang Israel.

Sedangkan Unsur Utama Dalam Perayaan Paskah Kristen hanya ada dua: roti dan anggur, seperti yang tampak dalam Perjamuan Kudus Kristen.

Dalam tradisi Kristen yang kemudian,  ada tambahan lain, seperti telur paskah.

 

Page: 1 2